Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Kamis, 02 Juli 2026 - 20:48 WIB
loading...
Perkembangan industri hiburan digital terus bergerak mengikuti perubahan kebiasaan penonton.
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan industri hiburan digital terus bergerak mengikuti perubahan kebiasaan penonton. Tidak hanya mengandalkan tayangan film dan serial berdurasi panjang, platform streaming kini mulai memperluas format konten ke pengalaman yang lebih ringkas, mobile-first, hingga terintegrasi dengan kendaraan pintar.
Memasuki satu dekade kehadirannya di Indonesia, salah satu penyedia layanan streaming regional memperkuat ekosistem hiburan dengan menghadirkan konten vertikal premium, perluasan kolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi, hingga layanan hiburan di dalam mobil atau in-car entertainment.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada 2016, platform tersebut telah menjangkau jutaan penonton, baik secara langsung maupun melalui kerja sama strategis dengan sejumlah mitra telekomunikasi di Tanah Air.
CEO perusahaan, Daphne Yang, mengatakan perjalanan selama 10 tahun di Indonesia tidak lepas dari dukungan pelanggan dan mitra yang terus mempercayai layanan hiburan digital tersebut.
“Sepuluh tahun terakhir ini tak akan terwujud tanpa kepercayaan dan dukungan dari para mitra serta pelanggan kami di Indonesia. Saat melihat kembali perjalanan ini dengan rasa syukur, kami percaya bahwa masa depan dunia hiburan dan storytelling baru saja dimulai,” ujar Daphne.
Ia menambahkan, perusahaan kini tengah bertransformasi dari sekadar kurator konten menjadi destinasi hiburan yang lebih menyeluruh. Transformasi itu dilakukan dengan menghadirkan pilihan konten yang lebih beragam dan akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Memasuki satu dekade kehadirannya di Indonesia, salah satu penyedia layanan streaming regional memperkuat ekosistem hiburan dengan menghadirkan konten vertikal premium, perluasan kolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi, hingga layanan hiburan di dalam mobil atau in-car entertainment.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada 2016, platform tersebut telah menjangkau jutaan penonton, baik secara langsung maupun melalui kerja sama strategis dengan sejumlah mitra telekomunikasi di Tanah Air.
CEO perusahaan, Daphne Yang, mengatakan perjalanan selama 10 tahun di Indonesia tidak lepas dari dukungan pelanggan dan mitra yang terus mempercayai layanan hiburan digital tersebut.
“Sepuluh tahun terakhir ini tak akan terwujud tanpa kepercayaan dan dukungan dari para mitra serta pelanggan kami di Indonesia. Saat melihat kembali perjalanan ini dengan rasa syukur, kami percaya bahwa masa depan dunia hiburan dan storytelling baru saja dimulai,” ujar Daphne.
Ia menambahkan, perusahaan kini tengah bertransformasi dari sekadar kurator konten menjadi destinasi hiburan yang lebih menyeluruh. Transformasi itu dilakukan dengan menghadirkan pilihan konten yang lebih beragam dan akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Lihat Juga :