Dibanderol Rp10.999.000, Simak Kelebihan Ponsel Gaming Black Shark 3
Senin, 11 Mei 2020 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Slogan mereka diganti dari “Born to Compete” menjadi “Game is Real”. Artinya, Black Shark ingin terlibat lebih dalam di dunia gim, termasuk lebih dekat dengan para gamers, juga menyediakan teknologi gim terbaru untuk mereka.
Hanya dalam 2 tahun, Black Shark mengklaim sudah memiliki 1 juta pengguna (gamer) secara global. Menempati pangsa terbesar di segmen smartphone gaming di Tiongkok.
Sekarang, target mereka adalah menyediakan kombinasi antara hardware, software serta service. ”Termasuk ekosistem gaming terintegrasi, seperti 5G gaming,” ujar David Li, VP Black Shark Global.
Product Marketing Head Black Shark Global Lei Shi menambahkan, Black Shark 3 menjadi tanda keseriusan mereka berekspansi di Indonesia.
Tahun ini, bisa jadi mereka yang belum mengenal nama Black Shark menjadi paham. Yang memang penggemar ponsel gaming jadi beralih. Karena di atas kertas, Black Shark 3 adalah ponsel gaming terbaik di Indonesia saat ini.
LAYAR 90 Hz,ADA TOMBOL KHUSUS GAMING
![Dibanderol Rp10.999.000, Simak Kelebihan Ponsel Gaming Black Shark 3]()
Black Shark 3 hadir dalam 2 varian. Yakni Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro. Salah satunya, dibedakan dari layarnya. Yakni layar Amoled FHD+ 6,67 inci untuk Black Shark 3 dan layar Amoled 2K 7,1 inci dengan resolusi 3.120x1.440 untuk Black Shark 3 Pro.
Keduanya sama-sama mengusung refresh rate sebesar 90Hz. Ideal untuk bermain gim. Bahkan menonton konten video standar pun diklaim bisa lebih halus.
Keduanya sudah menggunakan RAM UFS 3.0 dan ROM LPDDR 5, sehingga transfer data sangat cepat.
![Dibanderol Rp10.999.000, Simak Kelebihan Ponsel Gaming Black Shark 3]()
Sayangnya, memang fitur unik Master Triggers hanya ada di Black Shark 3 Pro. Yakni, tombol di sisi bahu sebagai tombol pintas yang dapat dimanfaatkan di banyak permainan.
Tapi, keduanya sama-sama punya empat sensor sensitif tekanan Master Touch 3.0. Memungkinkan zona tekan menjadi 48% lebih besar dari sebelumnya. Juga, latensi layar sentuh terendah di dunia dengan 24ms (diklaim terendah di industri). Sehingga membuat reaksi saat ngegim lebih cepat.
Hanya dalam 2 tahun, Black Shark mengklaim sudah memiliki 1 juta pengguna (gamer) secara global. Menempati pangsa terbesar di segmen smartphone gaming di Tiongkok.
Sekarang, target mereka adalah menyediakan kombinasi antara hardware, software serta service. ”Termasuk ekosistem gaming terintegrasi, seperti 5G gaming,” ujar David Li, VP Black Shark Global.
Product Marketing Head Black Shark Global Lei Shi menambahkan, Black Shark 3 menjadi tanda keseriusan mereka berekspansi di Indonesia.
Tahun ini, bisa jadi mereka yang belum mengenal nama Black Shark menjadi paham. Yang memang penggemar ponsel gaming jadi beralih. Karena di atas kertas, Black Shark 3 adalah ponsel gaming terbaik di Indonesia saat ini.
LAYAR 90 Hz,ADA TOMBOL KHUSUS GAMING

Black Shark 3 hadir dalam 2 varian. Yakni Black Shark 3 dan Black Shark 3 Pro. Salah satunya, dibedakan dari layarnya. Yakni layar Amoled FHD+ 6,67 inci untuk Black Shark 3 dan layar Amoled 2K 7,1 inci dengan resolusi 3.120x1.440 untuk Black Shark 3 Pro.
Keduanya sama-sama mengusung refresh rate sebesar 90Hz. Ideal untuk bermain gim. Bahkan menonton konten video standar pun diklaim bisa lebih halus.
Keduanya sudah menggunakan RAM UFS 3.0 dan ROM LPDDR 5, sehingga transfer data sangat cepat.

Sayangnya, memang fitur unik Master Triggers hanya ada di Black Shark 3 Pro. Yakni, tombol di sisi bahu sebagai tombol pintas yang dapat dimanfaatkan di banyak permainan.
Tapi, keduanya sama-sama punya empat sensor sensitif tekanan Master Touch 3.0. Memungkinkan zona tekan menjadi 48% lebih besar dari sebelumnya. Juga, latensi layar sentuh terendah di dunia dengan 24ms (diklaim terendah di industri). Sehingga membuat reaksi saat ngegim lebih cepat.
Lihat Juga :