Athpal Paturusi Garap Film Penendang Bebas Berlatar Kisah Nyata Dunia Sepakbola Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:06 WIB
loading...
Athpal Paturusi Garap...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Menangkap momen perhelatan Piala Dunia 2026 di Kanada-AS-Meksiko, BOLALAPAN mempersembahkan Demo Version dari IP proyek film panjang terbaru berjudul “Penendang Bebas”.

Film Penendang Bebas tidak lahir dari proses singkat. Proyek drama olahraga yang ingin mengangkat dunia sepak bola virtual tersebut telah dikembangkan selama sekitar satu dekade melalui proses penulisan dan riset panjang yang dilakukan sang sutradara, Athpal Paturusi, sejak 2016.

Dalam proses pengembangannya, Athpal mengamati hubungan masyarakat Indonesia dengan sepak bola yang tidak hanya hadir melalui pertandingan di lapangan. Kecintaan terhadap olahraga tersebut juga tumbuh lewat berbagai permainan sepak bola virtual yang telah menemani lintas generasi.

Di balik perjalanan kompetitif tersebut, tersimpan pergulatan personal tentang eksistensi diri, masa lalu, serta keinginan untuk mendapatkan kembali bagian penting yang pernah hilang dari hidupnya.

Pengalaman bermain Winning Eleven, PES, FIFA, EAFC, hingga eFootball menjadi salah satu sumber pengamatan yang kemudian membentuk dunia Penendang Bebas. Fenomena tersebut mempertemukan nostalgia para pemain lama dengan perkembangan eSports yang kini telah menjadi arena kompetisi profesional.

“Cerita ini lahir dari pengamatan saya terhadap kecintaan dan hausnya masyarakat Indonesia akan rasa menang ala sepak bola, sekaligus kedekatan banyak orang dengan game sepak bola seperti Winning Eleven, PES, FIFA, EAFC, hingga eFootball. Dari situ, saya melihat ada persimpangan menarik antara nostalgia, kemajuan zaman, dan kesempatan kedua dalam hidup,” ujar Athpal Paturusi.

Hasil riset ini kemudian diterjemahkan melalui kisah seorang pria paruh baya yang mencoba membentuk dan memimpin tim sepak bola virtual dari sebuah perkebunan tebu. Mereka memiliki ambisi besar untuk mengejar trofi dalam sebuah kompetisi nasional meski berasal dari lingkungan yang jauh dari gambaran arena eSports modern.

Namun, perjalanan menuju gelar juara bukan satu-satunya konflik dalam Penendang Bebas. Sang tokoh utama juga harus berhadapan dengan masa lalunya, mempertanyakan kembali eksistensi diri, serta berusaha mendapatkan sesuatu yang pernah hilang dari kehidupannya.

“Di balik cerita olahraga dan kompetisi, film ini bicara tentang lelaki paruh baya yang mungkin sudah dianggap selesai dalam pertempuran hidup, tetapi ternyata ia masih punya peluang untuk menunjukkan siapa dirinya,” lanjut Athpal.

Selama bertahun-tahun mengembangkan cerita, Athpal juga melihat perkembangan nyata prestasi Indonesia di panggung sepak bola virtual dunia. Pencapaian ini kemudian semakin memperkuat gagasan yang sebelum yang telah ia bangun untuk Penendang Bebas.

Salah satu momentum yang menjadi perhatian Athpal adalah keberhasilan wakil Indonesia menjuarai FIFAe World Cup 2024 kategori eFootball. Prestasi itu menjadi bukti bahwa kebanggaan dan euforia kemenangan sepak bola juga dapat hadir melalui kompetisi yang berlangsung di balik layar konsol.

“Selama masa pengembangannya, cerita ini diperkuat oleh fakta dan kisah nyata. Saya menyaksikan tim yang mewakili Indonesia, berhasil menjadi juara dunia eFootball di FIFAe World Cup 2024 dengan mengalahkan Brazil. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa kemenangan sepak bola juga bisa dirasakan secara mendalam melalui layar,” kata Athpal.

Prestasi Indonesia dalam sepak bola virtual kemudian berlanjut dengan pencapaian sebagai semifinalis FIFAe World Cup 2025. Indonesia juga disebut menempati peringkat ketiga dunia FIFAe di platform konsol, memperlihatkan perkembangan kompetitif yang membuat tema Penendang Bebas semakin relevan dengan kondisi saat ini.

Meski diperkuat berbagai fakta dari dunia sepak bola virtual, Penendang Bebas bukan film yang secara langsung mengadaptasi satu kisah nyata tertentu. Pengalaman dan pencapaian nyata dalam dunia eFootball menjadi bagian dari referensi yang memperkuat latar serta semangat cerita fiksi yang telah dikembangkan sejak 2016.

Saat ini, Penendang Bebas masih berada dalam tahap pengembangan menuju pra-produksi. Sebagai langkah awal, Demo Version telah diperkenalkan untuk memberikan gambaran mengenai dunia cerita, karakter, atmosfer visual, dan potensi film tersebut sebelum memasuki proses produksi panjang.

“Bagi kami, Demo Version ini adalah undangan pertama untuk melihat dunia cerita ‘Penendang Bebas’. Kami ingin memperkenalkan gagasan, rasa, dan potensi cerita ini kepada publik, mitra kreatif, calon investor, sponsor, serta pihak-pihak yang percaya dengan keunikan karya film ini,” tutup Athpal.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Bawakan Dynamite, BTS...
Bawakan Dynamite, BTS Tampil Spektakuler di Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Baim Wong Pertama Kali...
Baim Wong Pertama Kali Garap Film Komedi, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Rekomendasi
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Berita Terkini
Tissa Biani Rayakan...
Tissa Biani Rayakan Ulang Tahun, Dul Jaelani Beri Ucapan Romantis
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Gigi yang Tidak Sehat...
Gigi yang Tidak Sehat Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Faktanya
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved