4 Perbedaan Film The Devil All The Time dengan Bukunya
Senin, 21 September 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Tapi Antonio Campos yang juga menulis skenarionya bersama Paulo Campos, jauh lebih tertarik untuk mengekslorasi dan memahami karakter Sandy untuk dikupas dalam filmnya. Hasilnya, kita bisa melihat karakter Sandy lebih banyak mendapat porsi di layar dibanding karakter Carl.
2. KARAKTER LEE BODECKER
![4 Perbedaan Film The Devil All The Time dengan Bukunya]()
Foto: Netflix
Karakter sheriff yang juga kakak Sandy ini diperankan oleh Sebastian Stan. Karakter dalam filmnya juga berbeda dengan gambaran dalam novelnya. (Baca Juga: Alasan Film Bucin Pake Konsep Escape Room, dan Materi yang Mau Diajarkan Para Pemain Kalau Mereka Bikin Kelas Antibucin )
Dalam film, Lee Bodecker digambarkan sebagai polisi korup yang menutupi aksi kriminal yang dilakukan Sandy. Sedangkan dalam novelnya, karakter sherif ini kurang digambarkan. Penggambaran Lee dalam film sukses bikin kita gemas, terutama jelang akhir filmnya, yaitu saat dia akhirnya ketemu lagi dengan Arvin (Tom Holland).
3. WAKTU TERBUNUHNYA PENDETA ROY
![4 Perbedaan Film The Devil All The Time dengan Bukunya]()
Foto: Netflix
Dalam film, kita lihat pendeta Roy Laferty (Harry Melling) yang juga ayah Lenora mati dibunuh Carl dan Sandy pada paruh pertama film. Padahal, mengutip mamasgeeky.com, dalam novelnya, Roy mati jelang akhir film, yaitu tepat sebelum Arvin menumpang di mobil Carl dan Sandy.
4. AKHIR CERITA
![4 Perbedaan Film The Devil All The Time dengan Bukunya]()
Foto: Netflix
2. KARAKTER LEE BODECKER

Foto: Netflix
Karakter sheriff yang juga kakak Sandy ini diperankan oleh Sebastian Stan. Karakter dalam filmnya juga berbeda dengan gambaran dalam novelnya. (Baca Juga: Alasan Film Bucin Pake Konsep Escape Room, dan Materi yang Mau Diajarkan Para Pemain Kalau Mereka Bikin Kelas Antibucin )
Dalam film, Lee Bodecker digambarkan sebagai polisi korup yang menutupi aksi kriminal yang dilakukan Sandy. Sedangkan dalam novelnya, karakter sherif ini kurang digambarkan. Penggambaran Lee dalam film sukses bikin kita gemas, terutama jelang akhir filmnya, yaitu saat dia akhirnya ketemu lagi dengan Arvin (Tom Holland).
3. WAKTU TERBUNUHNYA PENDETA ROY

Foto: Netflix
Dalam film, kita lihat pendeta Roy Laferty (Harry Melling) yang juga ayah Lenora mati dibunuh Carl dan Sandy pada paruh pertama film. Padahal, mengutip mamasgeeky.com, dalam novelnya, Roy mati jelang akhir film, yaitu tepat sebelum Arvin menumpang di mobil Carl dan Sandy.
4. AKHIR CERITA

Foto: Netflix
Lihat Juga :