5 Cara Menjadi Pendongeng yang Efektif untuk Anak
Sabtu, 09 Mei 2020 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
3. Cetakan cerita sesuai dengan kebutuhan anak Anda
Bercerita adalah cara yang efektif untuk memberdayakan anak-anak Anda dan mengajarkan mereka pelajaran hidup tanpa terdengar khotbah. Misalnya, jika anak Anda menderita karena harga diri atau kepercayaan diri yang rendah, Anda dapat menceritakan sebuah kisah menawan tentang seorang underdog yang berjuang melawan para pengganggu. Kisah-kisah yang menginspirasi, seperti kisah nabi dan sahabat.
4. Pertahankan kontak mata, kapan pun Anda bisa
Kontak mata adalah salah satu cara non-verbal terpenting untuk berhubungan dengan anak-anak Anda. Ini akan memberi gambaran tentang apakah mereka mengikuti cerita atau tidak dan memahami bagian-bagian yang benar-benar membuat mereka penasaran. Dengan mempertahankan kontak mata Anda memegang perhatian mereka untuk rentang yang lebih lama dan membuat cerita lebih interaktif.
5. Jawab pertanyaannya
Wajar bagi si kecil untuk penasaran tentang bagaimana gajah yang agung dan semut yang kecil adalah teman baik. Jadi, kapan pun pertanyaan semacam itu muncul, luangkan waktu Anda untuk menjawabnya. Itu hanya akan membangkitkan lebih banyak minat pada cerita yang Anda ceritakan karena anak Anda akan memiliki lebih banyak kejelasan tentang karakter di kepalanya.
Jika Anda merasa bahwa pertanyaan menggagalkan jalan cerita, Anda dapat meminta si kecil untuk menuliskannya dan bertanya nanti.
Bercerita adalah cara yang efektif untuk memberdayakan anak-anak Anda dan mengajarkan mereka pelajaran hidup tanpa terdengar khotbah. Misalnya, jika anak Anda menderita karena harga diri atau kepercayaan diri yang rendah, Anda dapat menceritakan sebuah kisah menawan tentang seorang underdog yang berjuang melawan para pengganggu. Kisah-kisah yang menginspirasi, seperti kisah nabi dan sahabat.
4. Pertahankan kontak mata, kapan pun Anda bisa
Kontak mata adalah salah satu cara non-verbal terpenting untuk berhubungan dengan anak-anak Anda. Ini akan memberi gambaran tentang apakah mereka mengikuti cerita atau tidak dan memahami bagian-bagian yang benar-benar membuat mereka penasaran. Dengan mempertahankan kontak mata Anda memegang perhatian mereka untuk rentang yang lebih lama dan membuat cerita lebih interaktif.
5. Jawab pertanyaannya
Wajar bagi si kecil untuk penasaran tentang bagaimana gajah yang agung dan semut yang kecil adalah teman baik. Jadi, kapan pun pertanyaan semacam itu muncul, luangkan waktu Anda untuk menjawabnya. Itu hanya akan membangkitkan lebih banyak minat pada cerita yang Anda ceritakan karena anak Anda akan memiliki lebih banyak kejelasan tentang karakter di kepalanya.
Jika Anda merasa bahwa pertanyaan menggagalkan jalan cerita, Anda dapat meminta si kecil untuk menuliskannya dan bertanya nanti.
(tdy)
Lihat Juga :