CEO Big Hit Jadi Dosen Tamu di Harvard, Para Mahasiswa Ungkap Opini soal BTS

Rabu, 04 November 2020 - 15:48 WIB
loading...
CEO Big Hit Jadi Dosen...
BTS kerap jadi bahan penelitian untuk tema bisnis dan industri musik karena kepopulerannya yang mendunia. Foto/John Shearer, Getty Images
A A A
BOSTON - Global CEO Big Hit Entertainment Yoon Seok-jun jadi dosen tamu di Harvard Business School dan bicara soal kesuksesan agensinya dan BTS.

Yoon Seok-jun mengisi materi kuliah daring di kampus bergengsi tersebut dengan tema “Entertainment, Media, and Sports Business”.

Mengutip Koreaboo, materi ini adalah bagian dari perkuliahan yang dipandu profesor Anita Elberse, sosok ahli dalam bidang penelitian industri.

Sang profesor juga pernah menulis laporan berjudul "Big Hit Entertainment and Blockbuster Band BTS: K-Pop Goes Global".

Dalam perkuliahan ini, Seok-jun mengisi dua kelas, masing-masing diikuti oleh 160 mahasiswa. (Baca Juga: 10 Artis K-Pop dengan Lagu Paling Banyak Di-Streaming di Spotify Sepanjang Sejarah )

CEO Big Hit Jadi Dosen Tamu di Harvard, Para Mahasiswa Ungkap Opini soal BTS

Foto:Big Hit Entertainment

Dalam materinya, sang global CEO ini menjelaskan tentang strategi bisnis dan faktor-faktor kesuksesan yang membuat Big Hit Entertainment menjadi besar dan mampu menyaingi Big 3, tiga agensi terbesar di Korea Selatan (SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment).

Meski berhasil jadi agensi besar berkat kesuksesan BTS , Seok-jun menegaskan bahwa gak bakal mungkin ada BTS kedua, karena keautentikan dan identitas BTS gak bisa diduplikasi ke grup K-pop lainnya.

Atas alasan inilah, kata Seok-jun, Big Hit sekarang fokus pada bidang penelitian untuk menemukan metode komunikasi yang tepat, yang bisa nyambung dengan kebutuhan generasi sekarang atau mendatang.

"Sepuluh tahun dari sekarang, kami akan meneruskan membuat konten dan layanan yang hanya bisa didapat di Big Hit," tegasnya.

CEO Big Hit Jadi Dosen Tamu di Harvard, Para Mahasiswa Ungkap Opini soal BTS

Foto: Big Hit Entertainment

Selain Seok-jun yang bicara, kelas kuliah daring ini juga diisi dengan sesi penyampaian opini dari profesor Anita Elberse dan para mahasiswa tentang faktor kesuksesan BTS dan sistem pengembangan artis yang dibangun Big Hit.

Para mahasiswa pun menganggap bahwa kelebihan dari sistem yang dibangun Big Hit adalah pada kontrak yang lebih ramah untuk artis, otonomi atau kekuasaan lebih yang diberikan pada artis untuk mengekspresikan pendapat dan karyanya, serta konten-konten utama mereka.

Tiga hal inilah yang menurut para mahasiswa membuat BTS dan Big Hit berbeda dengan yang lain. (Baca Juga: 10 Kalimat Bijak Suga BTS untuk Bantu Kamu Jalani Masa Muda )

BTS memang diberi kebebasan menulis lirik dan memproduseri lagu-lagu mereka. Bahkan, album terbaru BTS, "Be", yang akan dirilis pada 20 November mendatang diproduseri sepenuhnya oleh para member.

CEO Big Hit Jadi Dosen Tamu di Harvard, Para Mahasiswa Ungkap Opini soal BTS

Foto: Big Hit Entertainment

Tiga anggota-nya, yaitu RM, Suga, dan J-Hope juga membuat mixtape atau proyek solo mereka di luar BTS. Lirik-liriknya banyak menceritakan kehidupan pribadi mereka, mulai dari efek negatif ketenaran hingga perjuangan melawan depresi hingga anxiety.

Topik-topik tentang kesehatan mental tersebut adalah sesuatu yang dulu sangat tabu dibicarakan di Korea Selatan. Semua mixtape tersebut tetap dirilis di bawah Big Hit. (Baca Juga: 12 Lagu K-Pop dengan Lirik tentang Kesehatan Mental )

Selama pandemi COVID-19, Big Hit juga membuat konten "StayConnected" dan "CarryOn" supaya penggemar tetap bisa terhubung dengan BTS. Selain itu, masih ada juga siaran langsung para member di VLive dan "Run BTS".

Semua konten-konten ini seringkali diduplikasi oleh para ARMY hingga melahirkan banyak sekali konten terkait BTS. Konten-konten tersebut banyak ditemukan di YouTube.

"Mereka (ARMY) mengambil cerita BTS dan membuat konten untuk menyebarkan kisah BTS ke orang-orang yang tak mengenal grup ini. Yang seperti ini tidak ditemukan di artis atau atlet lainnya," tutur Seok-jun.
(it)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan...
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan K-Wave sebagai Motor Kolaborasi Brand dan Komunitas Penggemar
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Momen Prabowo dan Lee...
Momen Prabowo dan Lee Jae Myung Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Simbol Hati
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved