Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental

Jum'at, 03 Juli 2026 - 08:32 WIB
loading...
Apa Itu Playing Victim?...
Playing victim bisa berdampak buruk pada korbannya. Foto: Healthday
A A A
JAKARTA - Saat ini banyak istilah psikologis yang digunakan oleh anak muda terutama generasi Z (Gen Z) dalam sebuah hubungan atau pacaran. Salah satunya adalah istilah playing victim.

Playing victim sendiri merupakan suatu sikap atau kondisi psikologis dimana seseorang yang melakukan kesalahan justru seolah-olah menempatkan dirinya bukan sebagai pelaku namun sebagai korban.

Hak ini kerap kali terjadi dalam sebuah hubungan untuk menghindari sebuah tanggung jawab dari kesalahan yang telah dibuat baik oleh pasangan laki-laki maupun perempuan.

Baca Juga : Kenali Tanda Playing Victim, Salah Satunya Mudah Menyalahkan Orang Lain

Namun, dibalik sikap tersebut justru terdapat dampak yang berbahaya. Bukan bagi psikologis pelaku playing victim namun bagi korban.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, sikap playing victim sendiri menjadikan pembahasan dalam sebuah masalah justru bergeser dari perilaku menjadi rasa kasihan yang timbul dari dalam diri korban.

“Akhirnya, pembahasannya bergeser dari perilakunya menjadi rasa kasihan terhadap dirinya,” kata dr. Aditya, dikutip Kamis (2/7/2026).

Ia menyebut, dampak psikologis yang bakal dirasakan korban atau pasangan maupun orang disekitarnya adalah sikap “meragukan perasaan” mereka sendiri terhadap pelaku playing victim. Apalagi, jika pola tersebut berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.

Baca Juga : Kata Playing Victim Bikin Heboh, Bisa Menimbulkan Masalah Berkepanjangan

“Setiap kita ingin menyampaikan kekecewaan, itu malah merasa bersalah. Terus, setiap ingin menetapkan batasan, itu malah jadi takut dianggap jahat,” ucap dia.

Maka dari itu, sikap atau pola playing victim ini harus dihindari agar suatu hubungan bisa menjadi sehat secara psikologis.

Menurut dr. Adit, hubungan yang sehat justru hadir dimana setiap pasangan saling mengakui kesalahan tanpa adanya pihak yang merasa jadi korban. Sebab, mengakui sebuah kesalahan adalah salah satu sikap dewasa yang harus dilakukan oleh setiap pasangan.

“Karena yang namanya mengakui kesalahan itu bukan tanda kelemahan, justru itu tanda kedewasaan emosional,” pungkas dia.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Bebas Ribet: Ini Alasan...
Bebas Ribet: Ini Alasan Gen Z Beralih ke Laundry Pods
Ressa Rossano Ungkap...
Ressa Rossano Ungkap Awal Kenalan dengan Istri, Dekati Anak Bos Saat Kerja di Toko Madura
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Rekomendasi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Berita Terkini
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Gugatan Hak Asuh Anak...
Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Sarwendah Belum Terima Surat Panggilan Sidang
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved