Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:21 WIB
loading...
Subaida atau Mama Firda. Foto: Dok Pribadi
A
A
A
JAKARTA - Konten ulasan makanan atau food review masih menjadi salah satu kategori yang paling diminati di media sosial, khususnya TikTok. Meski terlihat sederhana, membuat konten kuliner yang mampu menarik perhatian jutaan pengguna ternyata membutuhkan strategi tersendiri. Bukan sekadar merekam proses mencicipi makanan, kreator juga dituntut mampu menghadirkan pengalaman yang membuat penonton merasa penasaran, terhibur, bahkan ingin mencoba makanan yang diulas.
Hal tersebut dibuktikan oleh Subaida, yang lebih dikenal sebagai Mama Firda. Kreator konten asal Jember, Jawa Timur, ini sukses membangun popularitas melalui akun TikTok @mamafirda01 dengan lebih dari 767,9 ribu pengikut. Selain dikenal lewat konten beauty dan lifestyle, Mama Firda juga kerap membagikan ulasan makanan yang dikemas dengan gaya sederhana, jujur, dan menghibur.
Konsistensinya di dunia digital membuahkan berbagai prestasi. Mama Firda pernah menjadi Top 1 Affiliate dengan penjualan terbanyak di Indonesia, diundang ke kantor TikTok Indonesia, memperoleh reward perjalanan ke luar negeri, hingga meraih penghargaan Best Creator dari salah satu brand kecantikan ternama di Indonesia.
Baca Juga : Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Menurut Mama Firda, membuat konten ulasan makanan yang menarik bukan berarti harus mendatangi restoran mahal atau menyajikan konsep yang rumit. Justru, yang paling penting adalah bagaimana seorang kreator mampu menyampaikan pengalaman secara jujur dan membuat penonton ikut merasakan momen tersebut.
“Orang sekarang bukan cuma ingin tahu makanannya enak atau tidak. Mereka juga ingin merasakan pengalaman saat kita mencobanya. Jadi, jangan hanya makan di depan kamera,” ujar Mama Firda.
Berikut lima tips membuat konten ulas makanan yang disukai netizen menurut Mama Firda:
1. Ceritakan Pengalaman, Bukan Sekadar Memberi Nilai
Menurut Mama Firda, banyak kreator pemula terlalu fokus memberikan penilaian seperti “enak” atau “tidak enak”. Padahal, penonton lebih tertarik pada cerita di balik pengalaman saat mencicipi makanan tersebut.
Ia menyarankan agar kreator menjelaskan mulai dari suasana tempat makan, aroma makanan ketika pertama kali disajikan, tekstur, rasa, hingga kesan setelah mencicipinya. Detail-detail kecil seperti itu membuat penonton merasa ikut berada di lokasi dan lebih menikmati alur video.
“Kalau cuma bilang enak, semua orang juga bisa. Coba ceritakan kenapa enak, bagaimana aromanya, teksturnya seperti apa, itu yang membuat penonton betah,” jelasnya.
Baca Juga : 7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
2. Tampilkan Reaksi yang Jujur dan Natural
Kejujuran menjadi nilai utama dalam setiap konten yang dibuat Mama Firda. Ia mengaku tidak pernah memaksakan ekspresi hanya demi terlihat dramatis di depan kamera.
Jika makanan yang dicicipinya memang lezat, ia akan menunjukkan reaksi yang spontan. Sebaliknya, apabila ada kekurangan, ia memilih menyampaikannya dengan bahasa yang sopan dan tetap menghargai pelaku usaha kuliner.
Menurutnya, sikap seperti itu akan membangun kepercayaan penonton dalam jangka panjang. Ketika audiens percaya, mereka akan lebih mudah menerima setiap rekomendasi yang diberikan.
“Saya selalu berusaha jujur. Followers sekarang pintar, mereka bisa membedakan mana review yang tulus dan mana yang hanya promosi,” kata Mama Firda.
3. Buat Video yang Singkat, tetapi Langsung Menarik Perhatian
Mama Firda menjelaskan bahwa beberapa detik pertama merupakan bagian paling penting dalam sebuah video TikTok. Jika pembukaan tidak menarik, besar kemungkinan penonton akan langsung menggulir ke video lain.
Karena itu, ia selalu berusaha menampilkan bagian yang paling menggugah selera di awal video. Misalnya, memperlihatkan makanan yang masih mengepul, tekstur yang lumer saat dipotong, atau ekspresi pertama ketika mencicipinya.
Dengan cara tersebut, rasa penasaran penonton akan muncul sehingga mereka terdorong menyaksikan video hingga selesai.
“Opening itu penting. Jangan terlalu lama memperkenalkan diri. Langsung tunjukkan hal yang bikin orang ingin terus menonton,” ungkapnya.
4. Gunakan Gaya Bicara yang Menjadi Ciri Khas
Di tengah banyaknya kreator kuliner, Mama Firda percaya bahwa karakter merupakan pembeda yang membuat seseorang lebih mudah diingat.
Selama ini, ia dikenal lewat gaya berbicara yang santai dan apa adanya. Ucapan khas “di galoy… galoy…” yang sering muncul dalam videonya bahkan menjadi identitas yang melekat dan kerap ditirukan para pengikutnya.
Menurutnya, kreator tidak perlu meniru gaya orang lain. Justru, menemukan karakter sendiri akan membuat konten memiliki identitas yang kuat dan lebih mudah dikenali oleh algoritma maupun penonton.
“Jangan takut jadi diri sendiri. Karakter itu yang membuat orang ingat sama kita,” ujarnya.
5. Konsisten dan Bangun Kepercayaan Penonton
Bagi Mama Firda, konten yang disukai netizen tidak lahir dari satu video viral saja. Dibutuhkan konsistensi dalam mengunggah konten dan menjaga kualitas agar penonton tetap percaya.
Ia mengaku pernah berada di masa ketika video yang diunggah hanya ditonton sedikit orang. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti berkarya. Sebaliknya, ia terus belajar memahami apa yang disukai audiens hingga akhirnya berhasil membangun komunitas pengikut yang loyal.
Strategi itulah yang kemudian mengantarkannya menjadi Top 1 Affiliate Indonesia sekaligus dipercaya oleh berbagai brand besar untuk bekerja sama.
“Kalau video hari ini sepi, jangan langsung menyerah. Terus evaluasi, terus belajar. Tidak ada kreator yang langsung sukses dalam semalam,” tutur Mama Firda.
Bagi Mama Firda, konten ulasan makanan yang baik bukan sekadar membuat penonton lapar atau tergoda membeli suatu produk. Lebih dari itu, sebuah video harus mampu memberikan informasi yang jujur, menghibur, sekaligus menciptakan kedekatan dengan audiens.
Perjalanan Mama Firda dari seorang ibu rumah tangga hingga menjadi kreator dengan ratusan ribu pengikut menunjukkan bahwa kesuksesan di media sosial tidak hanya ditentukan oleh peralatan mahal atau konsep yang rumit.
Konsistensi, kejujuran, dan keberanian menjadi diri sendiri justru menjadi fondasi utama yang mengantarkannya meraih berbagai prestasi, mulai dari Top 1 Affiliate Indonesia, memperoleh penghargaan Best Creator, hingga mendapat apresiasi langsung dari TikTok Indonesia.
Melalui lima tips tersebut, Mama Firda berharap semakin banyak kreator pemula yang berani memulai perjalanan mereka di dunia digital. Menurutnya, selama sebuah konten dibuat dengan niat memberikan pengalaman terbaik kepada penonton, peluang untuk mendapatkan perhatian netizen akan selalu terbuka.
Hal tersebut dibuktikan oleh Subaida, yang lebih dikenal sebagai Mama Firda. Kreator konten asal Jember, Jawa Timur, ini sukses membangun popularitas melalui akun TikTok @mamafirda01 dengan lebih dari 767,9 ribu pengikut. Selain dikenal lewat konten beauty dan lifestyle, Mama Firda juga kerap membagikan ulasan makanan yang dikemas dengan gaya sederhana, jujur, dan menghibur.
Konsistensinya di dunia digital membuahkan berbagai prestasi. Mama Firda pernah menjadi Top 1 Affiliate dengan penjualan terbanyak di Indonesia, diundang ke kantor TikTok Indonesia, memperoleh reward perjalanan ke luar negeri, hingga meraih penghargaan Best Creator dari salah satu brand kecantikan ternama di Indonesia.
Baca Juga : Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Menurut Mama Firda, membuat konten ulasan makanan yang menarik bukan berarti harus mendatangi restoran mahal atau menyajikan konsep yang rumit. Justru, yang paling penting adalah bagaimana seorang kreator mampu menyampaikan pengalaman secara jujur dan membuat penonton ikut merasakan momen tersebut.
“Orang sekarang bukan cuma ingin tahu makanannya enak atau tidak. Mereka juga ingin merasakan pengalaman saat kita mencobanya. Jadi, jangan hanya makan di depan kamera,” ujar Mama Firda.
Berikut lima tips membuat konten ulas makanan yang disukai netizen menurut Mama Firda:
1. Ceritakan Pengalaman, Bukan Sekadar Memberi Nilai
Menurut Mama Firda, banyak kreator pemula terlalu fokus memberikan penilaian seperti “enak” atau “tidak enak”. Padahal, penonton lebih tertarik pada cerita di balik pengalaman saat mencicipi makanan tersebut.
Ia menyarankan agar kreator menjelaskan mulai dari suasana tempat makan, aroma makanan ketika pertama kali disajikan, tekstur, rasa, hingga kesan setelah mencicipinya. Detail-detail kecil seperti itu membuat penonton merasa ikut berada di lokasi dan lebih menikmati alur video.
“Kalau cuma bilang enak, semua orang juga bisa. Coba ceritakan kenapa enak, bagaimana aromanya, teksturnya seperti apa, itu yang membuat penonton betah,” jelasnya.
Baca Juga : 7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
2. Tampilkan Reaksi yang Jujur dan Natural
Kejujuran menjadi nilai utama dalam setiap konten yang dibuat Mama Firda. Ia mengaku tidak pernah memaksakan ekspresi hanya demi terlihat dramatis di depan kamera.
Jika makanan yang dicicipinya memang lezat, ia akan menunjukkan reaksi yang spontan. Sebaliknya, apabila ada kekurangan, ia memilih menyampaikannya dengan bahasa yang sopan dan tetap menghargai pelaku usaha kuliner.
Menurutnya, sikap seperti itu akan membangun kepercayaan penonton dalam jangka panjang. Ketika audiens percaya, mereka akan lebih mudah menerima setiap rekomendasi yang diberikan.
“Saya selalu berusaha jujur. Followers sekarang pintar, mereka bisa membedakan mana review yang tulus dan mana yang hanya promosi,” kata Mama Firda.
3. Buat Video yang Singkat, tetapi Langsung Menarik Perhatian
Mama Firda menjelaskan bahwa beberapa detik pertama merupakan bagian paling penting dalam sebuah video TikTok. Jika pembukaan tidak menarik, besar kemungkinan penonton akan langsung menggulir ke video lain.
Karena itu, ia selalu berusaha menampilkan bagian yang paling menggugah selera di awal video. Misalnya, memperlihatkan makanan yang masih mengepul, tekstur yang lumer saat dipotong, atau ekspresi pertama ketika mencicipinya.
Dengan cara tersebut, rasa penasaran penonton akan muncul sehingga mereka terdorong menyaksikan video hingga selesai.
“Opening itu penting. Jangan terlalu lama memperkenalkan diri. Langsung tunjukkan hal yang bikin orang ingin terus menonton,” ungkapnya.
4. Gunakan Gaya Bicara yang Menjadi Ciri Khas
Di tengah banyaknya kreator kuliner, Mama Firda percaya bahwa karakter merupakan pembeda yang membuat seseorang lebih mudah diingat.
Selama ini, ia dikenal lewat gaya berbicara yang santai dan apa adanya. Ucapan khas “di galoy… galoy…” yang sering muncul dalam videonya bahkan menjadi identitas yang melekat dan kerap ditirukan para pengikutnya.
Menurutnya, kreator tidak perlu meniru gaya orang lain. Justru, menemukan karakter sendiri akan membuat konten memiliki identitas yang kuat dan lebih mudah dikenali oleh algoritma maupun penonton.
“Jangan takut jadi diri sendiri. Karakter itu yang membuat orang ingat sama kita,” ujarnya.
5. Konsisten dan Bangun Kepercayaan Penonton
Bagi Mama Firda, konten yang disukai netizen tidak lahir dari satu video viral saja. Dibutuhkan konsistensi dalam mengunggah konten dan menjaga kualitas agar penonton tetap percaya.
Ia mengaku pernah berada di masa ketika video yang diunggah hanya ditonton sedikit orang. Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti berkarya. Sebaliknya, ia terus belajar memahami apa yang disukai audiens hingga akhirnya berhasil membangun komunitas pengikut yang loyal.
Strategi itulah yang kemudian mengantarkannya menjadi Top 1 Affiliate Indonesia sekaligus dipercaya oleh berbagai brand besar untuk bekerja sama.
“Kalau video hari ini sepi, jangan langsung menyerah. Terus evaluasi, terus belajar. Tidak ada kreator yang langsung sukses dalam semalam,” tutur Mama Firda.
Bagi Mama Firda, konten ulasan makanan yang baik bukan sekadar membuat penonton lapar atau tergoda membeli suatu produk. Lebih dari itu, sebuah video harus mampu memberikan informasi yang jujur, menghibur, sekaligus menciptakan kedekatan dengan audiens.
Perjalanan Mama Firda dari seorang ibu rumah tangga hingga menjadi kreator dengan ratusan ribu pengikut menunjukkan bahwa kesuksesan di media sosial tidak hanya ditentukan oleh peralatan mahal atau konsep yang rumit.
Konsistensi, kejujuran, dan keberanian menjadi diri sendiri justru menjadi fondasi utama yang mengantarkannya meraih berbagai prestasi, mulai dari Top 1 Affiliate Indonesia, memperoleh penghargaan Best Creator, hingga mendapat apresiasi langsung dari TikTok Indonesia.
Melalui lima tips tersebut, Mama Firda berharap semakin banyak kreator pemula yang berani memulai perjalanan mereka di dunia digital. Menurutnya, selama sebuah konten dibuat dengan niat memberikan pengalaman terbaik kepada penonton, peluang untuk mendapatkan perhatian netizen akan selalu terbuka.
(wur)
Lihat Juga :