Mengapa Penderita Diabetes Berisiko Alami Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Dokter!
Senin, 20 Juli 2026 - 16:00 WIB
loading...
Kadar gula yang tinggi bisa menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi. Foto: Ilustrasi/Private Medical Clinic
A
A
A
JAKARTA - Diabetes tak hanya meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan reproduksi pria. Salah satu komplikasi yang kerap luput dari perhatian adalah disfungsi ereksi akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol.
Bahkan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan penanganan terhadap para penderita diabetes melitus yang telah terindikasi melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hal itu dilakukan guna menangani secara dini agar penyakit tersebut tidak semakin parah diderita oleh masyarakat.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Fajar Alam dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, seseorang yang mengidap diabetes kronis justru bisa mengalami disfungsi ereksi. Hal tersebut dikarenakan peningkatan gula darah yang cukup tinggi hingga menyebabkan gangguan saraf pada organ reproduksi.
Baca Juga : Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
“Kenapa pada penderita diabetes kronis itu lebih susah untuk ereksi atau terjadi disfungsi ereksi? Karena memang peningkatan gula darah yang kronis itu bisa menyebabkan gangguan saraf pada organ vital pria,” kata dr. Fajar, dikutip Senin (20/7/2026).
Maka dari itu, kondisi diabetes kronis khususnya pada pria perlu menjadi perhatian lebih. Salah satunya dengan melakukan pengecekkan gula darah secara berkala guna penanganan sedari dini pada penderita.
“Sehingga yang langkah terbaiknya adalah selalu menjaga gula darah itu di level yang normal dan mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencegahnya bagaimana? Cek kapan gula darah itu mulai naik, jadi ketahuan berkala ceknya. Mulai ketahuan kapan kok sudah mulai naik, oh berarti ini sudah harus segera diperiksakan atau ditangani,” jelas dia.
Baca Juga : Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
dr. Fajar menuturkan bahwa bagi penderita yang sudah terlanjur mengalami kenaikan kadar gula darah, bisa melakukan kontrol berupa memilah konsumsi makanan atau minuman agar kadar gula dalam darah tidak terus melonjak. Usahakan hasil pemeriksaan HbA1c berada di bawah level tujuh.
“Lalu bagaimana yang sudah gula darahnya naik? Targetnya adalah hasil pemeriksaan HbA1c itu sebaiknya di bawah 7 secara berkala. Jadi kalau sudah di bawah 7, artinya 3 bulan ke belakang itu gula darah dalam kondisi baik, sehingga disfungsi ereksi bisa dicegah,” pungkas dia.
Bahkan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan penanganan terhadap para penderita diabetes melitus yang telah terindikasi melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hal itu dilakukan guna menangani secara dini agar penyakit tersebut tidak semakin parah diderita oleh masyarakat.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Fajar Alam dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, seseorang yang mengidap diabetes kronis justru bisa mengalami disfungsi ereksi. Hal tersebut dikarenakan peningkatan gula darah yang cukup tinggi hingga menyebabkan gangguan saraf pada organ reproduksi.
Baca Juga : Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
“Kenapa pada penderita diabetes kronis itu lebih susah untuk ereksi atau terjadi disfungsi ereksi? Karena memang peningkatan gula darah yang kronis itu bisa menyebabkan gangguan saraf pada organ vital pria,” kata dr. Fajar, dikutip Senin (20/7/2026).
Maka dari itu, kondisi diabetes kronis khususnya pada pria perlu menjadi perhatian lebih. Salah satunya dengan melakukan pengecekkan gula darah secara berkala guna penanganan sedari dini pada penderita.
“Sehingga yang langkah terbaiknya adalah selalu menjaga gula darah itu di level yang normal dan mencegah lebih baik daripada mengobati. Mencegahnya bagaimana? Cek kapan gula darah itu mulai naik, jadi ketahuan berkala ceknya. Mulai ketahuan kapan kok sudah mulai naik, oh berarti ini sudah harus segera diperiksakan atau ditangani,” jelas dia.
Baca Juga : Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
dr. Fajar menuturkan bahwa bagi penderita yang sudah terlanjur mengalami kenaikan kadar gula darah, bisa melakukan kontrol berupa memilah konsumsi makanan atau minuman agar kadar gula dalam darah tidak terus melonjak. Usahakan hasil pemeriksaan HbA1c berada di bawah level tujuh.
“Lalu bagaimana yang sudah gula darahnya naik? Targetnya adalah hasil pemeriksaan HbA1c itu sebaiknya di bawah 7 secara berkala. Jadi kalau sudah di bawah 7, artinya 3 bulan ke belakang itu gula darah dalam kondisi baik, sehingga disfungsi ereksi bisa dicegah,” pungkas dia.
(wur)
Lihat Juga :