BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services

Rabu, 08 Juli 2026 - 18:15 WIB
loading...
BPOM di Surabaya Percepat...
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat layanan registrasi untuk mendukung percepatan izin edar produk nasional.
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat layanan registrasi untuk mendukung percepatan izin edar produk nasional. Upaya ini dilakukan melalui penyelenggaraan layanan terpadu registrasi obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, dan kosmetik di Surabaya pada 8–9 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk membantu pelaku usaha menyelesaikan berbagai kendala dalam proses registrasi. Melalui pendampingan langsung, proses penerbitan Nomor Izin Edar (NIE) diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan tetap sesuai ketentuan.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM, Mohamad Kashuri, mengatakan percepatan layanan ini menjadi bagian dari komitmen BPOM dalam mendorong lahirnya produk inovasi dalam negeri yang aman dan berdaya saing.

“Kami ingin inovasi tidak berhenti di laboratorium. BPOM siap mendampingi pelaku usaha mulai dari pemenuhan regulasi hingga proses registrasi, agar hasil riset dapat segera menjadi produk yang aman, bermutu, berkhasiat, dan mampu bersaing di pasar,” kata Mohamad Kashuri.

Menurutnya, layanan terpadu tersebut dihadirkan agar pelaku usaha dapat memperoleh akses yang lebih mudah dalam memahami ketentuan registrasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang konsultasi untuk mempercepat penyelesaian dokumen dan pemenuhan persyaratan teknis.

Kepala BPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, menambahkan bahwa pendampingan langsung kepada pelaku usaha penting dilakukan agar proses perizinan tidak terhambat oleh kurangnya pemahaman terhadap regulasi.

“Kami ingin pelaku usaha merasa didampingi di setiap prosesnya. Karena itu, BPOM di Surabaya hadir untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala registrasi agar proses penerbitan Nomor Izin Edar dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan,” ujar Yudi.

Ia berharap semakin banyak produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing dapat segera dipasarkan sehingga memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dalam kegiatan ini, BPOM juga memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik, salah satunya melalui kerja sama dengan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjembatani hasil riset agar dapat dikembangkan menjadi produk yang siap memasuki pasar.

Selain pendampingan registrasi, BPOM turut memberikan edukasi mengenai aspek keamanan, mutu, khasiat, klaim, penandaan, hingga proses notifikasi produk. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku.

Melalui penyelenggaraan layanan terpadu di Surabaya, BPOM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan regulasi yang lebih responsif dan kolaboratif. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk mempercepat hadirnya produk nasional yang aman, bermutu, dan mampu bersaing di pasar.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penguatan Manajemen...
Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Rekomendasi
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Aksi Sengit MotoGP Jerman...
Aksi Sengit MotoGP Jerman 2026 Siap Dimulai, Simak Jadwal Balapannya di VISION+
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Berita Terkini
Rumah Warisan atau Ditinggalkan?...
Rumah Warisan atau Ditinggalkan? Ki Atmo dan Dua Spiritualis Beri Saran Berbeda untuk Narasumber Ini?!
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
Strategi Menyiapkan...
Strategi Menyiapkan Generasi Emas Indonesia, Dimulai dari Tumbuh Kembang Anak
Penuh Plot Twist! Simak...
Penuh Plot Twist! Simak Sinopsis Love Beyond Memory, Microdrama Seru di V+Short
Infografis
Keren! Bromo jadi Taman...
Keren! Bromo jadi Taman Nasional Terindah di Dunia 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved