Ponsel Gaming Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro, Layak Beli di 2020?
Rabu, 15 April 2020 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Yang membedakan adalah fitur Widevine L1 hanya tersedia untuk Black Shark 2 Pro. Sedangkan Black Shark tidak mendapatkannya. Widevine L1 adalah sistem agar streaming video tidak dapat disalin secara ilegal. Khusus L1, artinya ponsel bisa mengakses video streaming resolusi resolusi 720p (HD) ke atas. Nah, berikut adalah perbedaan unboxing Black Shark 2 dan Black Shark 2 Pro.

Dari segi dus, ada beda signifikan antara Black Shark 2 (kiri) dan Black Shark 2 Pro.

Tulisan "Welcome to Rebellion" menegaskan bagaimana konsumen kini sudah bergabung dalam komunitas Black Shark, yakni para penggemar gim di ponsel.

Berikutnya, ada kitab-kitab (buku panduan) dan jelly case. Ini penting, agar ponsel tetap terlindungi.

Selain jelly case dan charger, Black Shark 2 Pro mendapatkan gamepad (left version) dan converter jack 3.5 mm. Sayangnya, memang tidak diberikan earphone. Karena gamer biasanya memiliki preferensi berbeda soal earphone favorit mereka.

Cover belakang warna Frozen Silver Black Shark 2 Pro bisa jadi tidak untuk semua orang. Desainnya futuristik, mirip seperti mecha (robot Jepang). Tapi, ini juga fungsional karena membantu prose pendinginan. Gensindo sendiri sangat suka karena terlihat futuristik dan berbeda dengan ponsel yang ada di pasaran saat ini.

Untuk Black Shark 2, warnanya shadow black.Menurut Gensindo terlihat elegan dan mahal. Desain cover belakang yang tidak rata terasa unik saat dipegang. Tapi, justru disitulah keasyikkannya. Ini ponsel gaming yang tidak pasaran.

Kamera ganda mungkin tidak lagi ngetren mengingat saat ini 4 kamera sudah biasa. Tapi, kamera 48 MP dan 12 MP masih bisa mengambil gambar yang proper. Dan pembeli Black Shark 2 sudah paham bahwa kamera bukan fokus utama mereka.

Serupa tapi tak sama. Black Shark2 memiliki logo "S" yang besar dan bisa menyala. Sementara Black Shark 2 Pro dibenamkan logo S kecil, tapi memiliki dua lampu di atas dan dibawah.

Dari segi dus, ada beda signifikan antara Black Shark 2 (kiri) dan Black Shark 2 Pro.

Tulisan "Welcome to Rebellion" menegaskan bagaimana konsumen kini sudah bergabung dalam komunitas Black Shark, yakni para penggemar gim di ponsel.

Berikutnya, ada kitab-kitab (buku panduan) dan jelly case. Ini penting, agar ponsel tetap terlindungi.

Selain jelly case dan charger, Black Shark 2 Pro mendapatkan gamepad (left version) dan converter jack 3.5 mm. Sayangnya, memang tidak diberikan earphone. Karena gamer biasanya memiliki preferensi berbeda soal earphone favorit mereka.

Cover belakang warna Frozen Silver Black Shark 2 Pro bisa jadi tidak untuk semua orang. Desainnya futuristik, mirip seperti mecha (robot Jepang). Tapi, ini juga fungsional karena membantu prose pendinginan. Gensindo sendiri sangat suka karena terlihat futuristik dan berbeda dengan ponsel yang ada di pasaran saat ini.

Untuk Black Shark 2, warnanya shadow black.Menurut Gensindo terlihat elegan dan mahal. Desain cover belakang yang tidak rata terasa unik saat dipegang. Tapi, justru disitulah keasyikkannya. Ini ponsel gaming yang tidak pasaran.

Kamera ganda mungkin tidak lagi ngetren mengingat saat ini 4 kamera sudah biasa. Tapi, kamera 48 MP dan 12 MP masih bisa mengambil gambar yang proper. Dan pembeli Black Shark 2 sudah paham bahwa kamera bukan fokus utama mereka.

Serupa tapi tak sama. Black Shark2 memiliki logo "S" yang besar dan bisa menyala. Sementara Black Shark 2 Pro dibenamkan logo S kecil, tapi memiliki dua lampu di atas dan dibawah.
Lihat Juga :