Selama Masa PJJ Kondisi Psikis Siswa Perlu Diperhatikan
Senin, 28 September 2020 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
Terdapat dua prinsip yang ingin diinformasikan dalam Surat Edaran tersebut. Pertama, para tenaga pengajar harus menjunjung keselamatan dan kesejahteraan siswa. Di mana penyesuaian bentuk pengajaran atau penyampaian kurikulum secara jarak jauh tidak menciptakan lebih banyak stres dan kecemasan bagi siswa sendiri dan keluarganya.
Sedangkan yang kedua adalah untuk tetap realistis. Artinya tenaga pengajar atau guru memiliki ekspektasi realistis mengenai apa yang dapat dicapai dan menggunakan penilaian profesional dari rencana pembelajaran yang dijalankan.
Dalam kegiatan yang sama, Iwan menekankan bahwa pemberlakuan kurikulum dalam kondisi khusus ini diciptakan untuk memberikan relaksasi ke para guru dan orang tua. Pasalnya, perubahan secara tiba-tiba tentu memberikan rasa tidak nyaman, sehingga diharapkan dengan adanya kurikulum dalam kondisi khusus ini bisa meminimalisir dampak buruk belajar mengajar secara jarak jauh.
"Para satuan guru sebaiknya melakukan penilaian diagnostik, untuk mengetahui kondisi psikis siswa. Sebab dalam kondisi ini guru tidak mengetahui bagaimana kondisi lingkungan belajar siswa-siswanya. Kemudian tetap melakukan penilaian kompetensi, atau mengukur capaian dan kemampuan siswa seperti biasa yang dilakukan," terang Iwan.
IGI DKI Jakarta berperan sebagai tenaga yang membantu pemerintah meningkatkan profesionalisme, menghimpun ide dan masalah para guru, masukan pemerintah, dan juga problem solving sekaligus layanan pemberian pelatihan bagi para guru.
Sedangkan yang kedua adalah untuk tetap realistis. Artinya tenaga pengajar atau guru memiliki ekspektasi realistis mengenai apa yang dapat dicapai dan menggunakan penilaian profesional dari rencana pembelajaran yang dijalankan.
Dalam kegiatan yang sama, Iwan menekankan bahwa pemberlakuan kurikulum dalam kondisi khusus ini diciptakan untuk memberikan relaksasi ke para guru dan orang tua. Pasalnya, perubahan secara tiba-tiba tentu memberikan rasa tidak nyaman, sehingga diharapkan dengan adanya kurikulum dalam kondisi khusus ini bisa meminimalisir dampak buruk belajar mengajar secara jarak jauh.
"Para satuan guru sebaiknya melakukan penilaian diagnostik, untuk mengetahui kondisi psikis siswa. Sebab dalam kondisi ini guru tidak mengetahui bagaimana kondisi lingkungan belajar siswa-siswanya. Kemudian tetap melakukan penilaian kompetensi, atau mengukur capaian dan kemampuan siswa seperti biasa yang dilakukan," terang Iwan.
IGI DKI Jakarta berperan sebagai tenaga yang membantu pemerintah meningkatkan profesionalisme, menghimpun ide dan masalah para guru, masukan pemerintah, dan juga problem solving sekaligus layanan pemberian pelatihan bagi para guru.
Lihat Juga :