Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Jum'at, 05 Juni 2026 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Bimbim mengklaim tak ada yang berubah dari segi musikalitas Slank sejak awal terbentuk hingga hari ini, termasuk soal lirik yang memuat kritik sosial.
Ia menilai bahwa hal tersebut sebagai resep dan benang merah Slank yang tak lekang oleh waktu.
"Slank nggak ke mana-mana. Kita selalu percaya don't change the winning team. Bahwa kita punya formula, kita punya resep ya. Kayak Restoran Padang kan dari zaman kapan nggak berubah-berubah," tuturnya.
Senada dengan Bimbim, sang vokalis Kaka menyebut ada aura yang berbeda ketika mereka merekam lagu dalam keadaan menahan lapar dan dahaga.
"Kalau kata orang, kondisi orang lagi puasa tuh fokusnya memang lebih tajam. Jadi makanya album ini, ya lu mesti denger deh. Bagus karena ngerjainnya lagi puasa," tutur Kaka.
Tak hanya soal politik dan pajak, Slank juga menyisipkan kritik pedas mengenai isu korupsi dan kerakusan melalui lagu berjudul Rakus.
Bimbim menyebut tontonan harian masyarakat mengenai skandal korupsi menjadi inspirasi utama.
"Lagu Rakus, itu juga soal kritik. Sebenarnya kita kan di hari-hari ini dikasih tontonan tentang korupsi ya. Korupsi kan base-nya emang lu merasa kurang aja sampai lu akhirnya butuh untuk korupsi gitu," tegas Bimbim.
Ia menilai bahwa hal tersebut sebagai resep dan benang merah Slank yang tak lekang oleh waktu.
"Slank nggak ke mana-mana. Kita selalu percaya don't change the winning team. Bahwa kita punya formula, kita punya resep ya. Kayak Restoran Padang kan dari zaman kapan nggak berubah-berubah," tuturnya.
Senada dengan Bimbim, sang vokalis Kaka menyebut ada aura yang berbeda ketika mereka merekam lagu dalam keadaan menahan lapar dan dahaga.
"Kalau kata orang, kondisi orang lagi puasa tuh fokusnya memang lebih tajam. Jadi makanya album ini, ya lu mesti denger deh. Bagus karena ngerjainnya lagi puasa," tutur Kaka.
Tak hanya soal politik dan pajak, Slank juga menyisipkan kritik pedas mengenai isu korupsi dan kerakusan melalui lagu berjudul Rakus.
Bimbim menyebut tontonan harian masyarakat mengenai skandal korupsi menjadi inspirasi utama.
"Lagu Rakus, itu juga soal kritik. Sebenarnya kita kan di hari-hari ini dikasih tontonan tentang korupsi ya. Korupsi kan base-nya emang lu merasa kurang aja sampai lu akhirnya butuh untuk korupsi gitu," tegas Bimbim.
Lihat Juga :