Satukan Dark Pop dan Dangdut Modern, Maya Moss Kenalkan Lagu Mengapa Aku Rasa Begini
Jum'at, 22 Mei 2026 - 16:56 WIB
loading...
Perjalanan Maya Moss menuju industri hiburan terbilang tak biasa, di mana awal kariernya bermula dari keberaniannya mengirim pesan langsung melalui Instagram. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Perjalanan Maya Moss menuju industri hiburan terbilang tak biasa, khususnya tari suara, di mana awal kariernya bermula dari keberaniannya mengirim pesan langsung melalui Instagram setelah melihat unggahan pencarian talenta baru dari RM Entertainment.
Penyanyi bersuara khas asal Brebes itu mengatakan awalnya ia melihat unggahan di RM yang sedang mencari talenta baru. Meski sempat ragu, ia akhirnya memberanikan diri mengirimkan pesan untuk mengikuti seleksi.
“Pak Riccardo Mazzoni lalu menelepon saya dan interview singkat. Kemudian beliau mengajak saya ke studio untuk vocal test,” ujar Maya.
Maya kemudian diminta membawakan tiga jenis lagu berbeda, mulai dari pop, dangdut, hingga lagu klasik. Penampilannya ternyata langsung direkam oleh tim RM Entertainment.
Tiga hari setelah audisi, Maya menerima tawaran kontrak resmi dari label tersebut.
“Jujur rasanya seperti mimpi jadi kenyataan,” ujar dia.
Maya sendiri mengaku percaya diri mampu bersaing di industri entertainment meski sering diremehkan sebelumnya.
“Saya sering dibilang tidak cukup bagus atau tidak akan bisa sukses. Tapi saya percaya saya bisa. Saya hanya menunggu kesempatan,” ucapnya.
Saat ini Maya telah merilis single perdana berjudul Mengapa Aku Rasa Begini. Lagu tersebut mengusung nuansa dark pop 80-an yang dipadukan dengan dangdut modern.
Menurut Maya, proses rekaman lagu itu berlangsung cukup cepat setelah ia mempelajari materi lagu selama satu minggu.
“Saya masuk studio dan rekaman hanya dalam satu take setelah sedikit pemanasan vokal,” katanya.
Tak hanya bernyanyi, Maya juga menjalani latihan tari untuk mendukung penampilan video klipnya. Ia mengaku menjalani lima kali sesi latihan bersama koreografer sebelum proses syuting dimulai.
Pengalaman syuting video klip pertamanya pun meninggalkan kesan mendalam bagi Maya.
“Semuanya terasa sangat profesional. Dan saya baru tahu kalau lagu tiga setengah menit ternyata bisa butuh dua belas jam shooting,” ujarnya.
Sementara, produser sekaligus pendiri RM Entertainment, Riccardo Mazzoni mengaku terkesan dengan kemampuan vokal Maya sejak pertama kali mendengarnya bernyanyi di studio.
“Timing-nya ada, tone-nya bagus, dan yang paling penting jiwanya terasa. Banyak orang bisa menyanyi, tapi tidak semua bisa menyampaikan emosi dengan natural. Maya punya kualitas itu,” ujar Riccardo.
Ia juga menegaskan dirinya tidak khawatir memproduksi artis pendatang baru. Menurutnya, industri hiburan selalu membutuhkan wajah dan suara baru.
“Saya mencari orang yang mau bekerja keras, punya motivasi, dan bisa bekerja sama dengan tim. Semua orang juga memulai dari nol,” tuturnya.
RM Entertainment juga memastikan Maya tengah mempersiapkan proyek musik berikutnya. Riccardo menyebut lagu baru tersebut akan memadukan unsur dangdut, rap, dan melodi dalam satu komposisi.
“Bersama Maya saya rasa kami bisa menciptakan sesuatu yang spesial untuk penonton,” kata Riccardo.
Penyanyi bersuara khas asal Brebes itu mengatakan awalnya ia melihat unggahan di RM yang sedang mencari talenta baru. Meski sempat ragu, ia akhirnya memberanikan diri mengirimkan pesan untuk mengikuti seleksi.
“Pak Riccardo Mazzoni lalu menelepon saya dan interview singkat. Kemudian beliau mengajak saya ke studio untuk vocal test,” ujar Maya.
Maya kemudian diminta membawakan tiga jenis lagu berbeda, mulai dari pop, dangdut, hingga lagu klasik. Penampilannya ternyata langsung direkam oleh tim RM Entertainment.
Tiga hari setelah audisi, Maya menerima tawaran kontrak resmi dari label tersebut.
“Jujur rasanya seperti mimpi jadi kenyataan,” ujar dia.
Maya sendiri mengaku percaya diri mampu bersaing di industri entertainment meski sering diremehkan sebelumnya.
“Saya sering dibilang tidak cukup bagus atau tidak akan bisa sukses. Tapi saya percaya saya bisa. Saya hanya menunggu kesempatan,” ucapnya.
Saat ini Maya telah merilis single perdana berjudul Mengapa Aku Rasa Begini. Lagu tersebut mengusung nuansa dark pop 80-an yang dipadukan dengan dangdut modern.
Menurut Maya, proses rekaman lagu itu berlangsung cukup cepat setelah ia mempelajari materi lagu selama satu minggu.
“Saya masuk studio dan rekaman hanya dalam satu take setelah sedikit pemanasan vokal,” katanya.
Tak hanya bernyanyi, Maya juga menjalani latihan tari untuk mendukung penampilan video klipnya. Ia mengaku menjalani lima kali sesi latihan bersama koreografer sebelum proses syuting dimulai.
Pengalaman syuting video klip pertamanya pun meninggalkan kesan mendalam bagi Maya.
“Semuanya terasa sangat profesional. Dan saya baru tahu kalau lagu tiga setengah menit ternyata bisa butuh dua belas jam shooting,” ujarnya.
Sementara, produser sekaligus pendiri RM Entertainment, Riccardo Mazzoni mengaku terkesan dengan kemampuan vokal Maya sejak pertama kali mendengarnya bernyanyi di studio.
“Timing-nya ada, tone-nya bagus, dan yang paling penting jiwanya terasa. Banyak orang bisa menyanyi, tapi tidak semua bisa menyampaikan emosi dengan natural. Maya punya kualitas itu,” ujar Riccardo.
Ia juga menegaskan dirinya tidak khawatir memproduksi artis pendatang baru. Menurutnya, industri hiburan selalu membutuhkan wajah dan suara baru.
“Saya mencari orang yang mau bekerja keras, punya motivasi, dan bisa bekerja sama dengan tim. Semua orang juga memulai dari nol,” tuturnya.
RM Entertainment juga memastikan Maya tengah mempersiapkan proyek musik berikutnya. Riccardo menyebut lagu baru tersebut akan memadukan unsur dangdut, rap, dan melodi dalam satu komposisi.
“Bersama Maya saya rasa kami bisa menciptakan sesuatu yang spesial untuk penonton,” kata Riccardo.
(dra)
Lihat Juga :