Tren Pemulihan Pariwisata, Staycation dan Road Trip Naik 2 Kali Lipat

Kamis, 05 November 2020 - 01:20 WIB
loading...
Tren Pemulihan Pariwisata,...
Tren pemulihan pariwisata berubah dengan pemilihan wisata yang lebih private dan menerapkan aturan social distancing. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Beberapa bulan terakhir menjadi periode yang menantang bagi sektor pariwisata Indonesia. Dampak dari pandemi menyebabkan keterbatasan bagi industri pariwisata secara menyeluruh, dari bisnis transportasi, akomodasi, restoran, termasuk tempat hiburan lain.

Namun, di tengah kondisi pandemi ini minat untuk traveling masih ada, terutama memasuki kuartal ke-4 tahun 2020. Tren pemulihan pariwisata pun berubah dengan pemilihan wisata yang lebih private dan menerapkan aturan social distancing seperti glamping, pergi ke alam terbuka, hingga menginap di villa.

(Baca Juga: Tips Traveling dengan Kondisi Penyakit Tertentu )

“Pilihan wisata staycation dan road trip yang tercatat di Traveloka naik dua kali lipat dari sebelumnya,” ungkap Shirley Lesmana, VP Marketing Traveloka Accomodation saat konferensi pers, Rabu (4/11).

Shirley mengungkapkan, di masa pandemi ini masyarakat justru menemukan banyak hal baru yang ada di sekitar. Destinasi baru sebagai hidden gem tempat wisata seperti misalnya pergi hiking ke air terjun, road trip atau perjalanan darat saat ini juga lebih banyak dipilih dibanding menggunakan pesawat.

“Kalau minatnya road trip dan butuh sewa mobil kita ada 10.500 mitra di seluruh jalur trans Jawa serta trans Sumatera,” tambah Shirley.

Lebih lanjut Shirley mengungkapkan, sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di sektor pariwisata dan gaya hidup, Traveloka berkomitmen untuk selalu mendukung kemajuan pariwisata Indonesia, terutama di fase adaptasi kebiasaan baru saat ini guna mempercepat masa pemulihan sektor pariwisata di Tanah Air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masuk Ancol Gratis Masuk...
Masuk Ancol Gratis Masuk Mulai 8-19 Juni 2026, Catat Jam dan Syaratnya
Akomodasi Baru di Lampung...
Akomodasi Baru di Lampung Bikin Akses ke Destinasi Favorit Kian Mudah
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Hari Pertama Long Weekend,...
Hari Pertama Long Weekend, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 50 Ribu Orang
Merasakan Keunikan Budaya...
Merasakan Keunikan Budaya Mongol Tanpa Keluar Negeri
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Traveloka Gandeng RWS...
Traveloka Gandeng RWS Dorong Wisata Liburan Sekolah ke Singapura
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Rekomendasi
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Berita Terkini
Betrand Peto Nangis...
Betrand Peto Nangis Lihat Video Viral Sarwendah: Kok Bunda Setega Itu
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Richard Lee Ditahan...
Richard Lee Ditahan Kejati, Dokter Detektif: Bukti Sudah Lengkap dan Siap Diuji di Pengadilan
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Isago Gandeng Nagita...
Isago Gandeng Nagita Slavina Luncurkan Koleksi Perhiasan Terbaru 'Love Everyday'
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved