Bisnis Sosial, Meraup Untung Sambil Beramal
Sabtu, 09 Mei 2020 - 10:01 WIB
loading...
Bisnis sosial atau social entrepreneurship bukan cuma mengejar untung, tapi juga memberdayakan masyarakat. Foto/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Bisnis gak selamanya selalu mengutamakan cuan, misalnya bisnis yang berkonsep sosial. Kamu udah tahu, belum?
Bisnis sosial Ini adalah bisnis yang niat utamanya adalah memberdayakan potensi masyarakat dan atau wilayah tempat tinggal masyarakat tersebut.
Salah satu perusahaan yang menerapkan konsep ini adalah Liberty Society, label mode yang didirikan para runner up Miss Indonesia 2019, yaitu Tamara Gondo, Karen Vendela, dan Sharon Chandiramani.
![Bisnis Sosial, Meraup Untung Sambil Beramal]()
Tamara Gondo. Foto: Instagram @tamarawuu
Selain membuat produk yang ramah lingkungan, sebagian keuntungan yang diperoleh Liberty Society juga digunakan untuk membiayai program edukasi kepada masyarakat. Misalnya adalah memberdayakan ibu-ibu marginal di Bogor melalui pelatihan menjahit.
“Bisnis sosial harus memikirkan bukan hanya nilai bisnisnya, tapi juga nilai sosialnya. Meski begitu, unsur bisnisnya tetap harus sangat dipikirkan karena kalau kita tidak bisa memproduksi barang yang berkualitas, orang tidak akan beli dan unsur sosialnya tidak bisa jalan,” jelas Tamara.
Bisnis sosial Ini adalah bisnis yang niat utamanya adalah memberdayakan potensi masyarakat dan atau wilayah tempat tinggal masyarakat tersebut.
Salah satu perusahaan yang menerapkan konsep ini adalah Liberty Society, label mode yang didirikan para runner up Miss Indonesia 2019, yaitu Tamara Gondo, Karen Vendela, dan Sharon Chandiramani.
%20%E2%80%A2%20Instagram%20photos%20and%20videos%20-%20Google%20Chrome%2008_05_2020%2023_52_08.png)
Tamara Gondo. Foto: Instagram @tamarawuu
Selain membuat produk yang ramah lingkungan, sebagian keuntungan yang diperoleh Liberty Society juga digunakan untuk membiayai program edukasi kepada masyarakat. Misalnya adalah memberdayakan ibu-ibu marginal di Bogor melalui pelatihan menjahit.
“Bisnis sosial harus memikirkan bukan hanya nilai bisnisnya, tapi juga nilai sosialnya. Meski begitu, unsur bisnisnya tetap harus sangat dipikirkan karena kalau kita tidak bisa memproduksi barang yang berkualitas, orang tidak akan beli dan unsur sosialnya tidak bisa jalan,” jelas Tamara.
Lihat Juga :