Dua Gejala Virus Corona Mematikan Ditemukan di Hidung
Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:39 WIB
loading...
Ada dua gejala COVID-19 yang ditemukan dalam hidung seseorang tentang potensi infeksi virus corona baru. Hal ini berdasarkan WHO. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Gejala ringan COVID-19 meliputi sakit dan nyeri, batuk, diare, demam, sakit kepala, pilek, sesak napas, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Ketika virus telah berkembang di dalam tubuh, gejala yang lebih parah bisa terjadi, seperti sesak napas yang signifikan, gagal ginjal, gagal hati, pneumonia dan rawat inap.
Ada dua gejala COVID-19 yang ditemukan dalam hidung seseorang tentang potensi infeksi virus corona baru. Hidung meler, nyeri wajah, postnasal drip, dan mata gatal adalah gejala umum alergi atau flu biasa. Namun, itu bukan gejala khas COVID-19.
“Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, atau sakit tenggorokan," kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dr Kristine Arthur, seorang internis di MemorialCare Medical Group mengungkapkan, dalam sebuah laporan dari China yang melibatkan lebih dari 1.000 pasien, hidung tersumbat hanya terlihat pada satu dari setiap 20 pasien. (Baca juga: 20 Tahun Berkarya di Industri Teknologi, Biznet Kini Kembangkan Industri Kesehatan )
Namun, Katrina Herren, kepala petugas klinis di Doctorlink menyebutkan, bahwa hidung meler adalah gejala yang dilaporkan pada pasien COVID-19. Pilek terjadi pada sekitar 5% orang dengan COVID-19.
"Tidak ada cara yang benar untuk membedakan tanpa tes laboratorium untuk mencari virus yang menyebabkan COVID-19 dan flu biasa," jelas Herren dilansir Express.
"Namun, jika Anda tidak mengalami demam atau batuk terus menerus, kemungkinan besar itu adalah flu biasa daripada COVID-19," sambungnya.
Ada dua gejala COVID-19 yang ditemukan dalam hidung seseorang tentang potensi infeksi virus corona baru. Hidung meler, nyeri wajah, postnasal drip, dan mata gatal adalah gejala umum alergi atau flu biasa. Namun, itu bukan gejala khas COVID-19.
“Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, atau sakit tenggorokan," kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dr Kristine Arthur, seorang internis di MemorialCare Medical Group mengungkapkan, dalam sebuah laporan dari China yang melibatkan lebih dari 1.000 pasien, hidung tersumbat hanya terlihat pada satu dari setiap 20 pasien. (Baca juga: 20 Tahun Berkarya di Industri Teknologi, Biznet Kini Kembangkan Industri Kesehatan )
Namun, Katrina Herren, kepala petugas klinis di Doctorlink menyebutkan, bahwa hidung meler adalah gejala yang dilaporkan pada pasien COVID-19. Pilek terjadi pada sekitar 5% orang dengan COVID-19.
"Tidak ada cara yang benar untuk membedakan tanpa tes laboratorium untuk mencari virus yang menyebabkan COVID-19 dan flu biasa," jelas Herren dilansir Express.
"Namun, jika Anda tidak mengalami demam atau batuk terus menerus, kemungkinan besar itu adalah flu biasa daripada COVID-19," sambungnya.