Mau Berkarier dalam Sektor Nonprofit? Ini Hal-hal yang Perlu Kamu Tahu
Rabu, 23 September 2020 - 20:00 WIB
loading...
Bekerja di bidang nonprofit atau LSM butuh ketekunan, semangat, dan konsistensi yang tinggi. Foto/khushii.org
A
A
A
JAKARTA - Punya karier dalam bidang nonprofit sering bikin orang bertanya-tanya, "Emang apa, sih, yang dikerjakan? Apakah harus bekerja di lapangan, area kumuh, ketuk pintu rumah ke rumah atau bahkan pergi ke zona perang?"
Nah, menurut Dhia Fairuz selaku Senior Associate McKinsey.org, yayasan yang menjadi inkubator untuk solusi baru bagi masalah sosial, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami kalau mau terjun dalam bidang ini.
Pertama, kamu mesti cari tahu dulu tentang organisasi nonprofit/NGO.LSM yang bergerak dalam bidang yang kamu minati. (Baca Juga: 5 Situs Web untuk Mencari Kerja, Bisa untuk Pelajar dan Cari Magang )
Ada beberapa bidang yang bisa dicari, di antaranya yang bergerak untuk kemajuan seni, budaya, humaniora, perdamaian, agama, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup.
![Mau Berkarier dalam Sektor Nonprofit? Ini Hal-hal yang Perlu Kamu Tahu]()
Foto:Marten van Dijl/Greenpeace
Bidang sosial seperti kemiskinan, kesehatan, dan kebutuhan dasar umumnya sering menjadi sorotan publik dan dunia. begitu juga bidang pendidikan.
Kalau udahtahu bidang yang mau digeluti, kemudian pikirkan jenis posisi dan area kerja yangmau kamu ambil.Hal ini bergantung pada minat dan kepribadian.
Misalnya apakah menjadi tenaga ahli yang membuat kebijakan strategis, bidang operasional, atau bidang administratif. (Baca Juga: 5 Tips Cari Kerja pada Masa Pandemi )
Yang perlu diingat, berkarier dalam sektor nonprofit gak cuma mengandalkan jiwa sosial yang tinggi, tapi juga harus punya karakter dan kemampuan untuk menjalankannya.
![Mau Berkarier dalam Sektor Nonprofit? Ini Hal-hal yang Perlu Kamu Tahu]()
Foto:Luis Alvarez/DigitalVision/Getty Images
Hal yang dibutuhkan antara lain punya keberanian dan visi misi yang kuat untuk mengatasi masalah rumit.
Lalu, kamu juga harus punya banyak keahlian dan bisa membaca peluang dan memberi solusi terhadap masalah dengan berbagai sudut pandang. (Baca Juga: Sukses Berkarier pada Usia Muda, Apa Modalnya? )
Nah, untuk mempersiapkan diri masuk ke bidang nonprofit, kamu mesti paham isu sosial di sekitar kamu. Gak cuma tahu, kamu juga mesti melibatkan diri sebagai bagian dari solusi. Intinya, kamu juga mesti melakukan aksi nyata.
Selain itu, pelajari hal lain di luar zona nyaman serta belajar mengolah data. Yang utama adalah mengembangkan kemampuan dan sikap kepemimpinan.
Rohmatul Hikmah
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @rohmatulhikmah
Nah, menurut Dhia Fairuz selaku Senior Associate McKinsey.org, yayasan yang menjadi inkubator untuk solusi baru bagi masalah sosial, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami kalau mau terjun dalam bidang ini.
Pertama, kamu mesti cari tahu dulu tentang organisasi nonprofit/NGO.LSM yang bergerak dalam bidang yang kamu minati. (Baca Juga: 5 Situs Web untuk Mencari Kerja, Bisa untuk Pelajar dan Cari Magang )
Ada beberapa bidang yang bisa dicari, di antaranya yang bergerak untuk kemajuan seni, budaya, humaniora, perdamaian, agama, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup.

Foto:Marten van Dijl/Greenpeace
Bidang sosial seperti kemiskinan, kesehatan, dan kebutuhan dasar umumnya sering menjadi sorotan publik dan dunia. begitu juga bidang pendidikan.
Kalau udahtahu bidang yang mau digeluti, kemudian pikirkan jenis posisi dan area kerja yangmau kamu ambil.Hal ini bergantung pada minat dan kepribadian.
Misalnya apakah menjadi tenaga ahli yang membuat kebijakan strategis, bidang operasional, atau bidang administratif. (Baca Juga: 5 Tips Cari Kerja pada Masa Pandemi )
Yang perlu diingat, berkarier dalam sektor nonprofit gak cuma mengandalkan jiwa sosial yang tinggi, tapi juga harus punya karakter dan kemampuan untuk menjalankannya.

Foto:Luis Alvarez/DigitalVision/Getty Images
Hal yang dibutuhkan antara lain punya keberanian dan visi misi yang kuat untuk mengatasi masalah rumit.
Lalu, kamu juga harus punya banyak keahlian dan bisa membaca peluang dan memberi solusi terhadap masalah dengan berbagai sudut pandang. (Baca Juga: Sukses Berkarier pada Usia Muda, Apa Modalnya? )
Nah, untuk mempersiapkan diri masuk ke bidang nonprofit, kamu mesti paham isu sosial di sekitar kamu. Gak cuma tahu, kamu juga mesti melibatkan diri sebagai bagian dari solusi. Intinya, kamu juga mesti melakukan aksi nyata.
Selain itu, pelajari hal lain di luar zona nyaman serta belajar mengolah data. Yang utama adalah mengembangkan kemampuan dan sikap kepemimpinan.
Rohmatul Hikmah
Kontributor GenSINDO
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Instagram: @rohmatulhikmah
(it)
Lihat Juga :