Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Senin, 13 Juli 2026 - 08:06 WIB
loading...
Denny Cagur di persemayaman almarhum Temon di GPIB Effatha Melawai Jakarta Selatan pada Minggu, (12/7/2026). Foto/IMG/Niko Prayoga.
A
A
A
JAKARTA - Suasana duka menyelimuti tempat persemayaman almarhum Temon di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Effatha Melawai Jakarta Selatan pada Minggu, 12 Juli 2026 malam. Bukan hanya karena kepergian almarhum dan prosesi penghiburan sebelum dimakamkan, namun karena kenangan sikap baik almarhum.
Tak hanya kepada keluarga, sikap baik almarhum rupanya turut dirasakan oleh sahabat, teman dekat sekaligus rekan satu profesi. Salah satunya seperti komedian sekaligus anggota DPR RI, Denny Cagur yang hadir di lokasi persemayaman.
Baca juga: Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia
Kehadiran Denny tersebut untuk menyampaikan duka mendalam sekaligus menunjukan potret solidaritas antar-sesama pekerja seni meski dirinya sekarang berada di kursi legislatif.
Politisi PDIP itu mengaku pertama kali mendengar kabar duka tersebut dari sang istri. Informasi yang beredar cepat di jagat maya segera ia konfirmasi guna memastikan kebenaran berita tersebut, sebelum akhirnya bergegas menuju ke tempat persemayaman.
Baca juga: Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
“Tadi, istri ngabarin karena melihat di sosmed, terus saya langsung ngecek, ternyata benar. Menghubungi beberapa teman, cari tahu alamat rumah duka, dapat tempat alamat di sini, makanya sekarang langsung datang ke sini," kata Denny saat diwawancarai di GPIB Effatha Melawai, Minggu (12/7/2026) malam.
Baginya, sosok almarhum Temon bukan sekedar rekan seprofesi di industri komedi, melainkan sosok sahabat sekaligus mitra kerja yang sangat menyenangkan. Hubungan keduanya semakin erat ketika sama-sama aktif dalam kepengurusan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI).
“Kenal baik karena kita juga waktu periode kepengurusan PaSKI kemarin, beliau salah satu pengurus juga. Sering terlibat di banyak kegiatan waktu itu, terus teman yang menyenangkan. Setiap kita kerja bareng dalam segala hal, banyaklah hal-hal yang kita kerjakan bareng-bareng di organisasi ataupun di pekerjaan kita sehari-hari waktu itu," kenang dia.
Meskipun dalam beberapa waktu terakhir intensitas pertemuan mereka berkurang karena kesibukan masing-masing dan hanya sempat bertukar sapa di lokasi syuting. Namun memori kebersamaan mereka tetap membekas kuat.
Saat ditanya mengenai hal-hal yang biasa mereka perbincangkan, Denny mengungkapkan bahwa diskusi mereka selalu diwarnai dengan candaan khas dan perencanaan kreatif.
"Becanda-becanda aja biasanya. Becanda-becanda ngebahas mau ngapain aja. Misalnya kita ketemu di salah satu acara, entar ngapain nih enaknya, kita diskusi," tambah Denny.
Denny pun mengamini terkait rekam jejak almarhum Temon yang juga dikenal memiliki latar belakang akademis yang kuat sebagai seorang psikolog lulusan Universitas Indonesia dan pernah berkarier di bidang Human Resources Department (HRD).
Menurutnya, Temon adalah sosok yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki dedikasi tinggi, terutama saat membantunya menyusun program kerja di PaSKI DKI Jakarta.
“Oh iya, benar, teman yang enak buat diskusi, terlebih saya tahu itu waktu kita kerja bareng, ngurusin beberapa hal yang menjadi program-program kita di PaSKI DKI di kepengurusan saya waktu itu. Banyak banget masukan-masukan yang dia berikan di pertemuan-pertemuan kita. Dan benar, terlihat memang dia orang yang wawasannya luas, terus senior yang baik membimbing kita juga para adik-adiknya dan junior-junior yang lain," papar dia.
Terakhir, Denny menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya serta memohon pintu maaf dan doa dari seluruh masyarakat untuk melepas kepergian sang senior menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
"Ya sekali lagi kita turut berduka cita, mohon doa buat teman-teman semua. Apabila beliau ada kesalahan, mohon dimaafkan, kita doakan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Denny.
Tak hanya kepada keluarga, sikap baik almarhum rupanya turut dirasakan oleh sahabat, teman dekat sekaligus rekan satu profesi. Salah satunya seperti komedian sekaligus anggota DPR RI, Denny Cagur yang hadir di lokasi persemayaman.
Baca juga: Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia
Kehadiran Denny tersebut untuk menyampaikan duka mendalam sekaligus menunjukan potret solidaritas antar-sesama pekerja seni meski dirinya sekarang berada di kursi legislatif.
Politisi PDIP itu mengaku pertama kali mendengar kabar duka tersebut dari sang istri. Informasi yang beredar cepat di jagat maya segera ia konfirmasi guna memastikan kebenaran berita tersebut, sebelum akhirnya bergegas menuju ke tempat persemayaman.
Baca juga: Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
“Tadi, istri ngabarin karena melihat di sosmed, terus saya langsung ngecek, ternyata benar. Menghubungi beberapa teman, cari tahu alamat rumah duka, dapat tempat alamat di sini, makanya sekarang langsung datang ke sini," kata Denny saat diwawancarai di GPIB Effatha Melawai, Minggu (12/7/2026) malam.
Baginya, sosok almarhum Temon bukan sekedar rekan seprofesi di industri komedi, melainkan sosok sahabat sekaligus mitra kerja yang sangat menyenangkan. Hubungan keduanya semakin erat ketika sama-sama aktif dalam kepengurusan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI).
“Kenal baik karena kita juga waktu periode kepengurusan PaSKI kemarin, beliau salah satu pengurus juga. Sering terlibat di banyak kegiatan waktu itu, terus teman yang menyenangkan. Setiap kita kerja bareng dalam segala hal, banyaklah hal-hal yang kita kerjakan bareng-bareng di organisasi ataupun di pekerjaan kita sehari-hari waktu itu," kenang dia.
Meskipun dalam beberapa waktu terakhir intensitas pertemuan mereka berkurang karena kesibukan masing-masing dan hanya sempat bertukar sapa di lokasi syuting. Namun memori kebersamaan mereka tetap membekas kuat.
Saat ditanya mengenai hal-hal yang biasa mereka perbincangkan, Denny mengungkapkan bahwa diskusi mereka selalu diwarnai dengan candaan khas dan perencanaan kreatif.
"Becanda-becanda aja biasanya. Becanda-becanda ngebahas mau ngapain aja. Misalnya kita ketemu di salah satu acara, entar ngapain nih enaknya, kita diskusi," tambah Denny.
Denny pun mengamini terkait rekam jejak almarhum Temon yang juga dikenal memiliki latar belakang akademis yang kuat sebagai seorang psikolog lulusan Universitas Indonesia dan pernah berkarier di bidang Human Resources Department (HRD).
Menurutnya, Temon adalah sosok yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki dedikasi tinggi, terutama saat membantunya menyusun program kerja di PaSKI DKI Jakarta.
“Oh iya, benar, teman yang enak buat diskusi, terlebih saya tahu itu waktu kita kerja bareng, ngurusin beberapa hal yang menjadi program-program kita di PaSKI DKI di kepengurusan saya waktu itu. Banyak banget masukan-masukan yang dia berikan di pertemuan-pertemuan kita. Dan benar, terlihat memang dia orang yang wawasannya luas, terus senior yang baik membimbing kita juga para adik-adiknya dan junior-junior yang lain," papar dia.
Terakhir, Denny menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya serta memohon pintu maaf dan doa dari seluruh masyarakat untuk melepas kepergian sang senior menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
"Ya sekali lagi kita turut berduka cita, mohon doa buat teman-teman semua. Apabila beliau ada kesalahan, mohon dimaafkan, kita doakan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Denny.
(nnz)
Lihat Juga :