Baskara Putra Geram Lagu .Feast Dipakai Konten Aparat usai Pukuli Orang

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:35 WIB
loading...
Baskara Putra Geram...
Baskara Putra. Foto: Instagram/@wordfangs
A A A
JAKARTA - Musisi Baskara Putra mengungkapkan keresahannya soal penggunaan lagu-lagunya di media sosial. Vokalis .Feast, Hindia, dan Lomba Sihir itu mengaku sedih ketika karya-karyanya dipakai sebagai pengiring konten yang dinilai bertolak belakang dengan pesan lagu yang ia ciptakan.

Hal tersebut disampaikan Baskara dalam potongan podcast yang diunggah akun Instagram @authenticity_id. Awalnya, ia menegaskan bahwa dirinya senang jika lagu-lagunya digunakan oleh banyak orang sebagai sound atau pengiring konten di media sosial.

“Aku senang kalau orang menggunakan lagu aku di media sosial. Itu, walau bagaimanapun bentuknya, merupakan bentuk apresiasi,” kata Baskara, dikutip Kamis (28/5/2026).

Baca Juga : Baskara Putra Borong 6 Piala AMI Awards 2025, Mimpi Lama Akhirnya Terwujud

Namun, Baskara mengaku keberatan jika lagu-lagunya dipakai dalam konten yang menurutnya tidak sesuai dengan makna lagu tersebut. Ia bahkan menyinggung adanya unggahan dari oknum aparatur negara yang menggunakan lagu .Feast setelah melakukan tindakan kekerasan.

“Kecuali kalau kontennya menyebalkan. Misalnya menggunakan lagu Feast tetapi dia sebagai sebuah instrumen aparatur negara, di story-nya itu habis memukuli orang. Itu ada, dan sering,” ungkapnya.

Menurut Baskara, penggunaan lagu dalam konteks seperti itu terasa sangat bertolak belakang dengan pesan yang ingin disampaikan melalui karya-karyanya.

“Kayak, loh ini 180 derajat kebalikan dengan konteks lagunya. Kok nge-post kayak gini. Sedih melihatnya. Maksudnya, sudah campur aduk,” lanjutnya.

Baca Juga : Hindia Pasang Tulisan 12% Berlatar Biru saat Manggung, Sindir Kenaikan PPN

Baskara menyebut beberapa lagu yang kerap digunakan dalam konteks tersebut, di antaranya Kami Belum Tentu dan Gugatan Rakyat Semesta. Ia menilai penggunaan lagu secara tidak tepat dapat menggeser makna yang sebenarnya ingin disampaikan.

Meski begitu, Baskara menegaskan dirinya tidak pernah membatasi siapa pun untuk menikmati lagu-lagunya, baik karya dari .Feast, Hindia, maupun Lomba Sihir. Menurutnya, semua orang berhak mendengarkan musik tanpa memandang latar belakang pekerjaan atau profesi.

“Tidak elok dong, maksudnya kayak, kok begitu sih? Maksudnya aku tidak... aku berusaha, di luar seperti lembaganya segala macam, aku berusaha melihat manusianya sebagai manusia,” ujarnya.

“Maksudnya sah-sah saja, fair-fair saja kalau ada, misalnya, siapapun, apapun pekerjaannya, mendengarkan lagu .Feast, mendengarkan lagu Hindia. Cuma sedih kalau penggunaannya itu jadi salah, jadi bergeser konteksnya seperti itu,” pungkas Baskara.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dodhy Bikin Grup Setengah...
Dodhy Bikin Grup Setengah 12, Tinggalkan Kangen Band?
Bernadya Kenang Masa...
Bernadya Kenang Masa Sulit Pandemi, Royalti Lagu Pertama Jadi Penopang Keluarga
Lewat Lagu Baru, Lucky...
Lewat Lagu Baru, Lucky Dwi Ariya Angkat Kisah Luka Batin dan Harapan Anak Muda
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Ramadhan Jazz Festival...
Ramadhan Jazz Festival ke-15 Hadirkan Musik dan Aksi Sosial di Masjid Cut Meutia
Gelar Konferensi Musik...
Gelar Konferensi Musik Indonesia 2025, Fadli Zon: Perkuat Diplomasi Budaya dan Kesejahteraan Musisi
Cetak Generasi Muda...
Cetak Generasi Muda Jadi Musisi Dunia, 7 Band Ikuti Kompetisi Musik di Gading Serpong
Rekomendasi
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Berita Terkini
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Davina Karamoy Beberkan...
Davina Karamoy Beberkan Alasan Menangis Saat Pertama Kali Membaca Skenario Film Terbarunya
Giorgio Antonio Geram...
Giorgio Antonio Geram Kerap Diterpa Isu Miring dengan Sarwendah, Siap Lapor Polisi?
Penuh Misteri dan Aksi,...
Penuh Misteri dan Aksi, The Thief Lover di V+Short Bikin Ketagihan Nonton
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
Trailer Perumahan Laddaland...
Trailer Perumahan Laddaland Dirilis, Horor Paling Sedih Awi Suryadi
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved