Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Kamis, 23 Juli 2026 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Padahal, Ruben Onsu disebut telah mengucurkan dana sebesar Rp3 miliar untuk furniture, yang dibayarkan bertahap sebanyak 12 kali hingga lunas. Selain itu, sistem pendingin ruangan (AC) di rumah tersebut juga menelan biaya sebesar Rp400 juta yang seluruhnya dibayar oleh Ruben.
"Furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp3 miliar. Dibayarkan sebesar 250 (juta) dengan 12 kali cicilan tapi lunas Rp3 miliar. Bahkan kalau menurut keterangan Ruben sendiri, ketika mereka sudah bercerai pun Ruben masih bantu endorse bersama-sama dengan S untuk tempat tidur," jelas Minola.
Minola menambahkan bahwa pembeberan fakta ini bukan untuk mengungkit kebaikan atau menjatuhkan nama Sarwendah.
Pihak Ruben merasa perlu meluruskan informasi agar anak-anak mereka tidak mendapatkan doktrin yang salah mengenai peran ayah mereka di masa depan akibat jejak digital yang tidak berimbang.
"Kami tidak mau itu akan menjadi jejak digital yang membuat anak-anak mendapatkan informasi yang menyesatkan dan juga ingin membuat masyarakat janganlah menggoreng-goreng sesuatu berita yang tidak benar meyakininya dan kemudian menyerang klien kami," pungkasnya.
"Furniture itu yang bayar ada uang Ruben totalnya Rp3 miliar. Dibayarkan sebesar 250 (juta) dengan 12 kali cicilan tapi lunas Rp3 miliar. Bahkan kalau menurut keterangan Ruben sendiri, ketika mereka sudah bercerai pun Ruben masih bantu endorse bersama-sama dengan S untuk tempat tidur," jelas Minola.
Minola menambahkan bahwa pembeberan fakta ini bukan untuk mengungkit kebaikan atau menjatuhkan nama Sarwendah.
Pihak Ruben merasa perlu meluruskan informasi agar anak-anak mereka tidak mendapatkan doktrin yang salah mengenai peran ayah mereka di masa depan akibat jejak digital yang tidak berimbang.
"Kami tidak mau itu akan menjadi jejak digital yang membuat anak-anak mendapatkan informasi yang menyesatkan dan juga ingin membuat masyarakat janganlah menggoreng-goreng sesuatu berita yang tidak benar meyakininya dan kemudian menyerang klien kami," pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :