Mulanya Iseng, Cosplay Buatan Bayu Malah Dikenal hingga Mancanegara

Jum'at, 27 November 2020 - 12:50 WIB
loading...
Mulanya Iseng, Cosplay...
Sejak 2010, Bayu sudah mulai gemar membuat kostum cosplay, namun kala itu hanya sebatas keisengan semata. / Foto: dok. bayumakusu
A A A
JAKARTA - Industri kreatif anak bangsa tampaknya tidak pernah surut. Para pemuda Indonesia tampaknya benar-benar memahami peluang pasar dunia kreatif. Salah satunya diperlihatkan memalui ramainya kostum cosplay buatan anak bangsa.

(Baca juga: Andhika Pratama Nyanyi Lagu Campur Sari Jelang The Next Didi Kempot )

Seiring banyaknya penggemar anime dan karakter superhero , permintaan terhadap kostum cosplay pun turut meningkat. Peluang ini pun mampu dibaca dengan baik oleh costume maker asal Semarang, Bayu. Sejak 2010, Bayu sudah mulai gemar membuat kostum cosplay, namun kala itu hanya sebatas keisengan semata.

Dan pada 2014, Bayu sudah berpikir untuk lebih serius menggeluti pembuatan kostum tersebut. Pada mulanya, Bayu melakukan penjualan terbatas di dalam negeri saja. Hingga tiga tahun berselang, tidak sedikit orang-orang luar negeri yang mulai mengenal kostum buatannya. Dia pun mengirim kostum buatannya hingga ke benua Amerika .

Hal tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa buat anak muda di Indonesia, pasalnya untuk menembus pasar internasional tidaklah mudah. "Awalnya mungkin sering membagikan ke lingkungan di luar Indonesia," ungkap pria yang biasa dikenal Baymax dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/11).

"Kebanyakan yang saya bagikan juga berbahasa asing seperti Inggris atau Jepang , meskipun saya sendiri tidak terlalu fasih," tambahnya.

Berkat upayanya tersebut, produk kostum cosplay milik Baymax dapat dikenal hingga mancanegara, seperti Amerika, Inggris, Jepang, dan lainnya. Jepang sendiri menjadi pelanggan produk buatannya. Itu tak terlepas dari adanya rekan Bayu yang menjadi perantara antara dia dengan pelanggan di Negeri Sakura. "Ini salah satu kunci kesuksesan agar produk yang kita miliki bisa tembus ke pasar global," sahutnya.

Lantas kelebihan apa yang membuat kostum cosplay buatan Baymax bisa menembus pasar global dan mendapat hati dari kalangan pecinta cosplay? Sang kreator pun mengatakan bahwa keunggulan dari produknya adalah dari segi detail, kemiripan, dan proporsinya.

"Sebelum dikerjakan, langkah sebelumnya adalah proses desain dan pengukuran. Dengan menggunakan software yang mendukung untuk 3D modeling dan measuring. Dari situ saya tentukan besar kecilnya tiap bagian kostum, agar tetap terlihat bagus meski badan customer berbeda beda ukurannya," papar Baymax.

Sementara untuk bahan dasarnya, Bayu memanfaatkan busa ati dan kulit. Beberapa bagian untuk membuat baju dan celananya, dia menggunakan spandex. Spandex sendiri dikenal kuat dan awet untuk pembuatan kostum. Serta untuk bagian yang membutuhkan detail akurat, dia menggunakan 3D printing dan resin.

(Baca juga: Lola Bakery, Game yang Seru Dimainkan Bareng Keluarga )

"Kalau mau tahu lebih detail cosplay buatan saya sih bisa dilihat di Instagram @bayumakusu. Atau kalau berminat dan ingin tanya-tanya lebih lanjut bisa hubungi 0857 0306 9508, mau itu lewat WA, telepon, atau SMS, enggak ada masalah," pungkas Bayu.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vision+ Ungkap Pembajakan...
Vision+ Ungkap Pembajakan Film Rugikan Industri Kreatif hingga Rp30 Triliun
Gabungkan K-Pop, Cosplay,...
Gabungkan K-Pop, Cosplay, dan Community Games, StereoFest Siap Digelar di Jakarta
Keseruan Event OTAKU...
Keseruan Event OTAKU WAVE di Booth MNC Games & Animation: Surga Para Cosplay & Gamers!
Kolaborasi Kemenekraf...
Kolaborasi Kemenekraf dan MNC Group Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Indonesia
Kesuksesan Lina Priscilla...
Kesuksesan Lina Priscilla dalam Membangun Industri Hiburan Tanah Air
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Yakin MNC Group Jadi Pusat Inovasi Industri Kreatif Indonesia di HUT ke-35
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved