6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!
Sabtu, 21 November 2020 - 13:04 WIB
loading...
Metode pembelajaran dengan mengajak pelajar lebih aktif mulai banyak dipraktikkan. Foto/projectpals.com
A
A
A
JAKARTA - Metode pembelajaran terus berkembang. Dari yang awalnya teacher oriented, kini mulai banyak dipraktikkan metode non-teacher oriented atau student oriented.
Metode belajar student oriented mirip seperti belajar mandiri, saat guru hanya berfungsi sebagai fasilitator dan pemberi instruksi, sementara metode belajar dan demonstrasi belajar diserahkan pada pelajar.
Nah, seperti apa cara belajar student oriented yang bisa mengajak peserta didik lebih aktif dan proses pembelajaran jadi lebih seru? Berikut caranya.
1. PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto:chegg.com
Model ini memerlukan kartu atau potongan kertas yang masing-masing sudah ditulis pertanyan dan jawabannya. Kertas-kertas ini dijadikan satu dan diacak lalu disebarkan di kelas. Selanjutnya, peserta didik harus mencari pasangan dari kertas yang dimilikinya.
Index Card Match ini bisa meningkatkan kegembiraan dalam proses belajar, meningkatkan keaktifan, dan terjadi proses diskusi.
2. PROBLEM BASED INSTRUCTION
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto: cambridge.org
Pengajaran berdasarkan pemecahan masalah adalah pendekatan yang efektif untuk proses berpikir tingkat tinggi. Dalam model ini, pengajar memberi masalah yang berkaitan dengan materi, lalu peserta didik harus mengumpulkan informasi untuk memecahkan masalah tersebut.
Metode ini realistis dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. (Baca Juga: Sejarah Hutan Kota di Jakarta, Dibuat untuk Bikin Senang Tamu Asing )
3. TEAM GAME TOURNAMENT
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto:Hero Images/Creative Rf/ Getty Images
Dalam metode ini, pelajar dibagi menjadi beberapa kelompok, lalu mereka melakukan permainan dengan anggota kelompok lain untuk bisa memperoleh skor bagi kelompok mereka.
4. OUT DOOR
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto: antioch.edu
Pembelajaran di luar ruangan bisa meningkatkan aspek-aspek psikologis pelajar, misalnya rasa senang dan kebersamaan yang pada akhirnya bisa meningkatkan motivasi belajar.
Pembelajaran ini dilakukan dengan menemukan bahan pelajaran yang sesuai dengan perkembangan peserta didik atau masyarakat yang dilakukan di luar kelas atau sekolah.
5. TALKING STICK
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto:tes.com
Metode pembelajaran ini dilakukan dengan bantuan tongkat. Siswa yang memegang tongkat harus menjawab pertanyaan setelah mempelajari materi pokok. (Baca Juga: Mau Pintar Kayak RM BTS? Ini 6 Buku yang Direkomendasikannya )
6. DISCOVERY LEARNING
![6 Cara Belajar Seru, Guru Hanya Fasilitator dan Murid Jadi Lebih Aktif!]()
Foto:Ray Chua/AP/Press Association Images
Pada pembelajaran ini, peserta didik mencari dan menemukan sendiri metode dalam pembelajaran. Pengajar menyajikan bahan pelajaran yang tidak berbentuk final.
Pelajar diberi waktu untuk mencari dengan menggunakan teknik pendekatan pemecahan masalah.
GenSINDO
Ni Ketut Candra Puspita
Indonesia International Institute for Life-Sciences
Metode belajar student oriented mirip seperti belajar mandiri, saat guru hanya berfungsi sebagai fasilitator dan pemberi instruksi, sementara metode belajar dan demonstrasi belajar diserahkan pada pelajar.
Nah, seperti apa cara belajar student oriented yang bisa mengajak peserta didik lebih aktif dan proses pembelajaran jadi lebih seru? Berikut caranya.
1. PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH

Foto:chegg.com
Model ini memerlukan kartu atau potongan kertas yang masing-masing sudah ditulis pertanyan dan jawabannya. Kertas-kertas ini dijadikan satu dan diacak lalu disebarkan di kelas. Selanjutnya, peserta didik harus mencari pasangan dari kertas yang dimilikinya.
Index Card Match ini bisa meningkatkan kegembiraan dalam proses belajar, meningkatkan keaktifan, dan terjadi proses diskusi.
2. PROBLEM BASED INSTRUCTION

Foto: cambridge.org
Pengajaran berdasarkan pemecahan masalah adalah pendekatan yang efektif untuk proses berpikir tingkat tinggi. Dalam model ini, pengajar memberi masalah yang berkaitan dengan materi, lalu peserta didik harus mengumpulkan informasi untuk memecahkan masalah tersebut.
Metode ini realistis dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. (Baca Juga: Sejarah Hutan Kota di Jakarta, Dibuat untuk Bikin Senang Tamu Asing )
3. TEAM GAME TOURNAMENT

Foto:Hero Images/Creative Rf/ Getty Images
Dalam metode ini, pelajar dibagi menjadi beberapa kelompok, lalu mereka melakukan permainan dengan anggota kelompok lain untuk bisa memperoleh skor bagi kelompok mereka.
4. OUT DOOR

Foto: antioch.edu
Pembelajaran di luar ruangan bisa meningkatkan aspek-aspek psikologis pelajar, misalnya rasa senang dan kebersamaan yang pada akhirnya bisa meningkatkan motivasi belajar.
Pembelajaran ini dilakukan dengan menemukan bahan pelajaran yang sesuai dengan perkembangan peserta didik atau masyarakat yang dilakukan di luar kelas atau sekolah.
5. TALKING STICK

Foto:tes.com
Metode pembelajaran ini dilakukan dengan bantuan tongkat. Siswa yang memegang tongkat harus menjawab pertanyaan setelah mempelajari materi pokok. (Baca Juga: Mau Pintar Kayak RM BTS? Ini 6 Buku yang Direkomendasikannya )
6. DISCOVERY LEARNING

Foto:Ray Chua/AP/Press Association Images
Pada pembelajaran ini, peserta didik mencari dan menemukan sendiri metode dalam pembelajaran. Pengajar menyajikan bahan pelajaran yang tidak berbentuk final.
Pelajar diberi waktu untuk mencari dengan menggunakan teknik pendekatan pemecahan masalah.
GenSINDO
Ni Ketut Candra Puspita
Indonesia International Institute for Life-Sciences
(it)
Lihat Juga :