Mengenal Lebih Dekat dengan Konsep Desain Shabby Chic
Selasa, 24 November 2020 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, perhatikan juga pemilihan warnanya. Usahakan memilih warna yang lembut seperti putih, krem, atau pink muda. Slipcovers bergaya shabby chic juga biasanya bermotif bunga-bunga kecil dan memiliki unsur renda sebagai pemanis.
Selain slipcovers, biasanya hunian bergaya shabby chic juga penuh dengan tekstur, seperti permukaan meja makan kayu yang tidak diberi finishing. Furnitur dengan motif patina atau noda warna pada permukaan furnitur yang terbuat dari perunggu, tembaga, dan logam, juga menjadi pilihan yang tepat.
Jika Anda tertarik mendekorasi rumah dengan gaya shabby chic, sebenarnya mudah dan cukup hemat. Sebab, dengan mengutamakan prinsip memperbaharui barang lama, desain interior shabby chic tentu sangat ramah budget.
Anda dapat berburu furnitur atau ornamen dekorasi di toko barang bekas dengan harga yang terjangkau. Setelah itu, Anda juga dapat mengecat atau mendesain ulang furnitur-furnitur tua menjadi kreasi baru yang cantik bertema shabby chic dengan unsur kayu lapuk dan cat terkelupas.
Jika Anda suka bunga atau tanaman indoor, gaya shabby chic juga sesuai untuk hunian Anda. Kesan feminim dapat ditonjolkan lewat dekorasi berupa bunga atau tanaman indoor lainnya. Tanaman sirih gading, lili paris, dan bunga berwarna pastel adalah pilihan yang sesuai dengan karakteristik desain interior shabby chic.
Tidak hanya mudah dirawat dan cantik dijadikan sebagai dekorasi ruangan, tanaman-tanaman ini juga dapat membuat udara di rumah menjadi lebih segar karena dapat menyerap berbagai polutan dan melepaskan oksigen.
Selain slipcovers, biasanya hunian bergaya shabby chic juga penuh dengan tekstur, seperti permukaan meja makan kayu yang tidak diberi finishing. Furnitur dengan motif patina atau noda warna pada permukaan furnitur yang terbuat dari perunggu, tembaga, dan logam, juga menjadi pilihan yang tepat.
Jika Anda tertarik mendekorasi rumah dengan gaya shabby chic, sebenarnya mudah dan cukup hemat. Sebab, dengan mengutamakan prinsip memperbaharui barang lama, desain interior shabby chic tentu sangat ramah budget.
Anda dapat berburu furnitur atau ornamen dekorasi di toko barang bekas dengan harga yang terjangkau. Setelah itu, Anda juga dapat mengecat atau mendesain ulang furnitur-furnitur tua menjadi kreasi baru yang cantik bertema shabby chic dengan unsur kayu lapuk dan cat terkelupas.
Jika Anda suka bunga atau tanaman indoor, gaya shabby chic juga sesuai untuk hunian Anda. Kesan feminim dapat ditonjolkan lewat dekorasi berupa bunga atau tanaman indoor lainnya. Tanaman sirih gading, lili paris, dan bunga berwarna pastel adalah pilihan yang sesuai dengan karakteristik desain interior shabby chic.
Tidak hanya mudah dirawat dan cantik dijadikan sebagai dekorasi ruangan, tanaman-tanaman ini juga dapat membuat udara di rumah menjadi lebih segar karena dapat menyerap berbagai polutan dan melepaskan oksigen.
Lihat Juga :