Film 'Berbagi Suami 2.0' Tayang 2027, Angkat Luka Perselingkuhan dan Poligami Era Media Sosial
Selasa, 26 Mei 2026 - 10:41 WIB
loading...
Nia Dinata sedang menjelaskan pre-production film Berbagi Suami 2.0. Foto: Forte Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Percakapan tentang perselingkuhan dan poligami kembali memanas beberapa tahun terakhir. Media sosial membuat persoalan rumah tangga semakin mudah menjadi konsumsi publik sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, film Berbagi Suami 2.0 resmi memulai proses syuting mulai 21 Mei 2026.
Film terbaru garapan Nia Dinata itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Berbeda dari film berjudul sama dua dekade lalu (2006), karya terbaru ini menghadirkan dinamika keluarga yang lebih relevan. Cerita kali ini menyoroti posisi perempuan dan anak dalam relasi keluarga modern.
Isu tersebut semakin terasa dekat karena kasus poligami dan perselingkuhan terus menjadi perhatian publik Indonesia. Dampaknya tidak hanya emosional, tetapi juga memicu penelantaran terhadap perempuan dan anak.
Baca Juga :
Seiring meningkatnya perhatian masyarakat, para psikolog turut menyoroti dampak mental keluarga poligami. Risiko stres kronis, kecemasan, depresi, hingga rendahnya rasa percaya diri semakin banyak ditemukan.
Diproduksi Kalyana Shira Films, proses syuting berlangsung di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta hingga Juli 2026. Sejumlah kru inti film Berbagi Suami tahun 2006 kembali bergabung dalam proyek terbaru ini.
Penata Sinematografi Ipung Rachmat Syaiful, Penata Busana Tania Soeprapto, dan Penata Musik Aghi Narottama kembali terlibat dalam produksi. Selain itu, Melissa Karim kini hadir sebagai produser setelah berakting pada film sebelumnya.
Baca Juga : Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Pahlawan Kelam New York
Sejumlah aktor dan aktris yang terlibat di antaranya Morgan Oey, Tara Basro, Jihane Almira, Aming, Rory Asyari, Atiqah Hasiholan, Ferry Salim, Didik Nini Thowok, Leony V.H., Ayushita, Olga Lydia, Ersa Mayori, dan Sharon Sitania.
Alih-alih menjadi sekuel langsung film sebelumnya, Berbagi Suami 2.0 hadir sebagai karya baru. Film ini tetap mempertahankan tiga karakter utama dengan dinamika keluarga yang berbeda. Benang merah cerita masih berbicara tentang poligami dan ketimpangan relasi dalam keluarga.
Namun, konflik yang dihadirkan kini terasa lebih dekat dengan realitas era digital. Nia Dinata yang juga menulis skenario menilai, luka emosional sering dianggap hal biasa masyarakat. “Film ini mengajak penonton merasakan dampak yang sering disembunyikan,” ujarnya.
Baca Juga : Warren Tanoesoedibjo Siapkan Proyek Film Berbasis AI yang Berkualitas
Menurut Nia Dinata, era digital membuat persoalan rumah tangga berkembang menjadi sensasi media sosial. Banyak luka emosional hubungan justru dinormalisasi dan dianggap persoalan biasa sehari-hari. Padahal, dampaknya dapat berlangsung panjang bagi perempuan maupun anak dalam keluarga tersebut.
Karena itu, film ini mencoba membuka perspektif lebih dalam mengenai relasi keluarga modern. Cerita tidak dibangun untuk menghakimi, melainkan menghadirkan refleksi sosial yang lebih manusiawi.
Film terbaru garapan Nia Dinata itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Berbeda dari film berjudul sama dua dekade lalu (2006), karya terbaru ini menghadirkan dinamika keluarga yang lebih relevan. Cerita kali ini menyoroti posisi perempuan dan anak dalam relasi keluarga modern.
Isu tersebut semakin terasa dekat karena kasus poligami dan perselingkuhan terus menjadi perhatian publik Indonesia. Dampaknya tidak hanya emosional, tetapi juga memicu penelantaran terhadap perempuan dan anak.
Baca Juga :
Seiring meningkatnya perhatian masyarakat, para psikolog turut menyoroti dampak mental keluarga poligami. Risiko stres kronis, kecemasan, depresi, hingga rendahnya rasa percaya diri semakin banyak ditemukan.
Diproduksi Kalyana Shira Films, proses syuting berlangsung di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta hingga Juli 2026. Sejumlah kru inti film Berbagi Suami tahun 2006 kembali bergabung dalam proyek terbaru ini.
Penata Sinematografi Ipung Rachmat Syaiful, Penata Busana Tania Soeprapto, dan Penata Musik Aghi Narottama kembali terlibat dalam produksi. Selain itu, Melissa Karim kini hadir sebagai produser setelah berakting pada film sebelumnya.
Baca Juga : Spider-Noir Siap Tayang 27 Mei 2026, Nicolas Cage Jadi Pahlawan Kelam New York
Sejumlah aktor dan aktris yang terlibat di antaranya Morgan Oey, Tara Basro, Jihane Almira, Aming, Rory Asyari, Atiqah Hasiholan, Ferry Salim, Didik Nini Thowok, Leony V.H., Ayushita, Olga Lydia, Ersa Mayori, dan Sharon Sitania.
Alih-alih menjadi sekuel langsung film sebelumnya, Berbagi Suami 2.0 hadir sebagai karya baru. Film ini tetap mempertahankan tiga karakter utama dengan dinamika keluarga yang berbeda. Benang merah cerita masih berbicara tentang poligami dan ketimpangan relasi dalam keluarga.
Namun, konflik yang dihadirkan kini terasa lebih dekat dengan realitas era digital. Nia Dinata yang juga menulis skenario menilai, luka emosional sering dianggap hal biasa masyarakat. “Film ini mengajak penonton merasakan dampak yang sering disembunyikan,” ujarnya.
Baca Juga : Warren Tanoesoedibjo Siapkan Proyek Film Berbasis AI yang Berkualitas
Menurut Nia Dinata, era digital membuat persoalan rumah tangga berkembang menjadi sensasi media sosial. Banyak luka emosional hubungan justru dinormalisasi dan dianggap persoalan biasa sehari-hari. Padahal, dampaknya dapat berlangsung panjang bagi perempuan maupun anak dalam keluarga tersebut.
Karena itu, film ini mencoba membuka perspektif lebih dalam mengenai relasi keluarga modern. Cerita tidak dibangun untuk menghakimi, melainkan menghadirkan refleksi sosial yang lebih manusiawi.
(wur)
Lihat Juga :