Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Kamis, 16 Juli 2026 - 12:09 WIB
loading...
Kreator konten Mega Salsabillah. Foto: Instagram/@mega_salsabillah
A
A
A
JAKARTA - Komika Mega Salsabillah membagikan pengalaman mendebarkan saat kediamannya didatangi petugas dari Polda Metro Jaya pada pukul 03.00 WIB beberapa hari lalu. Kejadian ini bermula dari konten video satir yang diunggahnya di media sosial.
Awalnya, Mega tidak menyangka jika tamu yang datang dari pihak kepolisian. Lantaran baru pindah rumah, ia mengira suara gaduh dan alarm motor di luar rumahnya karena aksi pencurian kendaraan bermotor (ranmor).
"Aku enggak kepikiran ya. Soalnya aku kira itu ranmor (pencurian kendaraan bermotor). Soalnya aku baru pindah rumah, tetangga dan warga setempat selalu bilang 'motor hati-hati'," ujar Mega Salsabillah saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca Juga : Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Karena rasa curiganya tersebut, Mega bahkan sempat merekam kejadian itu. Namun, ia terkejut saat mengetahui bahwa yang datang bukanlah pencuri, melainkan petugas kepolisian.
"Kebetulan jam 3 malam ada orang, alarm bunyi, alarm motor. Aku pikir itu ranmor, makanya aku videokan, ternyata orang dari Polda. Jadi aku sudah take down videonya," lanjutnya.
Mega menjelaskan bahwa kedatangan petugas tersebut berkaitan dengan konten satir yang dibuatnya mengenai kasus dugaan korupsi Jampidsus. Dalam kontennya, Mega berseloroh mengklaim uang dan harta yang tengah viral merupakan milik kakek buyutnya.
Baca Juga : Sempat Tegang, Pertemuan Pandji Pragiwaksono dan Novel Bamukmin Berakhir dengan Tawa
"Sebenarnya bukan mengkritik, itu lebih ke video satir. Ada pengakuan dari Jampidsus kalau rumah di Sentul beneran rumahnya, tapi uang itu bukan uang dia. Karena enggak disebutin yang punya, aku bikinlah konten 'itu uangku guys' gitu, punya kakek buyutku," jelas Mega.
Meski sempat kaget, pihak kepolisian tidak meminta Mega menghapus video tersebut secara permanen. Ia hanya diminta memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah konten yang bersifat komedi tersebut.
Awalnya, Mega tidak menyangka jika tamu yang datang dari pihak kepolisian. Lantaran baru pindah rumah, ia mengira suara gaduh dan alarm motor di luar rumahnya karena aksi pencurian kendaraan bermotor (ranmor).
"Aku enggak kepikiran ya. Soalnya aku kira itu ranmor (pencurian kendaraan bermotor). Soalnya aku baru pindah rumah, tetangga dan warga setempat selalu bilang 'motor hati-hati'," ujar Mega Salsabillah saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca Juga : Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Karena rasa curiganya tersebut, Mega bahkan sempat merekam kejadian itu. Namun, ia terkejut saat mengetahui bahwa yang datang bukanlah pencuri, melainkan petugas kepolisian.
"Kebetulan jam 3 malam ada orang, alarm bunyi, alarm motor. Aku pikir itu ranmor, makanya aku videokan, ternyata orang dari Polda. Jadi aku sudah take down videonya," lanjutnya.
Mega menjelaskan bahwa kedatangan petugas tersebut berkaitan dengan konten satir yang dibuatnya mengenai kasus dugaan korupsi Jampidsus. Dalam kontennya, Mega berseloroh mengklaim uang dan harta yang tengah viral merupakan milik kakek buyutnya.
Baca Juga : Sempat Tegang, Pertemuan Pandji Pragiwaksono dan Novel Bamukmin Berakhir dengan Tawa
"Sebenarnya bukan mengkritik, itu lebih ke video satir. Ada pengakuan dari Jampidsus kalau rumah di Sentul beneran rumahnya, tapi uang itu bukan uang dia. Karena enggak disebutin yang punya, aku bikinlah konten 'itu uangku guys' gitu, punya kakek buyutku," jelas Mega.
Meski sempat kaget, pihak kepolisian tidak meminta Mega menghapus video tersebut secara permanen. Ia hanya diminta memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah konten yang bersifat komedi tersebut.
(wur)
Lihat Juga :