5 Langkah Sukses Terapkan Cara Kerja di Rumah

Senin, 11 Mei 2020 - 07:10 WIB
loading...
5 Langkah Sukses Terapkan...
Diperlukan strategi khusus agar WFH yang sudah menjadi cara kerja baru dapat berjalan optimal, atau tak perlu memakan waktu panjang lantaran jam kerja kerap terganggu oleh urusan rumah. Foto/Internewscast.com
A A A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah konsep bekerja dari rumah dengan mengandalkan teknologi, yang kini semakin bisa diadaptasi oleh sebagian besar karyawan.

Studi Lenovo yang dilakukan baru-baru ini untuk melihat sikap karyawan terhadap metode work from home (WFH) di Tiongkok, Jepang, Jerman, Italia, dan Amerika menemukan, sebagian besar karyawan (87%) merasa siap untuk beralih ke WFH bila diperlukan. Sebagian besar juga sudah didorong (46%) atau diminta (26%) untuk WFH sebagai bagian dari langkah-langkah mitigasi COVID-19.

Selain itu, masih menurut studi yang sama, 77% karyawan berharap perusahaan akan mendorong atau setidaknya lebih terbuka untuk memperbolehkan mereka bekerja secara remote di masa mendatang. Terlebih pada 2025 diprediksi 75% pekerja akan terdiri atas generasi milenial yang mempertimbangkan ketersediaan teknologi cerdas pada perusahaan dalam memilih pekerjaan.

Di Indonesia, anjuran WFH juga masih berlaku hingga saat ini. Para pekerja pun sudah semakin terbiasa dengan metode tersebut. Hanya, bekerja dari rumah tentu memiliki perbedaan dengan di kantor karena beberapa hal. Maka, diperlukan strategi khusus agar WFH yang sudah menjadi "cara kerja baru" ini dapat berjalan optimal, atau mungkin tak perlu memakan waktu panjang lantaran jam kerja Anda kerap terganggu oleh urusan rumah.

Berikut adalah langkah-langkah yang disarankan Lenovo dalam menyikapi hasil risetnya soal WFH, agar cara kerja baru kita itu dapat berjalan efektif.

1. Tetapkan Jadwal Kerja
Memulai dan mengakhiri pekerjaan pada waktu yang sama setiap hari akan membantu Anda memisahkan waktu profesional dengan waktu pribadi. Pada saat yang sama, pahamilah bahwa orang lain mungkin juga sedang bekerja dari rumah. Di sinilah headphone ekstra peredam bising dapat digunakan.

2. Tetapkan Batasan
Penelitian yang dilakukan Lenovo menemukan bahwa 61% karyawan merasa menjadi produktif atau bahkan lebih ketika bekerja dari rumah ketimbang bekerja di tempat lain. Alasan utama karyawan memilih untuk tidak melakukan WFH dalam kondisi normal atau bahkan merasa kurang produktif bekerja di rumah, adalah gangguan. Seperti suara TV atau ketidakmampuan untuk memisahkan pekerjaan dengan kehidupan keluarga. Maka, tetap berlakukanlah jam istirahat, karena di lingkungan tempat kerja pun orang tidak bekerja terus 100%.

3. Sering Berkomunikasi
Ini mungkin menjadi "norma baru" dalam cara kerja Anda. Khusus bagi Anda yang menempati posisi manajer, tugas Anda adalah memastikan tim Anda merasa terhubung dan bahagia. Berhubung karyawan tidak yakin seberapa baik pekerjaan jika mayoritas dari mereka harus bekerja dari rumah, maka komunikasi yang jelas dan terbuka sangat penting selama periode transisi ini. Kirim pesan instan kepada karyawan atau minta mereka mengikuti obrolan video untuk membicarakan sesuatu selama 5 menit. Anda tentu harus menggunakan teknologi untuk menjembatani koneksi itu.

4. Bekerja Berbeda dari Rumah
Orang-orang berpendapat bahwa ketika bekerja dari rumah, mereka perlu bekerja secara berbeda dari yang mereka lakukan di kantor. Padahal tak harus seperti itu. Bila saat berada di kantor Anda biasa memulai pekerjaan di meja Anda, lalu pindah ke ruang ngobrol, beralih ke sofa, atau pergi ke treadmill jika perusahaan Anda memilikinya, maka itu pun dapat diberlakukan ketika Anda bekerja dari rumah. Pilih tempat di rumah Anda untuk menjadikannya "basis kantor" Anda di rumah.

5. Tetaplah Bersosialisasi Secara Remote
Banyak orang yang mempertanyakan visibilitas ketika bekerja dari rumah. Anda tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan rekan kerja, sehingga Anda harus menciptakan visibilitas tersebut. Jangan pernah meremehkan kekuatan ruang obrolan atau jendela pesan instan. Orang-orang perlu menggunakan teknologi lebih sering untuk memaksakan sosialisasi kantor. Jika Anda memiliki waktu istirahat 15 menit, pikirkan tentang siapa yang belum Anda lihat beberapa waktu terakhir ini dan gunakan waktu istirahat itu sebagai kesempatan untuk menghubunginya. Mungkin dari situ Anda dan teman bisa membuat janji buka puasa atau makan malam virtual bersama-sama.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Cuaca Panas Ekstrem,...
Cuaca Panas Ekstrem, Ini 4 Tips untuk Perlindungan Diri
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Menjelang 75 Tahun,...
Menjelang 75 Tahun, Kak Seto Beberkan 7 Kunci Hidup Sehat dan Bahagia untuk Lansia
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved