Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16 WIB
loading...
Kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pasien kini tidak hanya mencari hasil instan, tetapi juga prosedur estetika yang mendukung perbaikan kualitas kulit secara alami, bertahap, dan berkelanjutan.
Tren ini sejalan dengan perkembangan regenerative aesthetics atau estetika regeneratif yang semakin diminati di berbagai negara. Pendekatan tersebut berfokus pada stimulasi proses alami tubuh, termasuk produksi kolagen, untuk membantu memperbaiki kualitas kulit dari dalam.
Produksi kolagen alami diketahui mulai menurun sejak usia pertengahan 20-an. Setelah memasuki usia 30 tahun, penurunannya dapat berlangsung sekitar 1 persen setiap tahun. Kondisi ini dapat memicu berbagai tanda penuaan, mulai dari berkurangnya elastisitas kulit, perubahan tekstur, garis halus, hingga penurunan volume wajah.
Di sisi lain, prosedur estetika nonbedah terus berkembang dan menjadi salah satu segmen yang banyak diminati dalam industri kecantikan modern. Perawatan yang mengedepankan stimulasi kolagen dan regenerasi jaringan pun semakin menjadi perhatian praktisi medis maupun pasien.
Perkembangan tersebut membuat edukasi berkelanjutan, kolaborasi ilmiah, serta penguatan komunitas profesional menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan estetika yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah.
President Director Regenesis Indonesia, Ir. Emmy Noviawati, mengatakan perkembangan industri estetika tidak dapat dilepaskan dari kerja sama antara perusahaan, dokter, klinik, dan komunitas medis.
"Perayaan ini bukan hanya tentang pencapaian selama satu tahun terakhir, tetapi juga tentang apresiasi kepada seluruh dokter dan klinik yang telah tumbuh bersama kami. Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah brand estetika tidak dibangun sendiri, melainkan melalui kemitraan yang kuat, edukasi yang berkelanjutan, dan komitmen untuk selalu menghadirkan hasil terbaik bagi pasien," ujar Emmy Noviawati dalam acara komunitas estetika di BSD, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Emmy, pendekatan berbasis collagen biostimulation kini semakin relevan karena pasien membutuhkan perawatan yang tidak hanya memperbaiki tampilan luar, tetapi juga mendukung kualitas kulit secara bertahap.
Sejumlah dokter estetika juga menilai perkembangan perawatan berbasis stimulasi kolagen menjadi bagian penting dalam perjalanan aesthetic medicine di Indonesia. Pendekatan ini dinilai dapat membantu pasien memperoleh hasil yang lebih natural selama dilakukan oleh tenaga medis kompeten dan melalui prosedur yang tepat.
Dokter Hardjono Sumarlie dari Devina Clinic berharap perawatan berbasis stimulasi kolagen dapat terus menjadi pilihan yang aman bagi pasien. Sementara itu, Dokter Yenny Muliani dari Youthology Aesthetic Clinic menilai kegiatan komunitas seperti ini penting untuk mempererat hubungan antarpraktisi.
"Acara padel ini menjadi momen yang sempurna untuk bersosialisasi, berolahraga, dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Terima kasih karena selalu menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan penuh energi positif. Semoga semakin sukses dan terus menjadi bagian dari perjalanan dunia aesthetic medicine di Indonesia," kata Dokter Yenny Muliani.
Selain edukasi, kolaborasi antarpraktisi juga dinilai berperan dalam meningkatkan kualitas layanan estetika. Melalui forum profesional, para dokter dan pemilik klinik dapat bertukar pengalaman, memperbarui pengetahuan, sekaligus memperkuat standar layanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Emmy menambahkan, industri estetika Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan besar, terutama dengan semakin tingginya minat masyarakat terhadap perawatan yang aman, ilmiah, dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing pasien.
"Kami berharap dapat terus menjadi partner terpercaya bagi para dokter dalam menghadirkan solusi peremajaan kulit berbasis collagen biostimulation. Tahun pertama ini merupakan awal dari perjalanan yang lebih besar, dan kami optimis dapat terus tumbuh bersama para mitra kami di tahun-tahun mendatang," tutur Emmy Noviawati.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit, regenerasi kulit diperkirakan akan terus menjadi salah satu arah utama perkembangan industri estetika. Tidak hanya menawarkan perbaikan tampilan, pendekatan ini juga menempatkan kualitas kulit, edukasi pasien, dan keamanan prosedur sebagai prioritas utama.
Tren ini sejalan dengan perkembangan regenerative aesthetics atau estetika regeneratif yang semakin diminati di berbagai negara. Pendekatan tersebut berfokus pada stimulasi proses alami tubuh, termasuk produksi kolagen, untuk membantu memperbaiki kualitas kulit dari dalam.
Produksi kolagen alami diketahui mulai menurun sejak usia pertengahan 20-an. Setelah memasuki usia 30 tahun, penurunannya dapat berlangsung sekitar 1 persen setiap tahun. Kondisi ini dapat memicu berbagai tanda penuaan, mulai dari berkurangnya elastisitas kulit, perubahan tekstur, garis halus, hingga penurunan volume wajah.
Di sisi lain, prosedur estetika nonbedah terus berkembang dan menjadi salah satu segmen yang banyak diminati dalam industri kecantikan modern. Perawatan yang mengedepankan stimulasi kolagen dan regenerasi jaringan pun semakin menjadi perhatian praktisi medis maupun pasien.
Perkembangan tersebut membuat edukasi berkelanjutan, kolaborasi ilmiah, serta penguatan komunitas profesional menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan estetika yang aman, efektif, dan berbasis bukti ilmiah.
President Director Regenesis Indonesia, Ir. Emmy Noviawati, mengatakan perkembangan industri estetika tidak dapat dilepaskan dari kerja sama antara perusahaan, dokter, klinik, dan komunitas medis.
"Perayaan ini bukan hanya tentang pencapaian selama satu tahun terakhir, tetapi juga tentang apresiasi kepada seluruh dokter dan klinik yang telah tumbuh bersama kami. Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah brand estetika tidak dibangun sendiri, melainkan melalui kemitraan yang kuat, edukasi yang berkelanjutan, dan komitmen untuk selalu menghadirkan hasil terbaik bagi pasien," ujar Emmy Noviawati dalam acara komunitas estetika di BSD, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Emmy, pendekatan berbasis collagen biostimulation kini semakin relevan karena pasien membutuhkan perawatan yang tidak hanya memperbaiki tampilan luar, tetapi juga mendukung kualitas kulit secara bertahap.
Sejumlah dokter estetika juga menilai perkembangan perawatan berbasis stimulasi kolagen menjadi bagian penting dalam perjalanan aesthetic medicine di Indonesia. Pendekatan ini dinilai dapat membantu pasien memperoleh hasil yang lebih natural selama dilakukan oleh tenaga medis kompeten dan melalui prosedur yang tepat.
Dokter Hardjono Sumarlie dari Devina Clinic berharap perawatan berbasis stimulasi kolagen dapat terus menjadi pilihan yang aman bagi pasien. Sementara itu, Dokter Yenny Muliani dari Youthology Aesthetic Clinic menilai kegiatan komunitas seperti ini penting untuk mempererat hubungan antarpraktisi.
"Acara padel ini menjadi momen yang sempurna untuk bersosialisasi, berolahraga, dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Terima kasih karena selalu menghadirkan kegiatan yang inspiratif dan penuh energi positif. Semoga semakin sukses dan terus menjadi bagian dari perjalanan dunia aesthetic medicine di Indonesia," kata Dokter Yenny Muliani.
Selain edukasi, kolaborasi antarpraktisi juga dinilai berperan dalam meningkatkan kualitas layanan estetika. Melalui forum profesional, para dokter dan pemilik klinik dapat bertukar pengalaman, memperbarui pengetahuan, sekaligus memperkuat standar layanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Emmy menambahkan, industri estetika Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan besar, terutama dengan semakin tingginya minat masyarakat terhadap perawatan yang aman, ilmiah, dan disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing pasien.
"Kami berharap dapat terus menjadi partner terpercaya bagi para dokter dalam menghadirkan solusi peremajaan kulit berbasis collagen biostimulation. Tahun pertama ini merupakan awal dari perjalanan yang lebih besar, dan kami optimis dapat terus tumbuh bersama para mitra kami di tahun-tahun mendatang," tutur Emmy Noviawati.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit, regenerasi kulit diperkirakan akan terus menjadi salah satu arah utama perkembangan industri estetika. Tidak hanya menawarkan perbaikan tampilan, pendekatan ini juga menempatkan kualitas kulit, edukasi pasien, dan keamanan prosedur sebagai prioritas utama.
(dra)
Lihat Juga :