Berenang di Air Dingin Dapat Bantu Tunda Demensia
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 07:27 WIB
loading...
Meski penelitian ini masih dalam tahap awal, namun diharapkan dapat membantu pengobatan demensia di masa mendatang. / Foto: Ilustrasi/TVNZ
A
A
A
CAMBRIDGE - Berenang di air dingin dapat membantu menunda penyakit neuro-degeneratif seperti demensia . Para akademisi di Universitas Cambridge menemukan bahwa banyak perenang air dingin yang mereka pantau di Parliament Hill Lido di London antara 2016 dan 2018 telah meningkatkan kadar protein kejutan dingin (RBM3), yang menurut studi 2015 pada tikus menawarkan perlindungan terhadap timbulnya demensia.
(Baca juga: Essential Oil Makin Diminati, Memang Apa Manfaatnya? )
Meski penelitian ini masih dalam tahap awal, namun diharapkan dapat membantu pengobatan demensia di masa mendatang. Peneliti utama, Giovanna Mallucci mengatakan kepada program Radio 4 Today BBC bahwa tantangan berikutnya adalah membuktikan secara meyakinkan bahwa protein menunda demensia dan kemudian menemukan obat yang merangsang produksinya.
Berbicara tentang temuan terbaru, Prof Mallucci, yang merupakan direktur Pusat Institut Penelitian Demensia Inggris di Universitas Cambridge, mengatakan bahwa timnya membandingkan perenang air dingin dengan orang yang melakukan Tai Chi yang tidak kedinginan.
"Kami membandingkan Anda dengan sekelompok orang yang melakukan Tai Chi yang tidak kedinginan dan tidak ada dari mereka yang mengalami peningkatan kadar protein ini tetapi banyak dari Anda yang melakukannya," kata Prof Mallucci kepada para perenang seperti dilansir Independent, Kamis (22/10).
(Baca juga: Essential Oil Makin Diminati, Memang Apa Manfaatnya? )
Meski penelitian ini masih dalam tahap awal, namun diharapkan dapat membantu pengobatan demensia di masa mendatang. Peneliti utama, Giovanna Mallucci mengatakan kepada program Radio 4 Today BBC bahwa tantangan berikutnya adalah membuktikan secara meyakinkan bahwa protein menunda demensia dan kemudian menemukan obat yang merangsang produksinya.
Berbicara tentang temuan terbaru, Prof Mallucci, yang merupakan direktur Pusat Institut Penelitian Demensia Inggris di Universitas Cambridge, mengatakan bahwa timnya membandingkan perenang air dingin dengan orang yang melakukan Tai Chi yang tidak kedinginan.
"Kami membandingkan Anda dengan sekelompok orang yang melakukan Tai Chi yang tidak kedinginan dan tidak ada dari mereka yang mengalami peningkatan kadar protein ini tetapi banyak dari Anda yang melakukannya," kata Prof Mallucci kepada para perenang seperti dilansir Independent, Kamis (22/10).
Lihat Juga :