Hari Anak Nasional 2026: Jangan Paksa Anak Sempurna, Beri Kesempatan Bereksplorasi Sejak Dini
Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:42 WIB
loading...
Keinginan orang tua untuk memberikan masa depan terbaik bagi anak merupakan hal yang wajar.
A
A
A
JAKARTA - Keinginan orang tua untuk memberikan masa depan terbaik bagi anak merupakan hal yang wajar. Namun, harapan tersebut terkadang tanpa disadari berubah menjadi tekanan yang membuat anak merasa harus selalu menjadi yang paling unggul dalam setiap kesempatan.
Padahal, masa kanak-kanak merupakan periode penting bagi anak untuk bermain, belajar, dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai minatnya. Pada fase ini, anak juga membutuhkan kebebasan untuk mengenali kemampuan serta membangun kepercayaan diri tanpa dibebani tuntutan yang berlebihan.
Tekanan untuk selalu meraih prestasi terbaik dikhawatirkan dapat membuat anak takut gagal, cemas, bahkan kehilangan kesempatan menikmati proses belajar. Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat perkembangan karakter karena anak lebih fokus mengejar hasil daripada memahami proses.
Sebaliknya, orang tua dapat mendampingi anak dengan memberikan dukungan, apresiasi atas setiap usaha yang dilakukan, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk mencoba hal-hal baru. Cara ini membantu anak lebih berani bereksplorasi sekaligus menemukan potensi yang sesuai dengan dirinya.
Setiap anak memiliki kelebihan, minat, dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, membandingkan mereka dengan anak lain bukanlah langkah yang tepat. Peran orang tua sebaiknya diarahkan untuk membantu anak berkembang menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri, bukan memaksanya memenuhi standar yang belum tentu sesuai dengan kemampuannya.
Dengan memberikan ruang bagi anak untuk bertumbuh, bermain, dan belajar dari setiap pengalaman, orang tua tidak hanya mendukung perkembangan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mental yang tangguh, kreatif, dan percaya diri sebagai bekal menghadapi masa depan.
Sejalan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 bertema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan," Morinaga sebagai bagian dari Kalbe Nutritionals mengajak orang tua melihat kembali makna membangun masa depan anak. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertumbuh, belajar, dan berkembang sesuai keunikan yang dimilikinya, bukan menuntut mereka menjadi sempurna
Mengusung pesan "Children Aren't Meant to Be Perfect. They're Meant to Be Children," Morinaga menghadirkan Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab di The Dome, Senayan Park, Jakarta pada 25–26 Juli 2026.
Melalui pengalaman interaktif ini, setiap keluarga Indonesia diajak merayakan proses tumbuh kembang si Kecil dengan memberikan ruang untuk mengeksplorasi beragam kecerdasan, minat, dan potensi mereka sejak dini.
Gregorius Daru selaku Brand Group Manager Morinaga, mengatakan setiap tahun pihaknya selalu menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk merayakan potensi seluruh anak Indonesia. "Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional tahun ini, kami percaya setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung mereka menjadi dirinya sendiri. Anak tidak perlu menjadi sempurna, tetapi mereka membutuhkan kesempatan untuk mencoba, bereksplorasi, dan menemukan potensi terbaiknya. Melalui Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab, kami ingin menghadirkan pengalaman yang membantu orang tua melihat bahwa setiap anak memiliki cara unik untuk berkembang," kata Daru.
Lebih lanjut, dia mengatakan di tengah dunia yang terus berkembang, masa depan membutuhkan generasi yang adaptif, kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki beragam kecerdasan. Karena itu, pihaknya percaya bahwa Future Leaders lahir bukan karena mereka dituntut menjadi sempurna, melainkan karena mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya menjadi generasi multitalenta.
Untuk memfasilitasi hal tersebut, Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab dirancang menjadi sebuah perjalanan eksplorasi yang imersif dan futuristik bagi si Kecil dan orang tua. Sebuah pengalaman interaktif yang memberikan ruang bagi anak untuk bermain, bereksplorasi, mencoba hal baru, serta mengenali beragam potensi dan kecerdasannya melalui berbagai aktivitas berbasis konsep Advanced Intelligence.
Pengunjung diajak menjelajahi berbagai zona interaktif yang didesain khusus, seperti: MIPP dan Brainwave Station: Titik awal perjalanan untuk membantu orang tua mengenali kecenderungan potensi dan gaya respons Si Kecil melalui pengalaman brainwave interaktif, yang kemudian diperkaya dengan MIPP (Multiple Intelligence Play Plan) sebagai inspirasi stimulasi untuk mengembangkan beragam kecerdasan anak.
Ada juga Feeling Hub (Emotion Mirror): Area interaktif yang mengajak Si Kecil mengenali dan mengekspresikan emosi melalui permainan berbasis face recognition bersama asisten virtual Nadia, sekaligus menstimulasi kemampuan memahami diri dan berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, Creative Core: Ruang eksplorasi untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi Si Kecil. Di Prototype Chamber, anak dapat menuangkan ide dengan mendesain kreasi versinya sendiri, sementara Beat Builder mengajak mereka bereksperimen dengan ritme dan musik layaknya seorang komposer melalui lantai interaktif.
Thinking Lab: Zona penuh tantangan yang menggabungkan kemampuan berpikir, kecepatan merespons, dan aktivitas fisik. Melalui Soyalympic dan GroMax Wall, Si Kecil diajak berlari, melompat, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tantangan berbasis sensor gerak dengan cara yang seru.
Yang tak kalah seru adalah Future Mini-Me: Sebagai penutup perjalanan, Si Kecil dapat membawa pulang Future Mini-Me, figur 3D eksklusif yang merepresentasikan beragam profesi dan kemungkinan masa depan. Sebuah pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi unik.
"Kami ingin Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi orang tua untuk melihat bahwa masa depan anak dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang diberikan hari ini. Ketika orang tua memberikan ruang bagi anak untuk tetap menjadi anak-anak, bereksplorasi, dan menikmati proses belajar, mereka sesungguhnya sedang membuka lebih banyak kemungkinan bagi masa depan anak," tutur Daru.
Acara ini tidak hanya menyampaikan pesan tentang pentingnya menghargai keunikan setiap anak, juga mengajak keluarga mengalaminya secara langsung. Beragam aktivitas interaktif dirancang agar si Kecil dapat mengeksplorasi potensinya melalui pengalaman yang menyenangkan, sekaligus membantu orang tua memahami bahwa setiap anak memiliki cara belajar dan berkembang yang berbeda, serta dan bersama-sama menyiapkan generasi Future Leader menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Padahal, masa kanak-kanak merupakan periode penting bagi anak untuk bermain, belajar, dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai minatnya. Pada fase ini, anak juga membutuhkan kebebasan untuk mengenali kemampuan serta membangun kepercayaan diri tanpa dibebani tuntutan yang berlebihan.
Tekanan untuk selalu meraih prestasi terbaik dikhawatirkan dapat membuat anak takut gagal, cemas, bahkan kehilangan kesempatan menikmati proses belajar. Kondisi tersebut juga berpotensi menghambat perkembangan karakter karena anak lebih fokus mengejar hasil daripada memahami proses.
Sebaliknya, orang tua dapat mendampingi anak dengan memberikan dukungan, apresiasi atas setiap usaha yang dilakukan, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk mencoba hal-hal baru. Cara ini membantu anak lebih berani bereksplorasi sekaligus menemukan potensi yang sesuai dengan dirinya.
Setiap anak memiliki kelebihan, minat, dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, membandingkan mereka dengan anak lain bukanlah langkah yang tepat. Peran orang tua sebaiknya diarahkan untuk membantu anak berkembang menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri, bukan memaksanya memenuhi standar yang belum tentu sesuai dengan kemampuannya.
Dengan memberikan ruang bagi anak untuk bertumbuh, bermain, dan belajar dari setiap pengalaman, orang tua tidak hanya mendukung perkembangan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mental yang tangguh, kreatif, dan percaya diri sebagai bekal menghadapi masa depan.
Sejalan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 bertema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan," Morinaga sebagai bagian dari Kalbe Nutritionals mengajak orang tua melihat kembali makna membangun masa depan anak. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertumbuh, belajar, dan berkembang sesuai keunikan yang dimilikinya, bukan menuntut mereka menjadi sempurna
Mengusung pesan "Children Aren't Meant to Be Perfect. They're Meant to Be Children," Morinaga menghadirkan Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab di The Dome, Senayan Park, Jakarta pada 25–26 Juli 2026.
Melalui pengalaman interaktif ini, setiap keluarga Indonesia diajak merayakan proses tumbuh kembang si Kecil dengan memberikan ruang untuk mengeksplorasi beragam kecerdasan, minat, dan potensi mereka sejak dini.
Gregorius Daru selaku Brand Group Manager Morinaga, mengatakan setiap tahun pihaknya selalu menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk merayakan potensi seluruh anak Indonesia. "Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional tahun ini, kami percaya setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung mereka menjadi dirinya sendiri. Anak tidak perlu menjadi sempurna, tetapi mereka membutuhkan kesempatan untuk mencoba, bereksplorasi, dan menemukan potensi terbaiknya. Melalui Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab, kami ingin menghadirkan pengalaman yang membantu orang tua melihat bahwa setiap anak memiliki cara unik untuk berkembang," kata Daru.
Lebih lanjut, dia mengatakan di tengah dunia yang terus berkembang, masa depan membutuhkan generasi yang adaptif, kreatif, mampu berkolaborasi, serta memiliki beragam kecerdasan. Karena itu, pihaknya percaya bahwa Future Leaders lahir bukan karena mereka dituntut menjadi sempurna, melainkan karena mereka diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya menjadi generasi multitalenta.
Untuk memfasilitasi hal tersebut, Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab dirancang menjadi sebuah perjalanan eksplorasi yang imersif dan futuristik bagi si Kecil dan orang tua. Sebuah pengalaman interaktif yang memberikan ruang bagi anak untuk bermain, bereksplorasi, mencoba hal baru, serta mengenali beragam potensi dan kecerdasannya melalui berbagai aktivitas berbasis konsep Advanced Intelligence.
Pengunjung diajak menjelajahi berbagai zona interaktif yang didesain khusus, seperti: MIPP dan Brainwave Station: Titik awal perjalanan untuk membantu orang tua mengenali kecenderungan potensi dan gaya respons Si Kecil melalui pengalaman brainwave interaktif, yang kemudian diperkaya dengan MIPP (Multiple Intelligence Play Plan) sebagai inspirasi stimulasi untuk mengembangkan beragam kecerdasan anak.
Ada juga Feeling Hub (Emotion Mirror): Area interaktif yang mengajak Si Kecil mengenali dan mengekspresikan emosi melalui permainan berbasis face recognition bersama asisten virtual Nadia, sekaligus menstimulasi kemampuan memahami diri dan berinteraksi dengan orang lain.
Selain itu, Creative Core: Ruang eksplorasi untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi Si Kecil. Di Prototype Chamber, anak dapat menuangkan ide dengan mendesain kreasi versinya sendiri, sementara Beat Builder mengajak mereka bereksperimen dengan ritme dan musik layaknya seorang komposer melalui lantai interaktif.
Thinking Lab: Zona penuh tantangan yang menggabungkan kemampuan berpikir, kecepatan merespons, dan aktivitas fisik. Melalui Soyalympic dan GroMax Wall, Si Kecil diajak berlari, melompat, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tantangan berbasis sensor gerak dengan cara yang seru.
Yang tak kalah seru adalah Future Mini-Me: Sebagai penutup perjalanan, Si Kecil dapat membawa pulang Future Mini-Me, figur 3D eksklusif yang merepresentasikan beragam profesi dan kemungkinan masa depan. Sebuah pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi unik.
"Kami ingin Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi orang tua untuk melihat bahwa masa depan anak dibangun dari pilihan-pilihan kecil yang diberikan hari ini. Ketika orang tua memberikan ruang bagi anak untuk tetap menjadi anak-anak, bereksplorasi, dan menikmati proses belajar, mereka sesungguhnya sedang membuka lebih banyak kemungkinan bagi masa depan anak," tutur Daru.
Acara ini tidak hanya menyampaikan pesan tentang pentingnya menghargai keunikan setiap anak, juga mengajak keluarga mengalaminya secara langsung. Beragam aktivitas interaktif dirancang agar si Kecil dapat mengeksplorasi potensinya melalui pengalaman yang menyenangkan, sekaligus membantu orang tua memahami bahwa setiap anak memiliki cara belajar dan berkembang yang berbeda, serta dan bersama-sama menyiapkan generasi Future Leader menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
(dra)
Lihat Juga :