Begini Saran WHO Soal Virus Corona yang Menyebar dari Hewan ke Manusia
Rabu, 11 November 2020 - 05:02 WIB
loading...
A
A
A
Sementara bagi penderita gejala ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) mempraktikkan tata cara batuk seperti menjaga jarak, menutupi batuk dan bersin dengan tisu atau pakaian sekali pakai, dan cuci tangan serta penggunaan masker jika sesuai adalah keharusan. Meningkatkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi standar di rumah sakit di fasilitas perawatan kesehatan, terutama di bagian gawat darurat.
Di sisi lain, WHO menyarankan penerapan pembatasan perjalanan atau perdagangan apa pun untuk Denmark . WHO telah mengeluarkan pedoman untuk pertimbangan kesehatan masyarakat saat melanjutkan perjalanan internasional, merekomendasikan penilaian risiko yang menyeluruh, dengan mempertimbangkan konteks negara, pola epidemiologi dan penularan lokal, kesehatan nasional dan tindakan sosial untuk mengendalikan wabah, dan kapasitas sistem kesehatan di negara keberangkatan dan tujuan, termasuk di titik masuk.
(Baca juga: Lima Langkah Sederhana agar Tubuh Tetap Sehat Selama Pandemi )
Jika terjadi gejala penyakit pernapasan akut baik selama atau setelah perjalanan, wisatawan disarankan untuk mencari perhatian medis dan membagikan riwayat perjalanan mereka dengan penyedia layanan kesehatan. Otoritas kesehatan harus bekerja dengan sektor perjalanan, transportasi dan pariwisata untuk memberikan informasi kepada para wisatawan guna mengurangi risiko umum dari infeksi saluran pernapasan akut melalui klinik kesehatan perjalanan, agen perjalanan, operator alat angkut, dan di titik masuk.
Di sisi lain, WHO menyarankan penerapan pembatasan perjalanan atau perdagangan apa pun untuk Denmark . WHO telah mengeluarkan pedoman untuk pertimbangan kesehatan masyarakat saat melanjutkan perjalanan internasional, merekomendasikan penilaian risiko yang menyeluruh, dengan mempertimbangkan konteks negara, pola epidemiologi dan penularan lokal, kesehatan nasional dan tindakan sosial untuk mengendalikan wabah, dan kapasitas sistem kesehatan di negara keberangkatan dan tujuan, termasuk di titik masuk.
(Baca juga: Lima Langkah Sederhana agar Tubuh Tetap Sehat Selama Pandemi )
Jika terjadi gejala penyakit pernapasan akut baik selama atau setelah perjalanan, wisatawan disarankan untuk mencari perhatian medis dan membagikan riwayat perjalanan mereka dengan penyedia layanan kesehatan. Otoritas kesehatan harus bekerja dengan sektor perjalanan, transportasi dan pariwisata untuk memberikan informasi kepada para wisatawan guna mengurangi risiko umum dari infeksi saluran pernapasan akut melalui klinik kesehatan perjalanan, agen perjalanan, operator alat angkut, dan di titik masuk.
(nug)
Lihat Juga :