Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Jum'at, 17 Juli 2026 - 23:13 WIB
loading...
Kreator konten Niki Puspita Sari atau populer diknela dengan nama Nickysya. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa aktivitas iseng membuat konten di media sosial akan mengubah jalan hidupnya. Bagi kreator konten Niki Puspita Sari atau yang lebih dikenal sebagai Nickysya, langkah sederhana yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang justru membawanya menjadi kreator konten sukses sekaligus pengusaha muda dengan berbagai lini bisnis.
Pemilik akun TikTok @nickysya dengan lebih dari 2,6 juta followers dan Instagram @nickysa_23 yang diikuti sekitar 204 ribu pengikut ini dikenal lewat berbagai konten review kosmetik, skincare, fashion, kuliner, hingga aktivitas sehari-hari yang dikemas secara sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Namun, jauh sebelum dikenal seperti sekarang, Nickysya mengaku tidak pernah membayangkan akan meniti karier di dunia digital.
Perjalanannya bermula pada 2019 ketika pandemi COVID-19 membuat aktivitas pekerjaan terhenti. Saat itu ia harus diliburkan dari tempat kerjanya sehingga memiliki banyak waktu luang di rumah. Daripada hanya menghabiskan waktu, ia mencoba mengikuti tren yang sedang populer di TikTok, mulai dari video slow motion hingga konten make up yang saat itu sedang ramai digemari.
Baca Juga : Berawal dari Hobi Traveling, Adhe Tora Kini Jadi Referensi Liburan dan Wisata Kuliner
“Awalnya benar-benar cuma iseng. Karena lagi banyak waktu kosong, aku ikut bikin video yang lagi tren di TikTok. Ternyata responsnya cukup bagus dan banyak yang mulai mengikuti kontenku,” ujar Nickysya.
Dukungan dari para penonton membuatnya semakin semangat untuk terus berkarya. Ia mulai rutin mengunggah berbagai konten yang mengikuti tren, sekaligus belajar memahami jenis video seperti apa yang disukai oleh audiens.
Meski demikian, Nickysya menyadari bahwa mengikuti tren saja tidak cukup untuk membangun akun dalam jangka panjang. Ia kemudian mulai mencari identitas yang membedakan dirinya dengan kreator lain.Keputusan itu membawanya pada konsep konten yang lebih personal.
Pada 2021, Nickysya mulai merintis usaha budidaya lele. Alih-alih memisahkan aktivitas bisnis dengan media sosial, ia justru menjadikan kesehariannya sebagai bahan konten melalui konsep “A Day in My Life.”
Mulai dari memberi makan lele, memasak di rumah, berbagi resep sederhana, hingga aktivitas ringan lainnya ia dokumentasikan dan unggah ke TikTok. Tanpa disangka, justru konten-konten sederhana tersebut mendapat sambutan yang jauh lebih besar dibanding video yang hanya mengikuti tren.
Baca Juga : 10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Salah satu momen yang paling diingat para pengikutnya adalah ucapan khas “kucek kucek hotahe” saat memasak. Kalimat spontan tersebut kemudian menjadi ciri khas yang melekat dengan sosok Nickysya dan sering ditirukan oleh para pengikutnya.
Selain itu, resep Bihun Ala Nickysya juga menjadi salah satu konten yang banyak menarik perhatian karena mudah dipraktikkan dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Nickysya, kedekatan dengan audiens menjadi salah satu alasan mengapa kontennya terus berkembang.
“Aku lebih suka membagikan kehidupan yang apa adanya. Menurutku, orang lebih senang melihat sesuatu yang nyata daripada dibuat terlalu sempurna,” katanya.
Seiring bertambahnya jumlah pengikut, berbagai peluang mulai berdatangan. Nickysya kemudian aktif sebagai kreator TikTok Affiliate, membagikan review berbagai produk kosmetik, skincare, hingga kebutuhan sehari-hari yang memang sesuai dengan karakter kontennya.
Baginya, menjadi reviewer bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan. Karena itu, ia selalu berusaha memberikan ulasan berdasarkan pengalaman pribadi agar penonton dapat memperoleh informasi yang jujur sebelum memutuskan membeli suatu produk.
Pendekatan tersebut ternyata mendapat respons positif. Banyak produk yang berhasil mencapai target penjualan melalui konten-konten review yang dibuatnya. Dari dunia affiliate, Nickysya berhasil memperoleh penghasilan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah setiap bulan.
Tidak hanya itu, sejumlah brand juga memberikan bonus dan reward bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah atas pencapaian target penjualan yang berhasil diraih.
Salah satu pencapaian yang paling berkesan adalah ketika dirinya memperoleh hadiah satu unit Honda Brio dari brand Arthaldt setelah berhasil memenuhi target penjualan dalam waktu tiga bulan.
Menurut Nickysya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dan kepercayaan audiens memiliki peran yang jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar angka penonton.
“Kalau orang sudah percaya sama kita, mereka bukan hanya menonton, tapi juga percaya dengan rekomendasi yang kita berikan. Itu yang selalu aku jaga sampai sekarang,” ungkapnya.
Keberhasilan di dunia konten dan affiliate kemudian menjadi langkah awal bagi Nickysya untuk membangun bisnisnya sendiri. Dengan modal yang dikumpulkan selama menjadi kreator, ia menghadirkan Glenariska, sebuah brand yang bergerak di bidang beauty dan skincare.
Tak berhenti di sana, jiwa wirausahanya juga diwujudkan melalui produk kuliner rumahan berupa Sambel Makglen dan Petis Makglen, yang menjadi bagian dari pengembangan usahanya di luar dunia digital.
Meski kini telah dikenal luas, Nickysya mengaku tetap berusaha mempertahankan gaya konten yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Baginya, keaslian menjadi hal yang tidak boleh hilang meski jumlah pengikut terus bertambah.
“Jangan takut memulai hanya karena merasa belum punya kamera bagus atau belum punya banyak followers. Aku juga memulai dari video sederhana. Yang paling penting adalah berani mencoba, terus belajar, dan tetap konsisten,” tuturnya.
Perjalanan Nickysya menjadi bukti bahwa peluang besar bisa datang dari langkah yang tampak sederhana. Berawal dari video yang dibuat sekadar untuk mengisi waktu luang saat pandemi, kini ia berhasil membangun karier sebagai kreator konten, dipercaya oleh banyak brand, mengembangkan bisnis sendiri, dan menginspirasi banyak anak muda bahwa media sosial dapat menjadi ruang untuk berkarya sekaligus membuka peluang menuju masa depan yang lebih baik.
Pemilik akun TikTok @nickysya dengan lebih dari 2,6 juta followers dan Instagram @nickysa_23 yang diikuti sekitar 204 ribu pengikut ini dikenal lewat berbagai konten review kosmetik, skincare, fashion, kuliner, hingga aktivitas sehari-hari yang dikemas secara sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Namun, jauh sebelum dikenal seperti sekarang, Nickysya mengaku tidak pernah membayangkan akan meniti karier di dunia digital.
Perjalanannya bermula pada 2019 ketika pandemi COVID-19 membuat aktivitas pekerjaan terhenti. Saat itu ia harus diliburkan dari tempat kerjanya sehingga memiliki banyak waktu luang di rumah. Daripada hanya menghabiskan waktu, ia mencoba mengikuti tren yang sedang populer di TikTok, mulai dari video slow motion hingga konten make up yang saat itu sedang ramai digemari.
Baca Juga : Berawal dari Hobi Traveling, Adhe Tora Kini Jadi Referensi Liburan dan Wisata Kuliner
“Awalnya benar-benar cuma iseng. Karena lagi banyak waktu kosong, aku ikut bikin video yang lagi tren di TikTok. Ternyata responsnya cukup bagus dan banyak yang mulai mengikuti kontenku,” ujar Nickysya.
Dukungan dari para penonton membuatnya semakin semangat untuk terus berkarya. Ia mulai rutin mengunggah berbagai konten yang mengikuti tren, sekaligus belajar memahami jenis video seperti apa yang disukai oleh audiens.
Meski demikian, Nickysya menyadari bahwa mengikuti tren saja tidak cukup untuk membangun akun dalam jangka panjang. Ia kemudian mulai mencari identitas yang membedakan dirinya dengan kreator lain.Keputusan itu membawanya pada konsep konten yang lebih personal.
Pada 2021, Nickysya mulai merintis usaha budidaya lele. Alih-alih memisahkan aktivitas bisnis dengan media sosial, ia justru menjadikan kesehariannya sebagai bahan konten melalui konsep “A Day in My Life.”
Mulai dari memberi makan lele, memasak di rumah, berbagi resep sederhana, hingga aktivitas ringan lainnya ia dokumentasikan dan unggah ke TikTok. Tanpa disangka, justru konten-konten sederhana tersebut mendapat sambutan yang jauh lebih besar dibanding video yang hanya mengikuti tren.
Baca Juga : 10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Salah satu momen yang paling diingat para pengikutnya adalah ucapan khas “kucek kucek hotahe” saat memasak. Kalimat spontan tersebut kemudian menjadi ciri khas yang melekat dengan sosok Nickysya dan sering ditirukan oleh para pengikutnya.
Selain itu, resep Bihun Ala Nickysya juga menjadi salah satu konten yang banyak menarik perhatian karena mudah dipraktikkan dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Nickysya, kedekatan dengan audiens menjadi salah satu alasan mengapa kontennya terus berkembang.
“Aku lebih suka membagikan kehidupan yang apa adanya. Menurutku, orang lebih senang melihat sesuatu yang nyata daripada dibuat terlalu sempurna,” katanya.
Seiring bertambahnya jumlah pengikut, berbagai peluang mulai berdatangan. Nickysya kemudian aktif sebagai kreator TikTok Affiliate, membagikan review berbagai produk kosmetik, skincare, hingga kebutuhan sehari-hari yang memang sesuai dengan karakter kontennya.
Baginya, menjadi reviewer bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan. Karena itu, ia selalu berusaha memberikan ulasan berdasarkan pengalaman pribadi agar penonton dapat memperoleh informasi yang jujur sebelum memutuskan membeli suatu produk.
Pendekatan tersebut ternyata mendapat respons positif. Banyak produk yang berhasil mencapai target penjualan melalui konten-konten review yang dibuatnya. Dari dunia affiliate, Nickysya berhasil memperoleh penghasilan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah setiap bulan.
Tidak hanya itu, sejumlah brand juga memberikan bonus dan reward bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah atas pencapaian target penjualan yang berhasil diraih.
Salah satu pencapaian yang paling berkesan adalah ketika dirinya memperoleh hadiah satu unit Honda Brio dari brand Arthaldt setelah berhasil memenuhi target penjualan dalam waktu tiga bulan.
Menurut Nickysya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi dan kepercayaan audiens memiliki peran yang jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar angka penonton.
“Kalau orang sudah percaya sama kita, mereka bukan hanya menonton, tapi juga percaya dengan rekomendasi yang kita berikan. Itu yang selalu aku jaga sampai sekarang,” ungkapnya.
Keberhasilan di dunia konten dan affiliate kemudian menjadi langkah awal bagi Nickysya untuk membangun bisnisnya sendiri. Dengan modal yang dikumpulkan selama menjadi kreator, ia menghadirkan Glenariska, sebuah brand yang bergerak di bidang beauty dan skincare.
Tak berhenti di sana, jiwa wirausahanya juga diwujudkan melalui produk kuliner rumahan berupa Sambel Makglen dan Petis Makglen, yang menjadi bagian dari pengembangan usahanya di luar dunia digital.
Meski kini telah dikenal luas, Nickysya mengaku tetap berusaha mempertahankan gaya konten yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Baginya, keaslian menjadi hal yang tidak boleh hilang meski jumlah pengikut terus bertambah.
“Jangan takut memulai hanya karena merasa belum punya kamera bagus atau belum punya banyak followers. Aku juga memulai dari video sederhana. Yang paling penting adalah berani mencoba, terus belajar, dan tetap konsisten,” tuturnya.
Perjalanan Nickysya menjadi bukti bahwa peluang besar bisa datang dari langkah yang tampak sederhana. Berawal dari video yang dibuat sekadar untuk mengisi waktu luang saat pandemi, kini ia berhasil membangun karier sebagai kreator konten, dipercaya oleh banyak brand, mengembangkan bisnis sendiri, dan menginspirasi banyak anak muda bahwa media sosial dapat menjadi ruang untuk berkarya sekaligus membuka peluang menuju masa depan yang lebih baik.
(wur)
Lihat Juga :