Jangan Cuma Cek Suhu Saat Anak Demam, Segera Bawa ke Dokter Jika Ada Gejala Berikut
Minggu, 24 Mei 2026 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
“Sebenarnya demam itu adalah alarm tubuh. Tanda bahwa tubuh itu sedang merespon sesuatu. Bisa kena infeksi virus, bisa kena batuk pilek, radang tenggorokan, HFMD, DBD, ISK, atau penyebab lainnya,” ucap dia.
Baca juga: Kasus Dengue Tembus 161 Ribu, Kemenkes Sebut DBD Masih Jadi Momok di Indonesia dan ASEAN
dr. Lucky menjelaskan bahwa saat anak demam bukan alarm tubuh atau suhu badan yang diutamakan untuk turun. Namun apa penyebab dari demam itu yang harus diselidiki oleh para orang tua. Maka dari itu, pemberian obat demam juga seharusnya diberikan ketika anak mengalami demam dengan kondisi lainnya seperti tidak nyaman, rewel, susah makan dan minum atau nafas yang terasa sesak.
“Obat demam itu diberikan terutama kalau anaknya tidak nyaman, rewel sekali, nyeri, sulit istirahat atau jadi sulit minum. Nah, kalau demamnya membuat anak tetap bisa minum, masih responsif, nafasnya nyaman dan tidak tanda bahaya lainnya, kita bisa lebih tenang sambil observasi,” jelas dr. Lucky.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar orang tua bisa mengobservasi apa penyebab dari demam yang dialami anak. Hal itu bisa dilihat dari beberapa gejala dan kondisi yang dirasakan anak. Berbagai gejala itu bisa menjadi indikator apakah kita perlu membawa anak kita untuk berobat kepada dokter atau hanya cukup dengan obat saja.
Baca juga: Kasus Dengue Tembus 161 Ribu, Kemenkes Sebut DBD Masih Jadi Momok di Indonesia dan ASEAN
dr. Lucky menjelaskan bahwa saat anak demam bukan alarm tubuh atau suhu badan yang diutamakan untuk turun. Namun apa penyebab dari demam itu yang harus diselidiki oleh para orang tua. Maka dari itu, pemberian obat demam juga seharusnya diberikan ketika anak mengalami demam dengan kondisi lainnya seperti tidak nyaman, rewel, susah makan dan minum atau nafas yang terasa sesak.
“Obat demam itu diberikan terutama kalau anaknya tidak nyaman, rewel sekali, nyeri, sulit istirahat atau jadi sulit minum. Nah, kalau demamnya membuat anak tetap bisa minum, masih responsif, nafasnya nyaman dan tidak tanda bahaya lainnya, kita bisa lebih tenang sambil observasi,” jelas dr. Lucky.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar orang tua bisa mengobservasi apa penyebab dari demam yang dialami anak. Hal itu bisa dilihat dari beberapa gejala dan kondisi yang dirasakan anak. Berbagai gejala itu bisa menjadi indikator apakah kita perlu membawa anak kita untuk berobat kepada dokter atau hanya cukup dengan obat saja.
Lihat Juga :