Inovasi Layanan Ortopedi Dorong Pemulihan Pasien Lebih Cepat dan Terarah

Selasa, 09 Juni 2026 - 08:25 WIB
loading...
Inovasi Layanan Ortopedi...
Perkembangan layanan ortopedi terus bergerak ke arah yang lebih terintegrasi. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan layanan ortopedi terus bergerak ke arah yang lebih terintegrasi dengan memadukan teknologi, kolaborasi multidisiplin, serta pendekatan pemulihan yang berfokus pada kualitas hidup pasien. Hal ini menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan Siloam Orthovolution 2026: Symposium & Live Surgery yang digelar di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

Mengangkat tema “Transforming Orthopaedic Care Through Innovation,” kegiatan ini menjadi forum ilmiah yang menghadirkan dokter spesialis ortopedi, tenaga medis, serta pemangku kepentingan di bidang muskuloskeletal. Acara tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dan menghadirkan 14 pembicara nasional maupun internasional.

Dalam rangkaian kegiatan ini, turut digelar tiga sesi live surgery serta testimoni pasien. Forum tersebut juga menjadi bagian dari transformasi Siloam Hospitals Mampang menuju pusat layanan ortopedi terintegrasi yang mengedepankan inovasi, standar klinis, dan layanan menyeluruh bagi pasien.

Presiden Direktur Siloam International Hospitals, David Utama, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan layanan unggulan di bidang ortopedi.

“Melalui Siloam Orthovolution 2026, kami ingin menghadirkan standar layanan orthopaedi yang semakin kuat melalui keunggulan klinis, inovasi teknologi, dan kolaborasi multidisiplin. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat peran Siloam Hospitals Mampang sebagai pusat layanan orthopaedi yang modern, komprehensif, dan berorientasi pada hasil klinis terbaik bagi pasien,” ujar David.

CEO Siloam Hospitals Mampang, Ratih Hadiwinoto, menjelaskan bahwa layanan ortopedi kini tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga pada pengembangan kompetensi, pertukaran pengetahuan, dan pembaruan teknologi.

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal Siloam Hospitals Mampang sebagai rumah sakit premium dengan layanan orthopaedi yang kuat, lengkap, dan menyeluruh. Kehadiran dr. Peter Gifford dari Brisbane, Australia, bersama para pembicara nasional membuka ruang transfer knowledge yang berharga agar layanan kami terus berkembang sesuai kebutuhan pasien,” ujar Ratih.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, pendekatan ortopedi terintegrasi dilakukan mulai dari pemeriksaan awal, diagnosis, pemilihan terapi, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Proses ini melibatkan kolaborasi dokter spesialis ortopedi, rehabilitasi medik, radiologi, anestesi, keperawatan, fisioterapis, serta tenaga kesehatan lainnya.

Layanan tersebut juga didukung fasilitas diagnostik, radiologi, sports performance center, kamar operasi modern, robotic-assisted surgery, navigasi bedah, prosedur minimal invasif, hingga regenerative medicine seperti stem cell dan orthobiologics. Teknologi ini digunakan untuk membantu meningkatkan presisi tindakan serta menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan pasien.

Founder Siloam Hospitals Mampang, Prof. Dr. dr. Andri M. T. Lubis, Sp.OT, Subsp.CO(K), menilai perkembangan teknologi ortopedi perlu diterapkan secara tepat agar memberi manfaat nyata bagi pasien.

“Melalui Siloam Orthovolution 2026, kami ingin membangun ruang pembelajaran yang ilmiah dan aplikatif, agar inovasi dalam teknologi, teknik operasi, dan pemulihan pasien dapat diterapkan secara tepat,” ujar Prof. Andri.

Founder Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K), menambahkan bahwa penanganan masalah tulang dan sendi tidak selalu harus berakhir dengan operasi. Menurutnya, terapi konservatif dan rehabilitasi tetap memiliki peran penting dalam perjalanan pemulihan pasien.

“Teknologi penting untuk meningkatkan presisi dan keamanan tindakan, tetapi tujuan utama kami adalah membantu pasien kembali bergerak dan hidup lebih baik. Dalam banyak kondisi, terapi konservatif, rehabilitasi terarah, dan pemantauan berkelanjutan juga memiliki peran penting dalam perjalanan pemulihan pasien,” ujar dr. Henry.

Pada pasien dengan gangguan sendi lutut, keberhasilan layanan ortopedi tidak hanya dilihat dari tindakan medis, tetapi juga dari kemampuan pasien untuk kembali beraktivitas. Hal ini mencakup berjalan, bekerja, beribadah, berolahraga, dan menjalani kegiatan harian dengan lebih nyaman.

Pengalaman tersebut dirasakan Iskandar Abubakar, salah satu pasien Total Knee Replacement atau TKR di Siloam Hospitals Mampang. Sebelum menjalani tindakan, ia mengalami keterbatasan gerak akibat keluhan pada lutut.

“Bagi saya, keputusan untuk menjalani tindakan TKR bukan keputusan yang mudah. Ada rasa khawatir, tetapi sejak awal saya mendapatkan penjelasan yang jelas dan dukungan yang baik. Yang paling berarti bagi saya adalah merasa didampingi, bukan hanya saat tindakan, tetapi juga dalam proses untuk bisa kembali bergerak dan beraktivitas dengan lebih baik,” ujar Iskandar.

Pengalaman serupa juga dialami Vera, pasien bilateral knee replacement atau penggantian sendi lutut pada kedua kaki. Dalam tiga bulan setelah operasi, Vera disebut telah kembali menjalani aktivitas harian dengan lebih nyaman, bahkan mengikuti kompetisi olahraga dan meraih kemenangan.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan pentingnya layanan ortopedi yang tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga pada pemulihan pasien secara menyeluruh. Dengan pendekatan terintegrasi, pasien diharapkan dapat kembali bergerak, pulih dengan percaya diri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cedera Berat pada Lansia,...
Cedera Berat pada Lansia, Penanganan Tepat dan Cepat Kunci Keberhasilan Pengobatan
Operasi Lutut Makin...
Operasi Lutut Makin Presisi Berkat Robot ROSA, Pasien Lebih Cepat Pulih
Operasi Robotik Lutut...
Operasi Robotik Lutut Hadir di Kepri dan Riau, Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri
Kolaborasi Medis Korea...
Kolaborasi Medis Korea - Indonesia Buka Babak Baru Inovasi Bedah Saraf dan Ortopedi Modern
Ambulatory Surgery,...
Ambulatory Surgery, Bedah Lutut Modern Tanpa Rawat Inap Siap Diterapkan di Indonesia
Terapi Stem Cell Makin...
Terapi Stem Cell Makin Populer di Indonesia, Efektif Perbaiki Jaringan dan Atasi Osteoartritis
Perbedaan Fisioterapi...
Perbedaan Fisioterapi dan Ortopedi: Dua Profesi Medis yang Sering Disamakan
Klinik Ortopedi di Jepang...
Klinik Ortopedi di Jepang Layani Pengobatan Warga Indonesia
PABOI Sebut Pelayanan...
PABOI Sebut Pelayanan Ortopedi Pascagempa Perlu Dipersiapkan dengan Baik
Rekomendasi
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved