Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Rabu, 17 Juni 2026 - 12:55 WIB
loading...
Joshua SEVENTEN akan berpidato di markas UNESCO Paris. Foro: Kbizoom
A
A
A
JAKARTA - Joshua SEVENTEEN akan pidato di sebuah acara khusus di markas besar UNESCO, Paris, pada 25 Juni mendatang. Dalam kesempatan tersebut, ia akan menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda dunia sebagai bagian dari program pemuda UNESCO.
Kabar ini diumumkan oleh PLEDIS Entertainment selaku agensi SEVENTEEN. Joshua dijadwalkan hadir sebagai perwakilan grup dalam acara bertajuk Going Together For Youth Creativity & Well-Being, sebuah inisiatif global yang digagas bersama oleh SEVENTEEN dan UNESCO untuk mendukung kreativitas, kesehatan mental, serta pengembangan diri generasi muda.
Sebagai perwakilan Duta Besar Kehormatan Pemuda UNESCO, Joshua akan menyampaikan pidato yang berisi pesan penyemangat bagi anak muda di berbagai negara. Acara tersebut juga akan dihadiri oleh Direktur Jenderal UNESCO, Khaled El-Enany, dan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UNESCO.
Baca Juga : Para Personel SEVENTEEN Sering Ketahuan Pakai Baju yang Sama, Ini Alasan Stylish-nya
Dikutip Kbizoom, SEVENTEEN sendiri mencatat sejarah pada 2024 sebagai grup pertama yang ditunjuk sebagai Duta Besar Kehormatan Pemuda UNESCO. Sejak saat itu, mereka aktif menjalankan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda, termasuk melalui kampanye global Going Together.
Kehadiran Joshua di markas besar UNESCO menjadi langkah penting berikutnya dalam upaya SEVENTEEN menyebarkan pesan positif di luar dunia musik. Sebagai salah satu grup K-pop paling berpengaruh saat ini, mereka terus menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk menginspirasi, membangun koneksi, dan memberdayakan anak muda di seluruh dunia.
Sebelumnya, SEVENTEEN juga menunjukkan komitmen mereka terhadap isu kepemudaan dengan menyumbangkan dana sebesar 1 juta dolar AS untuk membentuk Global Youth Fund. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai proyek yang membantu meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan generasi muda melalui musik, seni, dan olahraga.
Tak hanya itu, program tersebut juga bertujuan membangun komunitas kreatif sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental di kalangan anak muda.
Menurut PLEDIS Entertainment, Joshua akan memanfaatkan pidatonya untuk mendorong generasi muda agar terus mengembangkan kreativitas, menjaga kesehatan mental, dan membangun rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Baca Juga : Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Komitmen sosial SEVENTEEN juga terlihat melalui berbagai kegiatan filantropi yang telah mereka jalankan. Salah satunya adalah menyumbangkan hasil lelang amal yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pemuda Internasional. Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bagaimana SEVENTEEN memanfaatkan pengaruh global mereka tidak hanya melalui musik, tetapi juga lewat aksi sosial yang berdampak nyata.
Sejak debut pada 2015, SEVENTEEN telah berkembang menjadi salah satu grup K-pop paling sukses di dunia. Penampilan Joshua di markas besar UNESCO pun semakin memperkuat posisi grup tersebut sebagai representasi generasi muda global yang mendorong kreativitas, konektivitas, dan pembangunan berkelanjutan bagi masa depan.
Kabar ini diumumkan oleh PLEDIS Entertainment selaku agensi SEVENTEEN. Joshua dijadwalkan hadir sebagai perwakilan grup dalam acara bertajuk Going Together For Youth Creativity & Well-Being, sebuah inisiatif global yang digagas bersama oleh SEVENTEEN dan UNESCO untuk mendukung kreativitas, kesehatan mental, serta pengembangan diri generasi muda.
Sebagai perwakilan Duta Besar Kehormatan Pemuda UNESCO, Joshua akan menyampaikan pidato yang berisi pesan penyemangat bagi anak muda di berbagai negara. Acara tersebut juga akan dihadiri oleh Direktur Jenderal UNESCO, Khaled El-Enany, dan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UNESCO.
Baca Juga : Para Personel SEVENTEEN Sering Ketahuan Pakai Baju yang Sama, Ini Alasan Stylish-nya
Dikutip Kbizoom, SEVENTEEN sendiri mencatat sejarah pada 2024 sebagai grup pertama yang ditunjuk sebagai Duta Besar Kehormatan Pemuda UNESCO. Sejak saat itu, mereka aktif menjalankan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda, termasuk melalui kampanye global Going Together.
Kehadiran Joshua di markas besar UNESCO menjadi langkah penting berikutnya dalam upaya SEVENTEEN menyebarkan pesan positif di luar dunia musik. Sebagai salah satu grup K-pop paling berpengaruh saat ini, mereka terus menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana untuk menginspirasi, membangun koneksi, dan memberdayakan anak muda di seluruh dunia.
Sebelumnya, SEVENTEEN juga menunjukkan komitmen mereka terhadap isu kepemudaan dengan menyumbangkan dana sebesar 1 juta dolar AS untuk membentuk Global Youth Fund. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai proyek yang membantu meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan generasi muda melalui musik, seni, dan olahraga.
Tak hanya itu, program tersebut juga bertujuan membangun komunitas kreatif sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental di kalangan anak muda.
Menurut PLEDIS Entertainment, Joshua akan memanfaatkan pidatonya untuk mendorong generasi muda agar terus mengembangkan kreativitas, menjaga kesehatan mental, dan membangun rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Baca Juga : Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Komitmen sosial SEVENTEEN juga terlihat melalui berbagai kegiatan filantropi yang telah mereka jalankan. Salah satunya adalah menyumbangkan hasil lelang amal yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pemuda Internasional. Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bagaimana SEVENTEEN memanfaatkan pengaruh global mereka tidak hanya melalui musik, tetapi juga lewat aksi sosial yang berdampak nyata.
Sejak debut pada 2015, SEVENTEEN telah berkembang menjadi salah satu grup K-pop paling sukses di dunia. Penampilan Joshua di markas besar UNESCO pun semakin memperkuat posisi grup tersebut sebagai representasi generasi muda global yang mendorong kreativitas, konektivitas, dan pembangunan berkelanjutan bagi masa depan.
(wur)
Lihat Juga :