Gerakan Plogging Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan di Bali
Kamis, 18 Juni 2026 - 08:19 WIB
loading...
Gaya hidup sehat kini tidak hanya dikaitkan dengan perawatan diri, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Foto/ist
A
A
A
BALI - Gaya hidup sehat kini tidak hanya dikaitkan dengan perawatan diri, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Di Bali, kegiatan plogging atau joging sambil memungut sampah menjadi salah satu cara sederhana untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan ruang publik.
Kegiatan bertajuk Pure Path: Plogging for a Better Future digelar di kawasan Petitenget, Bali, dengan melibatkan karyawan, warga lokal terpilih, serta mitra lingkungan. Dari aksi tersebut, terkumpul lebih dari 100 kilogram sampah.
Plogging menjadi aktivitas yang memadukan olahraga ringan dengan aksi nyata menjaga lingkungan. Peserta tidak hanya bergerak untuk kebugaran tubuh, tetapi juga ikut membersihkan area yang menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat dan destinasi wisata.
Inisiatif ini turut menggandeng Malu Dong Foundation, organisasi lingkungan yang telah lama mengampanyekan kesadaran soal sampah dan perubahan perilaku masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari kebiasaan sehari-hari.
“Kecantikan sejati itu lebih dari sekadar perawatan diri—ia mencerminkan bagaimana kita menjaga lingkungan di sekitar kita," ujar Kyuho Lee, President Director AMOREPACIFIC Indonesia.
"Melalui Pure Path, kami ingin menjadikan aksi peduli lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang alami dan menyenangkan, di mana merawat diri sendiri dan merawat bumi dapat berjalan beriringan," sambungnya.
Kegiatan ini juga menjadi kelanjutan dari sejumlah program lingkungan yang telah dilakukan sebelumnya, mulai dari aksi bersih-bersih sungai pada 2024 hingga restorasi ekosistem pada 2025. Fokusnya tidak hanya pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong perubahan perilaku jangka panjang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program edukasi dan penjangkauan masyarakat, AMOREPACIFIC Indonesia memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta kepada Malu Dong Foundation. Dukungan ini akan digunakan untuk memperluas kegiatan berbasis komunitas dan kampanye kebiasaan hidup berkelanjutan.
“Perubahan lingkungan selalu dimulai dari diri kita sendiri," ungkap Komang Sudiarta, Pendiri Malu Dong Foundation.
"Dengan mengubah kesadaran menjadi aksi nyata, inisiatif seperti Pure Path membantu membangun budaya di mana kepedulian lingkungan melebur menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Melalui dukungan AMOREPACIFIC Indonesia, kami dapat terus memperluas program-program berbasis komunitas kami dan menciptakan dampak yang lebih luas,” lanjutnya.
Melalui pendekatan yang menggabungkan kebugaran, kepedulian, dan dampak sosial, kegiatan seperti plogging dapat menjadi pilihan gaya hidup yang mudah dilakukan. Langkah kecil seperti memungut sampah saat berolahraga dinilai dapat memberi kontribusi nyata bagi lingkungan jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
Gerakan ini juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari aktivitas sederhana. Dengan melibatkan komunitas lokal, inisiatif lingkungan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Kegiatan bertajuk Pure Path: Plogging for a Better Future digelar di kawasan Petitenget, Bali, dengan melibatkan karyawan, warga lokal terpilih, serta mitra lingkungan. Dari aksi tersebut, terkumpul lebih dari 100 kilogram sampah.
Plogging menjadi aktivitas yang memadukan olahraga ringan dengan aksi nyata menjaga lingkungan. Peserta tidak hanya bergerak untuk kebugaran tubuh, tetapi juga ikut membersihkan area yang menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat dan destinasi wisata.
Inisiatif ini turut menggandeng Malu Dong Foundation, organisasi lingkungan yang telah lama mengampanyekan kesadaran soal sampah dan perubahan perilaku masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dari kebiasaan sehari-hari.
“Kecantikan sejati itu lebih dari sekadar perawatan diri—ia mencerminkan bagaimana kita menjaga lingkungan di sekitar kita," ujar Kyuho Lee, President Director AMOREPACIFIC Indonesia.
"Melalui Pure Path, kami ingin menjadikan aksi peduli lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang alami dan menyenangkan, di mana merawat diri sendiri dan merawat bumi dapat berjalan beriringan," sambungnya.
Kegiatan ini juga menjadi kelanjutan dari sejumlah program lingkungan yang telah dilakukan sebelumnya, mulai dari aksi bersih-bersih sungai pada 2024 hingga restorasi ekosistem pada 2025. Fokusnya tidak hanya pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong perubahan perilaku jangka panjang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program edukasi dan penjangkauan masyarakat, AMOREPACIFIC Indonesia memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta kepada Malu Dong Foundation. Dukungan ini akan digunakan untuk memperluas kegiatan berbasis komunitas dan kampanye kebiasaan hidup berkelanjutan.
“Perubahan lingkungan selalu dimulai dari diri kita sendiri," ungkap Komang Sudiarta, Pendiri Malu Dong Foundation.
"Dengan mengubah kesadaran menjadi aksi nyata, inisiatif seperti Pure Path membantu membangun budaya di mana kepedulian lingkungan melebur menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Melalui dukungan AMOREPACIFIC Indonesia, kami dapat terus memperluas program-program berbasis komunitas kami dan menciptakan dampak yang lebih luas,” lanjutnya.
Melalui pendekatan yang menggabungkan kebugaran, kepedulian, dan dampak sosial, kegiatan seperti plogging dapat menjadi pilihan gaya hidup yang mudah dilakukan. Langkah kecil seperti memungut sampah saat berolahraga dinilai dapat memberi kontribusi nyata bagi lingkungan jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
Gerakan ini juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari aktivitas sederhana. Dengan melibatkan komunitas lokal, inisiatif lingkungan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang lebih luas di tengah masyarakat.
(dra)
Lihat Juga :