Teddy Snada Angkat Kisah Uwais al Qarni di Lagu Barunya
Senin, 28 September 2020 - 18:03 WIB
loading...
Di tengah pandemi virus corona, penyanyi Teddy Snada terus memberikan sentuhan lagu yang tak hanya sekadar menghibur. hal itutergambar dari single terbarunya, Uwais al Qarni. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi virus corona, penyanyi Teddy Snada terus memberikan sentuhan lagu yang tak hanya sekadar menghibur, juga bisa memperkuat keimanan dan mendekatkan diri pada orang-orang tercinta. Hal itu tergambar dari single terbarunya, “Uwais al Qarni”.
“Uwais al Qarni” merupakan lagu yang menceritakan tentang tabi’in atau pemuda di zaman Nabi SAW. yang miskin dan memiliki penyakit sopak atau terdapat belang-belang pada tubuhnya Meskipun hidupnya serba kekurangan, dia merupakan pemuda soleh yang berbakti pada ibunya. (Baca juga: Covid-19 Tak Kunjung Pergi, Atlet dan Musikus Tetap Semangat )
Orang tua yang melahirkannya itu merupakan wanita tua yang lumpuh. Di lagu ini, Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan ibunya Salah satu permintaan ibunya adalah pergi haji. Namun, karena mereka berasal dari keluarga miskin dan tak memiliki kendaraan, dengan berbekal lembu yang dia beli dan dirawat, dan menggendong lembu tersebut naik turun bukit berhari-hari. Hal ini dilakukan untuk melatih dirinya agar dapat menemani Ibunya pergi haji.
Uwais pun memutuskan untuk membopong Ibunya dari Yaman menuju Mekkah untuk beribadah haji. Ibunya bercucuran air mata terharu melihat Baitullah dan kesolehan anaknya. Di Mekkah penyakit Uwais disembuhkan, belang-belangnya hilang dan hanya tersisa dibagian telapak tangan, sebagai tanda yang diminta Nabi Muhammad SAW pada Allah SWT agar sahabat Nabi mengenali Uwais.
Teddy menceritakan awal mula terciptanya lagu Uwais ini merupakan permintaan eksekutif produser Konten Jempolan Indonesia, Donald Akbar. Cerita yang menggugah itu membuatnya tertantang untuk menggarapnya.
“Uwais al Qarni” merupakan lagu yang menceritakan tentang tabi’in atau pemuda di zaman Nabi SAW. yang miskin dan memiliki penyakit sopak atau terdapat belang-belang pada tubuhnya Meskipun hidupnya serba kekurangan, dia merupakan pemuda soleh yang berbakti pada ibunya. (Baca juga: Covid-19 Tak Kunjung Pergi, Atlet dan Musikus Tetap Semangat )
Orang tua yang melahirkannya itu merupakan wanita tua yang lumpuh. Di lagu ini, Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan ibunya Salah satu permintaan ibunya adalah pergi haji. Namun, karena mereka berasal dari keluarga miskin dan tak memiliki kendaraan, dengan berbekal lembu yang dia beli dan dirawat, dan menggendong lembu tersebut naik turun bukit berhari-hari. Hal ini dilakukan untuk melatih dirinya agar dapat menemani Ibunya pergi haji.
Uwais pun memutuskan untuk membopong Ibunya dari Yaman menuju Mekkah untuk beribadah haji. Ibunya bercucuran air mata terharu melihat Baitullah dan kesolehan anaknya. Di Mekkah penyakit Uwais disembuhkan, belang-belangnya hilang dan hanya tersisa dibagian telapak tangan, sebagai tanda yang diminta Nabi Muhammad SAW pada Allah SWT agar sahabat Nabi mengenali Uwais.
Teddy menceritakan awal mula terciptanya lagu Uwais ini merupakan permintaan eksekutif produser Konten Jempolan Indonesia, Donald Akbar. Cerita yang menggugah itu membuatnya tertantang untuk menggarapnya.
Lihat Juga :