Jangan Tunda Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19

Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:45 WIB
loading...
Jangan Tunda Imunisasi...
Menurut UNICEF, sejak Maret 2020, terjadi penurunan angka imunisasi anak di seluruh Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Orang tua wajar khawatir untuk mengikuti program imunisasi anak dasar dari pemerintah ketika pandemi Covid-19 belum usai. Karena virus ini sangat mudah menular dan anak-anak pun masuk kategori rentan terjangkit virus ini. Jumlah kasus positif pun kian hari kian meningkat, tetapi adanya pandemi seharusnya tidak membuat orang tua memutuskan menunda imunisasi anak.



Menurut UNICEF, sejak Maret 2020, terjadi penurunan angka imunisasi anak di seluruh Indonesia. Pada Mei 2020, misalnya, vaksinasi difteri, pertusis, dan tetanus (DPT3) serta campak dan rubella (MR1) turun 35 persen ketimbang periode yang sama pada tahun sebelumnya. Para orang tua tak mau mengambil risiko tertular Covid dalam proses imunisasi anak di puskesmas ataupun rumah sakit dan klinik. (Baca: Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Tiga Hal Ini!)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa program imunisasi dasar anak sangat penting untuk kesehatan anak. Pemberian vaksin akan menjaga anak dari risiko terkena penyakit menular pada masa mendatang.

IDAI juga menemukan angka imunisasi terus turun selama pandemi Covid. Selain orang tua yang tidak membawa anaknya imunisasi, penyebab penurunan itu adalah terhentinya sejumlah layanan posyandu dan puskesmas beberapa daerah akibat wabah.

IDAI meminta orang tua tidak menunda imunisasi anak demi kemaslahatan bersama. Ketika menunda imunisasi, risiko terjadinya wabah suatu penyakit menular bertambah. Makin banyak orang menunda imunisasi, makin besarlah risiko tersebut. Sebab, imunisasi pada dasarnya bertujuan mencegah kemunculan wabah. (Baca juga: Wawancara Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dilaukan Daring)

Sementara itu, Kementerian Kesehatan dan IDAI telah menyusun jadwal imunisasi anak sesuai dengan usianya. Pemberian imunisasi tepat jadwal penting untuk memastikan efektivitas vaksin tersebut.

Pandemi Covid-19 bisa memicu pandemi penyakit lain akibat turunnya angka imunisasi anak. Bila terjadi dua pandemi atau lebih dalam waktu bersamaan, tak terbayangkan dampak yang terasa oleh masyarakat.

IDAI menyarankan, jika memang harus menunda imunisasi anak, jangan sampai melewati jadwal rekomendasi. Ada pilihan imunisasi kejar atau catch-up immunization, yakni imunisasi untuk mengejar atau melengkapi imunisasi yang tertunda. (Lihat videonya: Diduga Depresi Sekolah Daring, Pelajar Nekat Bunuh Diri)

Contohnya anak telat atau belum menerima vaksin campak ketika umurnya 9-12 bulan. Orang tua bisa mengikutkan sang anak imunisasi campak kemudian hari, Ikuti panduan IDAI untuk mendapatkan rekomendasi imunisasi kejar yang sesuai. (Iman Firmansyah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Tegaskan Vaksin...
Kemenkes Tegaskan Vaksin MR Aman, Stok Jutaan Dosis Disiapkan Hadapi Lonjakan Campak
Dear Orang Tua, Ini...
Dear Orang Tua, Ini 4 Cara Mencegah Penularan Campak pada Anak
IDAI Kirim Surat Terbuka...
IDAI Kirim Surat Terbuka ke BGN Buntut Keracunan Massal MBG, Begini Isinya
Delegasi Muda dari Seluruh...
Delegasi Muda dari Seluruh Dunia Sukses Bahas Isu Global di Asia World MUN IX
Viral! Ibu Ini Gak Pernah...
Viral! Ibu Ini Gak Pernah Beri Imunisasi Anak, Netizen Marah: Orang Tua Zalim
IDAI Tegaskan Penyebab...
IDAI Tegaskan Penyebab Diabetes pada Anak karena Gaya Hidup Tidak Sehat, Bukan Susu UHT
Kemitraan UNICEF dan...
Kemitraan UNICEF dan DBS Foundation Perkuat Pendidikan dan Gizi Anak di NTT
Komdigi Dorong Generasi...
Komdigi Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital
Cinta Laura Kiehl Ditunjuk...
Cinta Laura Kiehl Ditunjuk Jadi Duta Nasional Terbaru UNICEF Indonesia
Rekomendasi
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Berita Terkini
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Sambangi Yogyakarta, Cari Perempuan Berbakat dengan Kepedulian Sosial Tinggi
Infografis
10 Anak Terkaya di Dunia,...
10 Anak Terkaya di Dunia, Nomor 5 Putri Pangeran William
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved