Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Senin, 22 Juni 2026 - 11:15 WIB
loading...
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pendidikan anak. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pendidikan anak. Buku, alat tulis, seragam, tas, hingga perangkat elektronik menjadi sejumlah perlengkapan yang biasanya dibeli dalam waktu berdekatan.
Selain kebutuhan utama sekolah, orang tua juga mulai mempertimbangkan perangkat penunjang seperti laptop, tablet, serta layanan kursus untuk membantu proses belajar anak. Kondisi ini membuat perencanaan pengeluaran menjadi bagian penting agar seluruh kebutuhan dapat dipenuhi secara bertahap.
Direktur Indodana Finance Iwan Dewanto mengatakan momentum tahun ajaran baru merupakan periode penting bagi keluarga dalam mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak.
“Kami memahami bahwa kebutuhan pendidikan sering kali datang secara bersamaan, mulai dari perlengkapan sekolah, perangkat penunjang belajar, hingga kebutuhan lainnya,” ujar Iwan.
Menurutnya, orang tua membutuhkan pilihan transaksi yang dapat membantu mereka mengatur pengeluaran dengan lebih terencana, terutama ketika sejumlah kebutuhan harus dipenuhi dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai merchant, kami berkomitmen menghadirkan kemudahan akses dan fleksibilitas yang nyaman dan aman, sehingga orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anaknya dengan lebih terencana,” katanya.
Perangkat Elektronik Semakin Dibutuhkan
Perkembangan metode pembelajaran membuat penggunaan perangkat elektronik semakin sulit dipisahkan dari aktivitas pelajar dan mahasiswa. Laptop dan perangkat pintar kini digunakan untuk mencari materi, menyusun tugas, mengikuti kelas daring, serta berkomunikasi dengan guru dan teman.
Karena itu, perangkat elektronik menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dipertimbangkan menjelang masuk sekolah. Namun, pemilihannya perlu disesuaikan dengan jenjang pendidikan, jenis kegiatan belajar, serta kemampuan keluarga.
Orang tua tidak selalu harus membeli perangkat dengan spesifikasi paling tinggi. Perangkat yang nyaman digunakan, memiliki daya tahan baterai baik, dan mampu menjalankan aplikasi pembelajaran dasar sudah dapat mendukung kegiatan sekolah sehari-hari.
Selain perangkat elektronik, buku bacaan, alat tulis, seragam, sepatu, dan tas tetap menjadi bagian utama dari daftar belanja tahun ajaran baru. Kebutuhan tersebut sebaiknya diperiksa lebih awal agar orang tua dapat memilah barang yang masih layak digunakan dan barang yang perlu diganti.
Kursus dan Kegiatan Tambahan
Persiapan belajar juga tidak hanya berkaitan dengan barang. Sebagian keluarga memilih memasukkan kursus bahasa, kelas teknologi, atau pelatihan keterampilan lain ke dalam rencana pendidikan anak.
Kegiatan tambahan dapat membantu anak mengembangkan kemampuan di luar pelajaran sekolah. Meski demikian, orang tua tetap perlu mempertimbangkan minat, waktu luang, dan kondisi anak agar jadwal tambahan tidak justru menimbulkan tekanan.
Program khusus menyambut tahun ajaran baru yang berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Juli 2026 mencakup sejumlah kategori, mulai dari perangkat belajar, buku, kursus, pakaian, hingga kebutuhan gaya hidup keluarga.
Sejumlah penawaran disediakan dalam bentuk cicilan dan potongan transaksi. Masyarakat tetap perlu memahami syarat, biaya, tenor pembayaran, serta kemampuan membayar sebelum menggunakan fasilitas tersebut.
Susun Daftar Berdasarkan Prioritas
Agar belanja kebutuhan sekolah tidak membebani pengeluaran rumah tangga, keluarga dapat menyusun daftar berdasarkan tingkat kepentingan. Barang yang wajib digunakan pada hari pertama sekolah sebaiknya didahulukan dibandingkan kebutuhan tambahan.
Membandingkan harga, memanfaatkan barang yang masih tersedia, dan menetapkan batas anggaran juga dapat membantu mencegah pembelian berlebihan. Anak dapat dilibatkan dalam proses tersebut agar memahami cara menentukan kebutuhan dan keinginan.
Iwan berharap kemudahan yang tersedia dapat membantu pelajar dan mahasiswa memasuki tahun ajaran baru dengan persiapan yang lebih baik.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu para pelajar dan mahasiswa memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri dan fokus meraih prestasi terbaik,” tuturnya.
Persiapan tahun ajaran baru tidak harus dilakukan sekaligus. Dengan daftar kebutuhan yang jelas dan anggaran yang terukur, keluarga dapat memenuhi keperluan belajar anak tanpa mengganggu pengeluaran rutin lainnya.
Selain kebutuhan utama sekolah, orang tua juga mulai mempertimbangkan perangkat penunjang seperti laptop, tablet, serta layanan kursus untuk membantu proses belajar anak. Kondisi ini membuat perencanaan pengeluaran menjadi bagian penting agar seluruh kebutuhan dapat dipenuhi secara bertahap.
Direktur Indodana Finance Iwan Dewanto mengatakan momentum tahun ajaran baru merupakan periode penting bagi keluarga dalam mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak.
“Kami memahami bahwa kebutuhan pendidikan sering kali datang secara bersamaan, mulai dari perlengkapan sekolah, perangkat penunjang belajar, hingga kebutuhan lainnya,” ujar Iwan.
Menurutnya, orang tua membutuhkan pilihan transaksi yang dapat membantu mereka mengatur pengeluaran dengan lebih terencana, terutama ketika sejumlah kebutuhan harus dipenuhi dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai merchant, kami berkomitmen menghadirkan kemudahan akses dan fleksibilitas yang nyaman dan aman, sehingga orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anaknya dengan lebih terencana,” katanya.
Perangkat Elektronik Semakin Dibutuhkan
Perkembangan metode pembelajaran membuat penggunaan perangkat elektronik semakin sulit dipisahkan dari aktivitas pelajar dan mahasiswa. Laptop dan perangkat pintar kini digunakan untuk mencari materi, menyusun tugas, mengikuti kelas daring, serta berkomunikasi dengan guru dan teman.
Karena itu, perangkat elektronik menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dipertimbangkan menjelang masuk sekolah. Namun, pemilihannya perlu disesuaikan dengan jenjang pendidikan, jenis kegiatan belajar, serta kemampuan keluarga.
Orang tua tidak selalu harus membeli perangkat dengan spesifikasi paling tinggi. Perangkat yang nyaman digunakan, memiliki daya tahan baterai baik, dan mampu menjalankan aplikasi pembelajaran dasar sudah dapat mendukung kegiatan sekolah sehari-hari.
Selain perangkat elektronik, buku bacaan, alat tulis, seragam, sepatu, dan tas tetap menjadi bagian utama dari daftar belanja tahun ajaran baru. Kebutuhan tersebut sebaiknya diperiksa lebih awal agar orang tua dapat memilah barang yang masih layak digunakan dan barang yang perlu diganti.
Kursus dan Kegiatan Tambahan
Persiapan belajar juga tidak hanya berkaitan dengan barang. Sebagian keluarga memilih memasukkan kursus bahasa, kelas teknologi, atau pelatihan keterampilan lain ke dalam rencana pendidikan anak.
Kegiatan tambahan dapat membantu anak mengembangkan kemampuan di luar pelajaran sekolah. Meski demikian, orang tua tetap perlu mempertimbangkan minat, waktu luang, dan kondisi anak agar jadwal tambahan tidak justru menimbulkan tekanan.
Program khusus menyambut tahun ajaran baru yang berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Juli 2026 mencakup sejumlah kategori, mulai dari perangkat belajar, buku, kursus, pakaian, hingga kebutuhan gaya hidup keluarga.
Sejumlah penawaran disediakan dalam bentuk cicilan dan potongan transaksi. Masyarakat tetap perlu memahami syarat, biaya, tenor pembayaran, serta kemampuan membayar sebelum menggunakan fasilitas tersebut.
Susun Daftar Berdasarkan Prioritas
Agar belanja kebutuhan sekolah tidak membebani pengeluaran rumah tangga, keluarga dapat menyusun daftar berdasarkan tingkat kepentingan. Barang yang wajib digunakan pada hari pertama sekolah sebaiknya didahulukan dibandingkan kebutuhan tambahan.
Membandingkan harga, memanfaatkan barang yang masih tersedia, dan menetapkan batas anggaran juga dapat membantu mencegah pembelian berlebihan. Anak dapat dilibatkan dalam proses tersebut agar memahami cara menentukan kebutuhan dan keinginan.
Iwan berharap kemudahan yang tersedia dapat membantu pelajar dan mahasiswa memasuki tahun ajaran baru dengan persiapan yang lebih baik.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu para pelajar dan mahasiswa memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri dan fokus meraih prestasi terbaik,” tuturnya.
Persiapan tahun ajaran baru tidak harus dilakukan sekaligus. Dengan daftar kebutuhan yang jelas dan anggaran yang terukur, keluarga dapat memenuhi keperluan belajar anak tanpa mengganggu pengeluaran rutin lainnya.
(dra)
Lihat Juga :