10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Selasa, 07 Juli 2026 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau tiga detik pertama berhasil menarik perhatian, peluang video ditonton sampai selesai akan jauh lebih tinggi.”
4. Jelaskan Kelebihan dan Kekurangan Secara Seimbang
Salah satu alasan penonton mempercayai kreator adalah karena mereka menyampaikan informasi secara objektif.
Riandi selalu berusaha menjelaskan apa saja kelebihan produk, tetapi tidak menutupi kekurangannya apabila memang ditemukan saat penggunaan.
Menurutnya, review yang terlalu memuji justru membuat audiens ragu terhadap kredibilitas kreator.
“Jujur tidak akan membuat kita kehilangan pekerjaan. Justru kejujuran membuat audiens terus kembali.”
5. Tampilkan Bukti Visual, Jangan Hanya Berbicara
Konten review akan jauh lebih menarik apabila penonton bisa melihat langsung bagaimana produk digunakan.
Riandi menyarankan untuk mengambil gambar detail produk, memperlihatkan proses penggunaan, hasil sebelum dan sesudah, hingga close-up bagian penting yang sedang dibahas.
Visual yang kuat membantu penonton memahami informasi tanpa harus membayangkannya sendiri. “Penonton lebih percaya apa yang mereka lihat daripada apa yang hanya kita ucapkan.”
6. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami Semua Kalangan
Tidak semua penonton memiliki pengetahuan mengenai produk yang sedang direview.
Karena itu, Riandi menghindari penggunaan istilah teknis yang terlalu rumit. Jika memang harus menggunakan istilah tertentu, ia akan menjelaskan artinya dengan bahasa sederhana agar semua orang bisa mengikuti pembahasan.
“Semakin mudah dipahami, semakin besar peluang video dibagikan ke orang lain.”
7. Bangun Gaya Review yang Menjadi Identitas Pribadi
Persaingan kreator semakin ketat. Karena itu, jangan hanya mengikuti gaya orang lain.
Riandi percaya setiap kreator memiliki karakter yang bisa menjadi ciri khas, mulai dari cara berbicara, konsep pengambilan gambar, gaya penyampaian, hingga proses editing.
Identitas inilah yang nantinya membuat audiens mudah mengenali sebuah video bahkan sebelum melihat nama akun.
“Orang mungkin lupa produknya, tapi mereka akan ingat cara kita menyampaikan review.”
4. Jelaskan Kelebihan dan Kekurangan Secara Seimbang
Salah satu alasan penonton mempercayai kreator adalah karena mereka menyampaikan informasi secara objektif.
Riandi selalu berusaha menjelaskan apa saja kelebihan produk, tetapi tidak menutupi kekurangannya apabila memang ditemukan saat penggunaan.
Menurutnya, review yang terlalu memuji justru membuat audiens ragu terhadap kredibilitas kreator.
“Jujur tidak akan membuat kita kehilangan pekerjaan. Justru kejujuran membuat audiens terus kembali.”
5. Tampilkan Bukti Visual, Jangan Hanya Berbicara
Konten review akan jauh lebih menarik apabila penonton bisa melihat langsung bagaimana produk digunakan.
Riandi menyarankan untuk mengambil gambar detail produk, memperlihatkan proses penggunaan, hasil sebelum dan sesudah, hingga close-up bagian penting yang sedang dibahas.
Visual yang kuat membantu penonton memahami informasi tanpa harus membayangkannya sendiri. “Penonton lebih percaya apa yang mereka lihat daripada apa yang hanya kita ucapkan.”
6. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami Semua Kalangan
Tidak semua penonton memiliki pengetahuan mengenai produk yang sedang direview.
Karena itu, Riandi menghindari penggunaan istilah teknis yang terlalu rumit. Jika memang harus menggunakan istilah tertentu, ia akan menjelaskan artinya dengan bahasa sederhana agar semua orang bisa mengikuti pembahasan.
“Semakin mudah dipahami, semakin besar peluang video dibagikan ke orang lain.”
7. Bangun Gaya Review yang Menjadi Identitas Pribadi
Persaingan kreator semakin ketat. Karena itu, jangan hanya mengikuti gaya orang lain.
Riandi percaya setiap kreator memiliki karakter yang bisa menjadi ciri khas, mulai dari cara berbicara, konsep pengambilan gambar, gaya penyampaian, hingga proses editing.
Identitas inilah yang nantinya membuat audiens mudah mengenali sebuah video bahkan sebelum melihat nama akun.
“Orang mungkin lupa produknya, tapi mereka akan ingat cara kita menyampaikan review.”
Lihat Juga :