Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat, Data Pribadi Anak Nyaris Disalahgunakan
Senin, 25 Mei 2026 - 19:17 WIB
loading...
A
A
A
“Terus ada nomor telepon, gue teleponlah,” katanya.
Setelah menghubungi nomor tersebut, Patricia diminta mengirim data pribadi berupa foto KTP dan paspor anaknya untuk proses pemesanan tiket. Tak lama kemudian, ia menerima invoice dan langsung mentransfer uang sekitar Rp1,8 juta.
Namun, kecurigaan mulai muncul setelah pembayaran dilakukan. Patricia kembali diminta mentransfer biaya tambahan sebesar Rp2.500 dengan alasan terjadi error sistem. Pelaku juga mengarahkan dirinya menggunakan layanan KlikBCA.
Baca Juga : Patricia Gouw Belajar Bahasa Jawa demi Peran Enci-Enci Surabaya di Series Arab Maklum 2
Situasi semakin mencurigakan ketika admin tersebut terus memaksa meminta akses pembayaran melalui KlikBCA. Beruntung, Patricia memilih menghentikan proses sebelum kerugian yang dialaminya bertambah besar.
Usai membagikan pengalamannya di Instagram, Patricia mengaku banyak pengikutnya ternyata pernah mengalami modus serupa. Bahkan, ada yang kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah setelah memberikan akses kepada pelaku.
Setelah menghubungi nomor tersebut, Patricia diminta mengirim data pribadi berupa foto KTP dan paspor anaknya untuk proses pemesanan tiket. Tak lama kemudian, ia menerima invoice dan langsung mentransfer uang sekitar Rp1,8 juta.
Namun, kecurigaan mulai muncul setelah pembayaran dilakukan. Patricia kembali diminta mentransfer biaya tambahan sebesar Rp2.500 dengan alasan terjadi error sistem. Pelaku juga mengarahkan dirinya menggunakan layanan KlikBCA.
Baca Juga : Patricia Gouw Belajar Bahasa Jawa demi Peran Enci-Enci Surabaya di Series Arab Maklum 2
Situasi semakin mencurigakan ketika admin tersebut terus memaksa meminta akses pembayaran melalui KlikBCA. Beruntung, Patricia memilih menghentikan proses sebelum kerugian yang dialaminya bertambah besar.
Usai membagikan pengalamannya di Instagram, Patricia mengaku banyak pengikutnya ternyata pernah mengalami modus serupa. Bahkan, ada yang kehilangan uang hingga ratusan juta rupiah setelah memberikan akses kepada pelaku.
Lihat Juga :