Biasa Bikin Ketawa, Fajar Nugra Kini Siap Bikin Merinding di Film 'Pemikat Jiwa'
Rabu, 01 Juli 2026 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Tantangan Fajar Nugra: Keluar dari Zona Komedi dan Adegan Menantang
Aktor sekaligus komika Fajar Nugra didapuk sebagai pemeran utama bernama Jay. Baginya, film ini menjadi tantangan besar karena ia harus berakting serius dan menjaga karakter agar tidak memancing tawa penonton.
“Ini karakter perdana di film yang gue anggap sinting atau gila. Awalnya saya takut menimbulkan sesi tawa penonton. Tapi lucu juga, di film ini pas pakai celana kolor, saya lihat penonton kok pada tertawa ya, haha,” ungkap Fajar sembari tersenyum.
Tak hanya dituntut keluar dari zona nyaman komedi, Fajar mengaku sempat dilanda kepanikan saat harus melakoni adegan intim bersama lawan mainnya, Givina Lukita. Pengalaman tersebut merupakan kali pertama bagi Fajar di depan kamera.
“Aku khawatir adegan seperti ini disalahartikan oleh lawan main maupun orang-orang di set syuting,” katanya.
Untuk meminimalisasi rasa cemas tersebut, pihak produksi menyediakan seorang Intimacy Coordinator bernama Runi. Tugasnya adalah memastikan batasan kenyamanan, keamanan, dan profesionalitas kedua aktor tetap terjaga selama proses pengambilan gambar berlangsung.
Kekhawatiran Fajar rupanya mencairkan suasana set setelah sutradara meneriakkan kata "cut". Karena takut aroma tubuhnya mengganggu kenyamanan Givina, ia spontan berteriak meminta tisu basah untuk lawan mainnya itu.
“Ketika break karakter, pas kata ‘cut’ itu, aku merasa aduh nggak enak banget sama Givina, takutnya bau kan. Jadi aku yang langsung minta, ‘Tisu basah! Tisu basah buat Givina, tisu basah!’ Aku yang heboh sendiri,” jelas Fajar seraya tertawa.
Aktor sekaligus komika Fajar Nugra didapuk sebagai pemeran utama bernama Jay. Baginya, film ini menjadi tantangan besar karena ia harus berakting serius dan menjaga karakter agar tidak memancing tawa penonton.
“Ini karakter perdana di film yang gue anggap sinting atau gila. Awalnya saya takut menimbulkan sesi tawa penonton. Tapi lucu juga, di film ini pas pakai celana kolor, saya lihat penonton kok pada tertawa ya, haha,” ungkap Fajar sembari tersenyum.
Tak hanya dituntut keluar dari zona nyaman komedi, Fajar mengaku sempat dilanda kepanikan saat harus melakoni adegan intim bersama lawan mainnya, Givina Lukita. Pengalaman tersebut merupakan kali pertama bagi Fajar di depan kamera.
“Aku khawatir adegan seperti ini disalahartikan oleh lawan main maupun orang-orang di set syuting,” katanya.
Untuk meminimalisasi rasa cemas tersebut, pihak produksi menyediakan seorang Intimacy Coordinator bernama Runi. Tugasnya adalah memastikan batasan kenyamanan, keamanan, dan profesionalitas kedua aktor tetap terjaga selama proses pengambilan gambar berlangsung.
Kekhawatiran Fajar rupanya mencairkan suasana set setelah sutradara meneriakkan kata "cut". Karena takut aroma tubuhnya mengganggu kenyamanan Givina, ia spontan berteriak meminta tisu basah untuk lawan mainnya itu.
“Ketika break karakter, pas kata ‘cut’ itu, aku merasa aduh nggak enak banget sama Givina, takutnya bau kan. Jadi aku yang langsung minta, ‘Tisu basah! Tisu basah buat Givina, tisu basah!’ Aku yang heboh sendiri,” jelas Fajar seraya tertawa.
Lihat Juga :