Tren Estetika Regeneratif Mendorong Perawatan Anti-Aging yang Lebih Natural
Kamis, 11 Juni 2026 - 08:50 WIB
loading...
Perkembangan dunia estetika terus bergerak menuju pendekatan yang lebih natural, personal, dan berkelanjutan. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan dunia estetika terus bergerak menuju pendekatan yang lebih natural, personal, dan berkelanjutan. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan diri, tren anti-aging kini tidak lagi hanya berfokus pada perubahan instan, tetapi juga pada upaya mendukung proses regenerasi alami tubuh.
Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam perayaan dua tahun kemitraan Sinclair Indonesia dan Landson Indonesia yang digelar melalui acara bertema The Legend of Immortal Beauty di Jakarta, 10 Juni 2026. Acara tersebut menghadirkan Key Opinion Leader (KOL), praktisi estetika, media, serta mitra bisnis dari berbagai daerah di Indonesia.
Momentum ini sekaligus menyoroti perkembangan regenerative aesthetics atau estetika regeneratif yang semakin diminati. Pendekatan ini mengedepankan hasil yang terlihat natural, tetap mempertimbangkan keamanan, serta mendukung konsep healthy aging atau menua dengan lebih sehat dan percaya diri.
President Director Landson Indonesia, Fera Damayanti, mengatakan kemitraan dengan Sinclair dibangun atas kesamaan visi dalam menghadirkan solusi estetika yang memberikan nilai jangka panjang bagi dokter dan pasien.
“Kami percaya masa depan estetika tidak lagi hanya berbicara tentang koreksi sementara, tetapi bagaimana mendukung kemampuan alami tubuh untuk beregenerasi. Ellansé menjadi salah satu inovasi yang mewakili filosofi tersebut melalui kombinasi hasil instan dan stimulasi kolagen yang terbukti secara ilmiah,” jelasnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri estetika di Indonesia dinilai memasuki fase baru. Pasien semakin teredukasi, lebih selektif, dan tidak sekadar mencari perubahan yang mencolok. Banyak pasien kini menginginkan tampilan yang lebih segar, sehat, dan tetap sesuai dengan karakter alami wajah.
Perubahan preferensi tersebut turut mendorong berkembangnya perawatan berbasis stimulasi kolagen. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada koreksi tampilan, tetapi juga pada proses yang bertahap untuk mendukung kualitas kulit dan struktur wajah.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan dalam acara tersebut adalah Ellansé, produk estetika dari Sinclair yang menggunakan kombinasi Polycaprolactone (PCL) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC). Teknologi ini disebut memiliki pendekatan berbeda dibandingkan filler konvensional karena menggabungkan dukungan struktur dengan stimulasi kolagen alami tubuh secara progresif.
Face of Ellansé 2026 sekaligus Top Ellansé User 2026, Dr. Charles, menyampaikan bahwa pasien saat ini semakin banyak mencari hasil yang tidak berlebihan. Mereka ingin terlihat lebih sehat, segar, dan tetap menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Tren tersebut membuat regenerative aesthetics semakin relevan, terutama bagi pasien yang menginginkan hasil natural dan bertahap. Kendati demikian, perawatan estetika tetap perlu dilakukan melalui konsultasi medis dan ditangani oleh dokter yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Sinclair melihat Indonesia sebagai salah satu pasar estetika yang berkembang pesat di kawasan Asia Pasifik. Melalui kolaborasi dengan Landson Indonesia, perusahaan tersebut berupaya memperluas edukasi ilmiah, meningkatkan standar klinis, serta mendukung pengembangan dokter estetika di berbagai wilayah Indonesia.
Tema The Legend of Immortal Beauty dalam acara ini tidak dimaknai sebagai upaya mempertahankan usia muda selamanya. Filosofi tersebut lebih menekankan pada pandangan bahwa kecantikan dapat hadir dari rasa percaya diri, keaslian diri, dan kemampuan menua dengan anggun di setiap fase kehidupan.
Pendekatan ini juga menempatkan dokter estetika sebagai pihak penting dalam membantu pasien mencapai hasil yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dengan kombinasi teknologi, edukasi, dan penanganan yang tepat, perawatan estetika diharapkan dapat memberikan hasil yang aman, natural, dan tetap selaras dengan karakter individu.
Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam perayaan dua tahun kemitraan Sinclair Indonesia dan Landson Indonesia yang digelar melalui acara bertema The Legend of Immortal Beauty di Jakarta, 10 Juni 2026. Acara tersebut menghadirkan Key Opinion Leader (KOL), praktisi estetika, media, serta mitra bisnis dari berbagai daerah di Indonesia.
Momentum ini sekaligus menyoroti perkembangan regenerative aesthetics atau estetika regeneratif yang semakin diminati. Pendekatan ini mengedepankan hasil yang terlihat natural, tetap mempertimbangkan keamanan, serta mendukung konsep healthy aging atau menua dengan lebih sehat dan percaya diri.
President Director Landson Indonesia, Fera Damayanti, mengatakan kemitraan dengan Sinclair dibangun atas kesamaan visi dalam menghadirkan solusi estetika yang memberikan nilai jangka panjang bagi dokter dan pasien.
“Kami percaya masa depan estetika tidak lagi hanya berbicara tentang koreksi sementara, tetapi bagaimana mendukung kemampuan alami tubuh untuk beregenerasi. Ellansé menjadi salah satu inovasi yang mewakili filosofi tersebut melalui kombinasi hasil instan dan stimulasi kolagen yang terbukti secara ilmiah,” jelasnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri estetika di Indonesia dinilai memasuki fase baru. Pasien semakin teredukasi, lebih selektif, dan tidak sekadar mencari perubahan yang mencolok. Banyak pasien kini menginginkan tampilan yang lebih segar, sehat, dan tetap sesuai dengan karakter alami wajah.
Perubahan preferensi tersebut turut mendorong berkembangnya perawatan berbasis stimulasi kolagen. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada koreksi tampilan, tetapi juga pada proses yang bertahap untuk mendukung kualitas kulit dan struktur wajah.
Salah satu teknologi yang diperkenalkan dalam acara tersebut adalah Ellansé, produk estetika dari Sinclair yang menggunakan kombinasi Polycaprolactone (PCL) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC). Teknologi ini disebut memiliki pendekatan berbeda dibandingkan filler konvensional karena menggabungkan dukungan struktur dengan stimulasi kolagen alami tubuh secara progresif.
Face of Ellansé 2026 sekaligus Top Ellansé User 2026, Dr. Charles, menyampaikan bahwa pasien saat ini semakin banyak mencari hasil yang tidak berlebihan. Mereka ingin terlihat lebih sehat, segar, dan tetap menjadi versi terbaik dari diri sendiri.
Tren tersebut membuat regenerative aesthetics semakin relevan, terutama bagi pasien yang menginginkan hasil natural dan bertahap. Kendati demikian, perawatan estetika tetap perlu dilakukan melalui konsultasi medis dan ditangani oleh dokter yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Sinclair melihat Indonesia sebagai salah satu pasar estetika yang berkembang pesat di kawasan Asia Pasifik. Melalui kolaborasi dengan Landson Indonesia, perusahaan tersebut berupaya memperluas edukasi ilmiah, meningkatkan standar klinis, serta mendukung pengembangan dokter estetika di berbagai wilayah Indonesia.
Tema The Legend of Immortal Beauty dalam acara ini tidak dimaknai sebagai upaya mempertahankan usia muda selamanya. Filosofi tersebut lebih menekankan pada pandangan bahwa kecantikan dapat hadir dari rasa percaya diri, keaslian diri, dan kemampuan menua dengan anggun di setiap fase kehidupan.
Pendekatan ini juga menempatkan dokter estetika sebagai pihak penting dalam membantu pasien mencapai hasil yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Dengan kombinasi teknologi, edukasi, dan penanganan yang tepat, perawatan estetika diharapkan dapat memberikan hasil yang aman, natural, dan tetap selaras dengan karakter individu.
(dra)
Lihat Juga :