Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kamis, 28 Mei 2026 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan bahwa parameter kesembuhan yang digunakan ketika penurunan demam dibarengi dengan kondisi anak yang kembali bugar, aktif bergerak, nafsu makan-minum yang baik, serta frekuensi buang air kecil (urin) yang normal.
"Karena yang kita cari itu bukan cuma masalah suhunya turun aja. Yang kita cari adalah anak yang membaik. Nah, kalau demamnya turun dan anaknya makin segar, mau minum, pipisnya bagus, aktivitas mulai kembali, itu tentu lebih menenangkan," tutur dia.
Sebaliknya, orang tua justru harus waspada saat demam anak turun namun kondisi fisiknya justru menurun dan banyak gejala yang dirasakan. Bisa jadi, itu adalah alarm bahwa anak harus mendapat penanganan medis segera.
Beberapa gejala tersebut di antaranya adalah anak tampak semakin lemas, mengalami muntah berulang, nyeri perut yang hebat, hingga munculnya tanda-tanda perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau Buang Air Besar (BAB) berwarna hitam.
"Tapi kalau demam turun tapi anaknya justru makin lemas, muntah terus, nyeri perut hebat, ada perdarahan, tangan kakinya dingin, atau tampak memburuk, jangan tunggu. Gas ke IGD, periksa,” pungkas dr. Lucky.
"Karena yang kita cari itu bukan cuma masalah suhunya turun aja. Yang kita cari adalah anak yang membaik. Nah, kalau demamnya turun dan anaknya makin segar, mau minum, pipisnya bagus, aktivitas mulai kembali, itu tentu lebih menenangkan," tutur dia.
Sebaliknya, orang tua justru harus waspada saat demam anak turun namun kondisi fisiknya justru menurun dan banyak gejala yang dirasakan. Bisa jadi, itu adalah alarm bahwa anak harus mendapat penanganan medis segera.
Beberapa gejala tersebut di antaranya adalah anak tampak semakin lemas, mengalami muntah berulang, nyeri perut yang hebat, hingga munculnya tanda-tanda perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau Buang Air Besar (BAB) berwarna hitam.
"Tapi kalau demam turun tapi anaknya justru makin lemas, muntah terus, nyeri perut hebat, ada perdarahan, tangan kakinya dingin, atau tampak memburuk, jangan tunggu. Gas ke IGD, periksa,” pungkas dr. Lucky.
(nnz)
Lihat Juga :