Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
Senin, 20 Juli 2026 - 18:35 WIB
loading...
Suasana haru mewarnai konferensi pers film Harusnya Horror. Foto/Mei Sada Sirait.
A
A
A
JAKARTA - Suasana haru mewarnai konferensi pers film Harusnya Horror. Reza Arap Oktovian selaku sutradara hadir membawa buket bunga matahari sebagai simbol untuk mengenang almarhumah Lula Lahfah yang ikut membintangi film tersebut.
Film ini menjadi salah satu karya terakhir Lula sebelum berpulang. Karena itu, Arap sengaja menyiapkan tempat khusus sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang kekasihnya tersebut.
Baca juga: Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
Menurut Arap, kehadiran buket bunga matahari di sampingnya bukan sekadar dekorasi. Melainkan simbol bahwa Lula tetap menjadi bagian dari perjalanan film tersebut.
“Menurutku sejatinya ada spot sendirilah. Ada spot sendiri di mana dia tuh selalu ada di sini,” ujar Reza Arap dalam konferensi pers film Harusnya Horror pada Senin (20/7/2026).
Baca juga: Reza Arap Ziarah ke Makam Lula Lahfah, Ungkap Rindu dan Tegaskan Masih Mencintainya
Arap mengaku percaya bahwa semangat Lula masih menyertai proses promosi hingga penayangan film tersebut. Ia bahkan berharap nantinya setiap bioskop yang menayangkan Harusnya Horror dapat menyediakan ruang khusus untuk mengenang Lula.
“Ini karya beliau juga. Dan gue berharap nanti cita-citanya juga nanti di setiap bioskop juga ada spot tersendiri juga untuk almarhumah,” katanya.
Keinginan tersebut muncul sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Lula dalam film tersebut. Meski kini telah tiada, Reza Arap ingin penonton tetap bisa merasakan bahwa Lula menjadi bagian penting dari Harusnya Horror.
Momen ketika Reza duduk di samping buket bunga matahari pun menjadi salah satu sorotan dalam konferensi pers.
Film ini menjadi salah satu karya terakhir Lula sebelum berpulang. Karena itu, Arap sengaja menyiapkan tempat khusus sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang kekasihnya tersebut.
Baca juga: Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
Menurut Arap, kehadiran buket bunga matahari di sampingnya bukan sekadar dekorasi. Melainkan simbol bahwa Lula tetap menjadi bagian dari perjalanan film tersebut.
“Menurutku sejatinya ada spot sendirilah. Ada spot sendiri di mana dia tuh selalu ada di sini,” ujar Reza Arap dalam konferensi pers film Harusnya Horror pada Senin (20/7/2026).
Baca juga: Reza Arap Ziarah ke Makam Lula Lahfah, Ungkap Rindu dan Tegaskan Masih Mencintainya
Arap mengaku percaya bahwa semangat Lula masih menyertai proses promosi hingga penayangan film tersebut. Ia bahkan berharap nantinya setiap bioskop yang menayangkan Harusnya Horror dapat menyediakan ruang khusus untuk mengenang Lula.
“Ini karya beliau juga. Dan gue berharap nanti cita-citanya juga nanti di setiap bioskop juga ada spot tersendiri juga untuk almarhumah,” katanya.
Keinginan tersebut muncul sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Lula dalam film tersebut. Meski kini telah tiada, Reza Arap ingin penonton tetap bisa merasakan bahwa Lula menjadi bagian penting dari Harusnya Horror.
Momen ketika Reza duduk di samping buket bunga matahari pun menjadi salah satu sorotan dalam konferensi pers.
(nnz)
Lihat Juga :