5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten
Sabtu, 21 November 2020 - 11:00 WIB
loading...
Jadi seorang pendidik harus mampu beradaptasi dan menguasai ilmu psikologi masyarakat. Foto/Pixabay
A
A
A
JAKARTA - Menurut Dr. Karnadi, M. Si, dosen Pendidikan Masyarakat Universitas Negeri Jakarta ada beberapa fokus yang mesti dikuasi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan kalau mau menjadi pendidik yang berkualitas.
Berikut poin-poinnya.
1. PAHAMI NILAI DAN NORMA YANG ADA DALAM MASYARAKAT
![5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten]()
Foto: Pixabay
Ilmu ini gunanya adalah supaya kamu gampang diterima oleh lingkungan masyarakat yang mau kamu masuki. Kalau kamu terlihat mirip dengan kebiasaan masyarakat setempat akan membuat mereka merasa lebih dekat dan punya keinginan belajar.
2. PAHAM KOGNISI, PERSEPSI, DAN PSIKOLOGI PESERTA DIDIK
![5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten]()
Foto: Pixabay
Tiap individu adalah unik. Cara mendidik anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia berbeda. Beragam teori belajar dan pembelajaran, serta teori perkembangan manusia mesti dikuasai supaya terbiasa dengan dinamika yang terjadi di masyarakat.
3. ADAPTIF PADA PERUBAHAN POLA PERILAKU
![5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten]()
Foto: Pixabay
Pola perilaku setiap individu berubah sesuai siklus perkembangan manusia. Nah, makanya kamu perlu menguasai ilmu beradaptasi supaya bisa menentukan metode, teknik, serta strategi yang tepat untuk diterapkan ke peserta didik. (Baca Juga: Sejarah Munculnya Tiga Budaya Utama di Dunia, Termasuk Budaya Pop )
4. KECAKAPAN MULTILITERASI
![5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten]()
Foto: Pixabay
Melek terhadap perkembangan dan perubahan zaman jadi kecakapan mutlak yang harus dimiliki. Kombinasi berbagai macam bidang ilmu dengan kecakapan multiliterasi membuat seorang pengajar lebih berdaya.
Dari sini, kamu juga sangat mungkin menciptakan gaya mendidik yang baru dan relevan dengan perkembangan zaman.
5. ILMU DASAR
![5 Ilmu yang Mesti Dikuasai Kalau Mau Jadi Pendidik yang Kompeten]()
Foto: Pixabay
Ilmu pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Menguasai ilmu dasar seperti ekonomi makro, mikro, fisika, ilmu alam, jadi ilmu penunjang untuk bersaing dan memecahkan masalah. Selain itu, hal ini merupakan bagian dari menjawab tantangan dan kebutuhan yang ada. (Baca Juga: Bukan cuma Laki-laki dan Perempuan, Ini Lima Gender dalam Budaya Bugis )
GenSINDO
Eka Sarmila
Universitas Negeri Jakarta
Berikut poin-poinnya.
1. PAHAMI NILAI DAN NORMA YANG ADA DALAM MASYARAKAT

Foto: Pixabay
Ilmu ini gunanya adalah supaya kamu gampang diterima oleh lingkungan masyarakat yang mau kamu masuki. Kalau kamu terlihat mirip dengan kebiasaan masyarakat setempat akan membuat mereka merasa lebih dekat dan punya keinginan belajar.
2. PAHAM KOGNISI, PERSEPSI, DAN PSIKOLOGI PESERTA DIDIK

Foto: Pixabay
Tiap individu adalah unik. Cara mendidik anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia berbeda. Beragam teori belajar dan pembelajaran, serta teori perkembangan manusia mesti dikuasai supaya terbiasa dengan dinamika yang terjadi di masyarakat.
3. ADAPTIF PADA PERUBAHAN POLA PERILAKU

Foto: Pixabay
Pola perilaku setiap individu berubah sesuai siklus perkembangan manusia. Nah, makanya kamu perlu menguasai ilmu beradaptasi supaya bisa menentukan metode, teknik, serta strategi yang tepat untuk diterapkan ke peserta didik. (Baca Juga: Sejarah Munculnya Tiga Budaya Utama di Dunia, Termasuk Budaya Pop )
4. KECAKAPAN MULTILITERASI

Foto: Pixabay
Melek terhadap perkembangan dan perubahan zaman jadi kecakapan mutlak yang harus dimiliki. Kombinasi berbagai macam bidang ilmu dengan kecakapan multiliterasi membuat seorang pengajar lebih berdaya.
Dari sini, kamu juga sangat mungkin menciptakan gaya mendidik yang baru dan relevan dengan perkembangan zaman.
5. ILMU DASAR

Foto: Pixabay
Ilmu pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Menguasai ilmu dasar seperti ekonomi makro, mikro, fisika, ilmu alam, jadi ilmu penunjang untuk bersaing dan memecahkan masalah. Selain itu, hal ini merupakan bagian dari menjawab tantangan dan kebutuhan yang ada. (Baca Juga: Bukan cuma Laki-laki dan Perempuan, Ini Lima Gender dalam Budaya Bugis )
GenSINDO
Eka Sarmila
Universitas Negeri Jakarta
(it)
Lihat Juga :