Harga Tiket Mahal, ARMY Korea Boikot Konser Besutan Big Hit
Sabtu, 14 November 2020 - 22:10 WIB
loading...
Union mengumumkan bahwa BTS Gallery Fan Union akan memboikot konser bersama Big Hit yang bakal diselenggarakan 31 Desember 2020. / Foto: Koreaboo
A
A
A
SEOUL - Penggemar BTS, ARMY memboikot konser keluarga Big Hit Entertainment, New Year's Eve Live 2021. Sebelumnya, dilaporkan bahwa karena harga tiket yang mahal dan pilihan lokasi yang tidak memuaskan untuk konser, penggemar artis-artis Big Hit Entertainment marah kepada perusahaan itu. BTS Gallery Fan Union pun mengunggah petisi untuk memboikot konser tersebut.
(Baca juga: Dikepung Anak Muda, Mansyur S Tetap Bersyukur )
Union mengumumkan bahwa BTS Gallery Fan Union akan memboikot konser bersama Big Hit yang bakal diselenggarakan 31 Desember 2020. Adapun alasan konser tersebut diboikot karena pandemi Covid-19 di seluruh dunia, BTS tidak dapat mengadakan konser offline selama sekitar satu tahun.
Penggemar sudah lama menanti dengan cemas, untuk konser offline yang mampu menghubungkan penyanyi dan penggemarnya. Dengan demikian, para penggemar tidak dapat menerima kenyataan bahwa konser ini tidak hanya dalam skala yang lebih kecil dari biasanya, tetapi juga merupakan konser bersama daripada konser solo.
Penyanyi yang dijadwalkan tampil di konser, saat ini sudah lama tidak aktif, tidak seperti penyanyi perusahaan lain. Mereka hanyalah penyanyi yang berkumpul untuk mengembangkan bisnis. Baik penyanyi maupun penggemarnya belum merasa bahwa mereka benar-benar berada di bawah perusahaan yang sama. Karenanya, konser label pada saat ini tampaknya hanya untuk kepentingan media play pada saat ini.
(Baca juga: Dikepung Anak Muda, Mansyur S Tetap Bersyukur )
Union mengumumkan bahwa BTS Gallery Fan Union akan memboikot konser bersama Big Hit yang bakal diselenggarakan 31 Desember 2020. Adapun alasan konser tersebut diboikot karena pandemi Covid-19 di seluruh dunia, BTS tidak dapat mengadakan konser offline selama sekitar satu tahun.
Penggemar sudah lama menanti dengan cemas, untuk konser offline yang mampu menghubungkan penyanyi dan penggemarnya. Dengan demikian, para penggemar tidak dapat menerima kenyataan bahwa konser ini tidak hanya dalam skala yang lebih kecil dari biasanya, tetapi juga merupakan konser bersama daripada konser solo.
Penyanyi yang dijadwalkan tampil di konser, saat ini sudah lama tidak aktif, tidak seperti penyanyi perusahaan lain. Mereka hanyalah penyanyi yang berkumpul untuk mengembangkan bisnis. Baik penyanyi maupun penggemarnya belum merasa bahwa mereka benar-benar berada di bawah perusahaan yang sama. Karenanya, konser label pada saat ini tampaknya hanya untuk kepentingan media play pada saat ini.
Lihat Juga :