Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:30 WIB
loading...
Penglihatan Kabur Belum...
Salah satu gejala retinopati diabetik adalah penglihatan kabur. Foto: Mei Sada Sirait
A A A
JAKARTA - Retinopati diabetik adalah salah satu komplikasi diabetes yang sering terlambat terdeteksi karena tidak bergejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru memeriksakan diri ketika penglihatan mulai menurun.

Bahkan banyak juga yang awalnya mengira retinopati diabetik yang dialami adalah katarak. Perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, M.Epid., Ph.D., Sp.M, menjelaskan bahwa retinopati diabetik berkembang perlahan sehingga sering luput dari perhatian pasien.

“Alasan paling kuat kenapa harus skrining adalah karena di fase awal ini tanpa gejala. Jadi pasien diabetes itu secara teori setelah lima tahun sudah muncul tanda retinopati awal, yang itu tanpa gejala. Pandangan masih normal, enggak ada gejala apa-apa. Namun ini akan berprogres,” ujar Prof. Bayu dalam Forum Jurnalis Kesehatan Roche Indonesia bersama Kementerian Kesehatan, Senin (20/7/2026).

Baca Juga : Mengenal Retinopati Diabetik, Penyakti Mata Akibat Diabetes

Menurutnya, jika kondisi itu tidak terdeteksi dan kadar gula darah tidak terkontrol, kerusakan pada retina akan terus berkembang. Penurunan fungsi penglihatan akibat retinopati diabetik tidak selalu berupa penglihatan yang langsung buram.

Gejalanya bisa sangat halus sehingga pasien sering kali tidak menyadarinya. Ia juga mengibaratkan lampu yang awalnya 100 watt namun gampak seperti 80 atau 75 watt.

Tak hanya ketajaman penglihatan yang berkurang, namun warna juga bisa berubah. Misal warna merah berubah menjadi merah muda atau kuning yang tampak lebih pudar.

“Kalau sudah sampai fase itu, kualitas penglihatan sudah berkurang. Berkurangnya bermacam-macam. Bisa tajam penglihatan berkurang, atau kecerahan berkurang. Jadi kalau lihat lampu 100 watt seperti 80 atau 75 watt. Warna juga bisa berubah, misalnya merah terlihat lebih pink atau warna kuning tampak lebih pudar,” jelasnya.

Baca Juga : 7 Penyakit Komplikasi Jika Diabetes Tidak Segera Diobati, Cegah sebelum Terlambat

Perubahan itu terjadi secara bertahap sehingga banyak pasien merasa aktivitas sehari-hari masih berjalan normal. Untuk itu Prof. Bayu menjelaskan bahwa kondisi ini membuat banyak penderita baru mengetahui dirinya mengalami retinopati diabetik ketika gangguan penglihatan sudah cukup berat.

Bahkan, banyak juga yang datang ke dokter karena merasa dirinya mengalami katarak. Padahal setelah dilakukan pemeriksaan, penyebabnya bisa berbeda.

“‘Dok, saya katarak.’ Bahkan belum diperiksa dia sudah mendiagnosis sendiri. Sekarang kan zaman AI. Kalau cari di internet ‘pandangan mata kabur’ dan usia 55 tahun, yang pertama keluar biasanya katarak. Akhirnya datang dengan keyakinan itu. Begitu dicek ternyata gulanya tinggi, ternyata retinopatinya sudah berat,” ungkap Prof. Bayu.

Karena itu, Prof. Bayu menekankan pentingnya skrining mata secara rutin bagi penyandang diabetes, bahkan ketika belum merasakan keluhan apa pun.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Penderita Diabetes...
Mengapa Penderita Diabetes Berisiko Alami Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasan Dokter!
Sering Dikira Daki,...
Sering Dikira Daki, Bercak Hitam di Leher Bisa Jadi Tanda Resistensi Insulin
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Kebiasaan Duduk Lama...
Kebiasaan Duduk Lama Bisa Sebabkan Diabetes, Ini Penjelasan Dokter!
Top Innovation Choice...
Top Innovation Choice Award 2026: Pengakuan atas Komitmen mGanik dalam Inovasi Penanganan Diabetes
Poltekkes Jakarta II...
Poltekkes Jakarta II Edukasi Lansia Diabetes soal Manfaat Gigi Tiruan di Kelurahan Pancoran
mGanik Nutrition Hadirkan...
mGanik Nutrition Hadirkan Camilan Rendah Glikemik untuk Diabetes Tipe 2
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved