Hindari Bahaya Hepatitis A dengan Menjaga Kebersihan dan Vaksinasi
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, infeksi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Makanan yang terkontaminasi dengan virus hepatitis A dapat terjadi kapan saja, mulai dari tahap pembuatan sampai setelah makanan dimasak. Kontaminasi makanan dan minuman ini seringkali dijumpai sehari-hari.
Deliana berpendapat, tidak semua orang yang terinfeksi hepatitis A akan mempunyai gejala-gejalanya. Gejala-gejala hepatitis A pada umumnya dijumpai ketika virus tersebut menginfeksi orang dewasa daripada anak-anak. Ada beberapa gejala umumnya dialami di antaranya demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah dan nyeri sendi.
Gejala lain adalah sakit perut yang parah dan diare serta aundice (kulit atau mata kuning, urin gelap). "Gejala-gejala ini biasanya muncul 2 hingga 7 minggu setelah terpapar virus. Biasanya berlangsung kurang dari 2 bulan, meskipun beberapa orang bisa sampai selama 6 bulan," tutur Deliana.
Lebih lanjut, dia mengatakan, tidak ada obat yang dapat menghilangkan virus hepatitis A. Biasanya dokter akan mengobati mereka yang terinfeksi hepatitis A hingga gejalanya hilang, dan melakukan tes kembali untuk memastikan tubuh pulih seperti sediakala.
Akan tetapi, ada dua cara pencegahan agar terhindar dari hepatitis A. Pertama, menjaga kebersihan berupa cuci tangan dengan sabun dan air. Cuci tangan perlu dilakukan setelah menggunakan kamar kecil, mengganti popok, sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
Deliana berpendapat, tidak semua orang yang terinfeksi hepatitis A akan mempunyai gejala-gejalanya. Gejala-gejala hepatitis A pada umumnya dijumpai ketika virus tersebut menginfeksi orang dewasa daripada anak-anak. Ada beberapa gejala umumnya dialami di antaranya demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah dan nyeri sendi.
Gejala lain adalah sakit perut yang parah dan diare serta aundice (kulit atau mata kuning, urin gelap). "Gejala-gejala ini biasanya muncul 2 hingga 7 minggu setelah terpapar virus. Biasanya berlangsung kurang dari 2 bulan, meskipun beberapa orang bisa sampai selama 6 bulan," tutur Deliana.
Lebih lanjut, dia mengatakan, tidak ada obat yang dapat menghilangkan virus hepatitis A. Biasanya dokter akan mengobati mereka yang terinfeksi hepatitis A hingga gejalanya hilang, dan melakukan tes kembali untuk memastikan tubuh pulih seperti sediakala.
Akan tetapi, ada dua cara pencegahan agar terhindar dari hepatitis A. Pertama, menjaga kebersihan berupa cuci tangan dengan sabun dan air. Cuci tangan perlu dilakukan setelah menggunakan kamar kecil, mengganti popok, sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan.
Lihat Juga :