Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Minggu, 07 Juni 2026 - 19:11 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 1.162 peserta yang terdiri dari penyandang disabilitas, komunitas kreatif, serta masyarakat umum mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film Semua Akan Baik-Baik Saja. Acara ini digelar secara serentak di tujuh kota di Indonesia pada Minggu (7/6). Kegiatan tersebut menjadi salah satu gerakan kolaboratif untuk memperluas akses terhadap ruang budaya yang inklusif, sekaligus memperkuat hubungan antara komunitas disabilitas dan ekosistem kreatif nasional.
Diselenggarakan oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) bersama RANS dan berbagai mitra daerah, kegiatan ini berlangsung serentak di Jakarta, Cianjur, Padang, Pontianak, Baubau, Tanjungpinang, dan Malang. Sebelum pemutaran film dimulai, seluruh peserta dari berbagai daerah terhubung terlebih dahulu melalui sesi live greeting nasional dari Jakarta.
Acara ini turut dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Sutradara Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim Wong; serta Ketua Umum ICCN, Fiki Satari. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang seni, budaya, dan hiburan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, mengatakan bahwa film memiliki kekuatan untuk membangun empati sekaligus menjembatani berbagai kelompok masyarakat dalam ruang yang setara.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ruang budaya harus menjadi ruang bersama. Ketika komunitas disabilitas dan komunitas kreatif berkumpul dalam satu pengalaman yang sama, akan lahir pemahaman, solidaritas, dan energi kolaborasi yang lebih kuat," ujarnya.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena membawa pesan tentang harapan, ketangguhan menghadapi tantangan hidup, serta pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan dan pertumbuhan individu. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan semangat membangun masyarakat yang inklusif dan saling menguatkan.
Sutradara film, Baim Wong, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan nobar serentak yang melibatkan komunitas disabilitas di berbagai daerah ini.
"Film bukan hanya hiburan. Film adalah medium untuk menghadirkan percakapan, membangun empati, dan menghubungkan pengalaman manusia yang beragam. Saya berharap pesan dalam film ini dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang," ungkapnya.
Sementara itu, Raffi Ahmad menilai keterlibatan komunitas kreatif dan anak muda dalam kegiatan inklusif semacam ini sangat penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, ruang-ruang kreatif harus terus didorong agar menjadi wadah yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk berpartisipasi.
Selain menjadi ajang apresiasi film, nobar serentak ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan jejaring komunitas di berbagai daerah, serta mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif budaya yang berpihak pada aksesibilitas dan keberagaman.
Dengan melibatkan ribuan peserta di tujuh kota, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara komunitas, pelaku industri kreatif, tokoh publik, dan masyarakat dapat menghadirkan gerakan sosial yang sederhana namun berdampak besar. Melalui film, para peserta diajak untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan, memperkuat empati sebagai fondasi kehidupan bersama, serta membangun keyakinan bahwa setiap orang berhak memperoleh akses yang setara terhadap ruang budaya dan kreativitas.
Lokasi Nobar Nasional:
-Jakarta: XXI AEON Mall BSD City
-Cianjur: XXI Cipanas Plaza
-Padang: CGV Cinemas Raya Padang
-Pontianak: XXI Ayani Mega Mall
-Baubau: Cinépolis Lippo Plaza Baubau
-Tanjungpinang: TCC Mall XXI
-Malang: Mopic Cinemas
Diselenggarakan oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN) bersama RANS dan berbagai mitra daerah, kegiatan ini berlangsung serentak di Jakarta, Cianjur, Padang, Pontianak, Baubau, Tanjungpinang, dan Malang. Sebelum pemutaran film dimulai, seluruh peserta dari berbagai daerah terhubung terlebih dahulu melalui sesi live greeting nasional dari Jakarta.
Acara ini turut dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad; Sutradara Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Baim Wong; serta Ketua Umum ICCN, Fiki Satari. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang seni, budaya, dan hiburan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, mengatakan bahwa film memiliki kekuatan untuk membangun empati sekaligus menjembatani berbagai kelompok masyarakat dalam ruang yang setara.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ruang budaya harus menjadi ruang bersama. Ketika komunitas disabilitas dan komunitas kreatif berkumpul dalam satu pengalaman yang sama, akan lahir pemahaman, solidaritas, dan energi kolaborasi yang lebih kuat," ujarnya.
Film Semua Akan Baik-Baik Saja dipilih karena membawa pesan tentang harapan, ketangguhan menghadapi tantangan hidup, serta pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan dan pertumbuhan individu. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan semangat membangun masyarakat yang inklusif dan saling menguatkan.
Sutradara film, Baim Wong, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan nobar serentak yang melibatkan komunitas disabilitas di berbagai daerah ini.
"Film bukan hanya hiburan. Film adalah medium untuk menghadirkan percakapan, membangun empati, dan menghubungkan pengalaman manusia yang beragam. Saya berharap pesan dalam film ini dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang," ungkapnya.
Sementara itu, Raffi Ahmad menilai keterlibatan komunitas kreatif dan anak muda dalam kegiatan inklusif semacam ini sangat penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, ruang-ruang kreatif harus terus didorong agar menjadi wadah yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk berpartisipasi.
Selain menjadi ajang apresiasi film, nobar serentak ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan jejaring komunitas di berbagai daerah, serta mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif budaya yang berpihak pada aksesibilitas dan keberagaman.
Dengan melibatkan ribuan peserta di tujuh kota, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara komunitas, pelaku industri kreatif, tokoh publik, dan masyarakat dapat menghadirkan gerakan sosial yang sederhana namun berdampak besar. Melalui film, para peserta diajak untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan, memperkuat empati sebagai fondasi kehidupan bersama, serta membangun keyakinan bahwa setiap orang berhak memperoleh akses yang setara terhadap ruang budaya dan kreativitas.
Lokasi Nobar Nasional:
-Jakarta: XXI AEON Mall BSD City
-Cianjur: XXI Cipanas Plaza
-Padang: CGV Cinemas Raya Padang
-Pontianak: XXI Ayani Mega Mall
-Baubau: Cinépolis Lippo Plaza Baubau
-Tanjungpinang: TCC Mall XXI
-Malang: Mopic Cinemas
(unt)
Lihat Juga :